04. perasaan apa ini?

850 57 9
                                        

*happy reading~💕

setelah misi trio bonten (ran, rindou, sanzu) kembali ke markas untuk melapor ke mikey. Selama perjalanan menuju markas hanya ada kesunyian tidak ada yang ingin membuka suara dan tidak ada yg ingin memulai topik singkatnya 'canggung' belum lagi sanzu yang ngeblush cuma karena Ran menyebutnya imut, dia terus kepikiran dan tidak bisa melupakannya
sanzu mengasak-ngasak rambutnya kesal, kegiatannya itu menarik perhatian ran yg duduk di kursi depan.
Ran: kau baik-baik saja chiyo?
sanzu: h-hah?
Ran: kau baik-baik saja? kau tampak gelisah
Sanzu; a-ah tidak apa" aku baik
Ran: baiklah kalo begitu, kalau kau ada masalah bilang saja aku ya
Ran tersenyum pada sanzu dan sekali lagi itu membuat wajah sanzu memerah sedikit dia selalu berpikir kenapa ran selalu baik kepadanya padahal dia selalu kasar padanya dan kadang ia merasa bersalah? Kasihan? Saat kasar pada ran.
Sanzu: ada apa denganku? *gumamnya
Ran: kau mengatakan sesuatu tadi chiyo?
Sanzu: ah aku hanya bilang aku mengantuk
Ran: kalau begitu tidurlah lagipula markas masih jauh jadi istirahatlah
Sanzu: iya
sementara itu rin yang sedang menyetir
Rindou: aku baik aku diam














*skip tiba dimarkas
sesampainya mereka di markas sanzu masih tertidur pulas dikursi belakang, ran tadinya ingin bilang ke sanzu bahwa mereka udah sampai tapi saat melihat sanzu masih tidur ia jadi tidak tega membangun kannya
Ran turun dari mobil dan menggendong sanzu ala bridal style, dengan hati-hati agar sanzu tidak terbangun ran membawa nya kedalam markas.
selama ran menggendong sanzu banyak anggota yang menatap mereka bertiga, tapi mereka tidak peduli dan lanjut jalan menuju ruang kumpul para petinggi. Jujur rin sebenarnya malu dengan semua ini tapi dia tahan
Rindou: kalian yang bucin gw yang malu njir *batinnya

tiba diruang kumpul semua petinggi langsung menatap ran dan sanzu seperti sepasang suami istri yng baru menikah. ran meletakkan sanzu disofa dengan lembut agar tidak membangunkan sang pujaan hati. Koko yang melihat itu langsung melihat ke arah rin seakan-akan bertanya "mereka kenapa?" rin yang mengerti isi pikiran koko hanya menjawab "jangan tanya aku". kembali ke ranzu, ran duduk di kursi dekat sofa sambil meminum secangkir kopi ia terus memandang wajah sanzu yang tertidur pulas.
Ran: dia bahkan lebih imut saat tidur *batinnya
setelah itu Ran dan Rindou pergi ke kantor mikey untuk melapor.

saat para haitani berada dikantor Mikey, sanzu terbangun dari tidurnya
Kokonoi: tidur mu nyenyak?
sanzu menoleh kearah sang pemilik suara dan hanya mengangguk sambil meregangkan badannya, dia juga bingung bagaimana bisa dia berada di markas karena seingatnya dia tidur dimobil. Koko yang melihat sanzu yg tampak bingung langsung mengerti maksudnya dan menjawab;
Kokonoi: saat kalian baru kembali, Ran menggendong mu sampai sini.
sanzu terdiam sejenak memproses apa yang koko katakan dan saat ia sadar...
Sanzu: H-HAH?!! R-RAN M-M-MENGGENDONGKU SAMPAI SINI?!!
Kokonoi: kenapa kau tampak gugup?kukira kau bakal mengamuk dan ingin menonjok ran, apa jangan-jangan kau..
Sanzu: aku apa?
Koko tersenyum jail
Kokonoi: jangan-jangan kau suka ran?
sanzu yang mendengar itu langsung memerah karena selama ini dia kira dia benci ran karena selalu mengganggu nya, apa yg dikatakan koko benar? Apa sanzu suka ran?
Kokonoi: apa aku benar sanzu?
Sanzu: i-itu tidak benar, kau sendiri tau aku benci manusia itu
Kokonoi: hmmm...kalau begitu kenapa muka dan telinga mu memerah saat aku becanda?
sanzu yang mendengar koko bilang dia hanya bercanda semakin memerah
Kokonoi: hmm jadi benar kau menyukai nya HAHAHAHHAA
koko tertawa terbahak-nahak melihat wajah sanzu yang sudah merah sampai telinga, sanzu yang melihat koko tertawa langsung menonjol koko hingga membuat mereka berdua bertengkar. sanzu menjambak rambut koko sampai ada beberapa helai yang rontok, koko yang menendang dan memukul sanzu tentu tidak mau kalah mereka bertengkar sangat hebat sampai keduanya berdarah sedikit di wajah.

Haitani yang baru kembali dari kantor mikey terheran-heran melihat sanzu yang bertengkar dengan koko. Rindou yang udah lelah melihat nya langsung meminta kakaknya untuk memisahkan mereka ran pun setuju dan tanpa aba-aba menarik sanzu dan rin menarik koko, setelah memisahkan mereka ran bukannya melepaskan sanzu malah mengubah genggaman itu menjadi sebuah pelukan mesra. Sanzu yang melihat ran memeluknya tentu memberontak tapi sia-sia ran itu kuat, ntah kenapa wajahnya memerah saat ran memeluk, ran juga bingung kenapa sanzu tidak memukulnya seperti biasa. tapi ran tidak melepaskan pelukannya ia mempererat ikatan tangannya dan tampaknya sanzu mulai pasrah dan membiarkan ran memeluknya tanpa sadar ia membalas pelukan ran. Koko dan Rindou yang melihat itu langsung membulatkan mata dan menganga tidak percaya karena tidak menyangka sanzu akan selembut itu pada seseorang. Jangankan koko dan rin yg kaget, ran sendiri kaget saat sanzu membalas pelukannya dia mengira ini semua hanya mimpi tapi setelah dipikir-pikir ini terlalu nyata untuk menjadi mimpi, tapi ran tetap memeluk sanzu dan tampaknya sanzu tidak mau melepaskan pelukannya. Koko dan rindou saling menatap seakan-akan mengatakan "apa yang sedang terjadi?".

Sanzu POV;
tadi gw bertengkar dengan koko ampe rontok tu rambut gw buat awokawok, tiba-tiba ran datang dan menarik ku kedalam pelukannya awalnya aku memberontak dan ingin memukulnya sampai dia pingsan tapi ntah kenapa pelukannya terasa nyaman dan hangat tanpa sadar aku membalas pelukannya dan aku juga merasa tidak ingin ran melepaskannya.
Kokonoi: sanzu?
sial aku terbawa suasana sampai tidak sadar banyak orang yang menatap kami, dengan cepat aku mendorong ran menjauh asli rasanya pengen hilang dari bumi aagghhh
Ran: kau baik-baik saja sanzu? Wajah mu merah seperti tomat
saat mendengar itu aku langsung lari keluar dari ruang kumpul aku tidak ingin wajahnya yg tampan, tunggu apa yang ku katakan?!! Kenapa aku mengatakan dia ganteng?!! apa aku benar-benar menyukainya? jantungku benar-benar tidak mau diam sialan!
Sanzu POV end.

setelah kejadian tak terduga itu seluruh ruangan sunyi karena masih memproses apa yg terjadi. Terutama koko dan rindou
Kokonoi/Rindou: APA-APAAN TADI ITU?!!
Ran: jangan tanya aku, aku juga sama kaget nya dngan kalian
Kokonoi: Ran, tadi aku hanya bercanda saat aku tanya sanzu apa dia menyukai mu tapi sepertinya itu benar dia menyukai mu.
Ran: kau tau darimana? Sanzu membenci ku ingat
Kokonoi: saat aku bertanya itu wajah dan telinganya memerah seperti dia malu. Percaya padaku dia menyukai mu juga.
apakah itu benar? Apakah sanzu menyukai ran?.

Sanzu: ada apa ini? Kenapa setiap kali aku bersama ran jantungku tidak mau diam dan aku selalu gagap kalo ngomong dengannya, apa aku?- Tidak tidak haru kau menyukai mikey ingat walaupun dia sudah punya draken tapi cintamu hanya untuk Mikey dan bukan Ran.

ucap sanzu sambil mengelus elus kepalanya, rindou yang ga sengaja menguping dari belakang langsung memasang senyum jail nya.
Rindou: kita lihat saja nanti.


















TBC...
okey segitu dulu...see you in the next chapter👋👋

at first i hate you [ Ran x Sanzu ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang