NAKULA ~ 03

4 0 0
                                    


HAPPY READING●

●●●

pagi yang cerah ini Birru mulai terbangun karna alarmnya yang sedari tadi sudah berbunyi. ya, bukan karna pancaran sinar matahari yang memasuki kamarnya, karna mustahil jika mamanya memasuki kamarnya untuk membukakan jendela kamarnya.

setelah mematikan alarm Birru pun mulai bangkit dan membersihkan badannya, ya tentu saja persiapan untuk pergi ke sekolah.

setelah semuanya rapi, ia telah memakai seragam sekolahnya ia pun mulai mencabut charge yang masih menempel dengan handphonenya dan di bawanya untuk pergi ke sekolah.

setelah sampai di lantai 1 tak lupa ia meminum susunya terlebih dahulu dan itu pun sambil berdiri, ya tujuannya adalah menghormati pembantunya yang sudah hampir setiap hari membuat makanan tapi jarang sekali ada orang rumah yang memakannya.

sesekali ia mengecek handphonenya, dan ternyata sebuah pesan yang belum ia baca, langsung dengan santai Birru pun membuka pesan tersebut.

pesan tidak di kenal yang Birru dapati membuatnya bingung, siapa yang pagi ini akan menjemputnya? ah Birru di buat berfikir sekeras itu padahal baru saja ia membuka matanya dari tidurnya yang benar benar lelap

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


pesan tidak di kenal yang Birru dapati membuatnya bingung, siapa yang pagi ini akan menjemputnya? ah Birru di buat berfikir sekeras itu padahal baru saja ia membuka matanya dari tidurnya yang benar benar lelap.

kemudian Birru pun melihat ke arah jam tangannya dan menyadari bahwa waktunya sudah hampir sedikit lagi ia pun langsung membawa handphonenya untuk pergi ke sekolahnya.

Birru pun mulai berjalan untuk menghampiri mobilnya, tentu ia ingin membawa mobil untuk pergi ke sekolah, apa lagi kalau bukan mobil. tanpa Birru sadari lihat, tidak ada siapa siapa di pekarangan rumahnya, ah mungkin saja orang iseng yang ingin menjahilinya.

"mau kemana?" tanya seorang pemuda dengan suara datarnya. hanya suara saja yang terdengar entah manusianya kemana.

Birru yang mendengar ucapan itu tentu saja sudah hafal siapa itu. "huft.. sabar Birru lo harus sabar ini juga karna kesalahan lo." Batin Birru di dalam hatinya.

"ayok." ucap Nakula yang tiba tiba sudah ada di samping Birru sambil menggenggam tangan Birru dan mengajaknya dengan kode mata yang Nakula berikan.

entah kenapa menurut Birru perlakuan Nakula berbeda, perkataannya yang lebih lembut dari yang biasanya membuat Birru terdiam mematung sampai di dalam mobil pun tetap saja. meskipun begitu tetap saja wajahnya menakutkan seperti ingin memakannya.

"pulang sekolah jangan kabur." pesan Nakula sambil menyetir mobilnya.

Birru hanya diam sambil ya tentu saja kesal di dalam hatinya yang penuh membara karna di ingatkan seperti itu.

~~~

Birru mulai menyiapkan otaknya untuk pelajaran yang akan masuk ke dalam otaknya, hari ini pelajaran pertama adalah Sains. untung saja tidak praktek. Birru mulai mengeluarkan bukunya dan beberapa alat tulis yang akan ia butuhkan.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 08, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

NAKULA || ON GOINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang