bab 4

926 107 4
                                        

Happy Reading

Shiro POV

Aku tertidur dengan nyenyak sampai aku merasa kalau semua nya sudah aman. Aku menendang pun pintu keluar dan melihat iblis berkepala tiga.

'Merepotkan ' batin ku kesal.

"Nii-san/nii-chan" Aku hanya tersenyum dan menghajar oni itu.

Tanjirou dan nezuko pun membantu ku mengalahkan nya.

Aku pun pergi menghampiri pria yang melihat pertarungan mereka. Dan aku ikut menonton kedua adik ku melawan iblis itu.

Skip

Seekor gagak kasugai menghampiri mereka untuk misi yang selanjutnya.

Aku pun segera masuk kedalam kotak.

Kalau tidak salah tujuan kali ini adalah desa itu bukan.

'Semoga disana aman dari nya' batin ku.

Aku pun memejamkan mata ku.

Setelah cukup istirahat, aku keluar dan melihat tanjirou dan juga nezuko.

"Nii-san tolong tunggu sebentar disini" ucap tanjirou pergi dan diikuti oleh nezuko.

'Bau ini. Ah~ ternyata dia disini. Sangat berbahaya kalau lama-lama disini' batin ku.

Lalu aku membuka bambu di mulut ku.

"Ne oji-san, aku pesan ramen satu" ujar ku.

"Hai'k " balas nya.

Aku pun menunggu dengan tenang dan kulihat mereka sudah kembali.

Lalu aku menonton mereka yang diomeli oleh paman itu.

Setelah itu kami pergi meninggalkan kedai itu.

Aku melihat seorang, ah tidak lebih tepat nya iblis.

'Seperti aku pernah melihat? " batin ku.

"Apa kamu menunggu kami?. Kami bisa menemukan kalian dengan penciuman kami" ujar tanjirou dan diangguki nezuko.

"Bagaimana bisa kau mencium didaerah yang telah diselimuti sihir. Selain itu..." iblis itu melihat kearah ku.

"Bukankah dia itu iblis?. Dia terlihat memuakkan" ah~ aku ingat sekarang. Dia yushiro. Asisten tamayo-san.

Aku melihat raut wajah tanjirou dan nezuko. Mereka terlihat kesal.

" lihatlah lebih dekat! Tidak mungkin nii-chan itu memuakkan" ucap nezuko.

"Hmm.. orang bilang nii-san yang paling manis di desa kami" mendengar ucapan tanjirou membuat ku terdiam.

Enak saja dikatakan manis. Aku ini tampan tau pikir ku kesal.

Lalu menarik tangan yushiro dan meninggal kedua adik menyebalkan ku.

"Nii-chan/ nii-san tunggu kami!" Seru tanjiro dan nezuko.

Aku mah diam saja. Aku melihat yushiro kaget saat aku menarik nya.

Aku berjalan dengan santai dan juga aku ini mesih menarik yushiro.

Aku membuka pintu, ya walau tidak terlihat karena diselimuti oleh sihir.

Aku melepaskan bambu yang ada di mulut.

" a..aku pulang " ucap yushiro yang mesih terlihat grogi.

"Selamat datang. Dan lama tak bertemu shiro-sama" aku hanya mengangguk.

I became the demon ( kny x male reader ) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang