12. setelah itu

288 14 6
                                        

note : hai semua nya, aku kembali maaf yah bikin nunggu lama kelanjutannya, aku bilang hiatus beberapa bulan kan hehe ternyata lebih lama dari itu, sekali lagi maaf yahh, oke sekarang aku mau lanjutin lagi cerita ku maaf kalo ngga seseru bab² sebelumnya aku jga bingung nyari ide jdi enjoy yaa

*dibab sebelumnya
Sanzou : "Rindou?!"
Ran yg terkejut menoleh kearah sanzou menoleh, ternyata adiknya rindou sedang berdiri didepan pintu dengan muka malas
Ran : "Rin?!, sejak kapan kau ada disitu??"
Rin : "lain kali kunci pintunya bodoh"

*keesokan harinya
POV : dikamar Ran
pagi pun tiba, setelah malam yg liar sanzu pun bangun duluan, silau matanya karena terkena sinar matahari yg masuk dari jendela

Sanzu pun bangun lalu duduk dikasur sambil mengucek² matanya
Sanzu : "ugh, pinggang ku sakit"
Sanzou menoleh kearah Ran yg masi tertidur dengan pulas, ia menatap ran sambil tertawa kecil
Sanzu :"haha dasar bodoh, bikin malu saja semalam"
sanzu lalu mengelus surai rambut Ran, sambil memperhatikan setiap sudut dri wajah ran yg indah.
tidak lama kemudian, merasa ada yg mengusap kepalanya, Ran mulai perlahan terbangun, ia pun membuka matanya dan melihat sanzou yg tengah asik bermain dengan rambut ungu bergaris hitamnya.
Ran pun bangun dan menangkap tangan Sanzu, Sanzou pun kaget karena ia kira Ran masi tidur
Ran :"pagi sayangku♡"
Sanzu ;"p-pagi juga, kau s-sudah bangun??"
Ran pun terkekeh melihat wajah sanzou yg memerah, Ran mencium pipi Sanzou berhasil membuat sanzou semakin salting
Ran :"sudah sayang, kau baik² saja?, pipi mu memerah tuh" iseng Ran
Sanzu :"i-iya a-aku gapapa, aku m-mau mandi duluan"
sanzu mencoba untuk berdiri tpi saat ia baru ingin bangun ia langsung terjatuh ke lantai, ran yg melihatpun terkejut dan langsung menghampiri sanzou
Ran :"sanzu kau gapapa?"
Sanzu:"aw..aku gapapa, kaki ku hanya sedikit pegal" kata sanzu meringis kesakitan
Ran:"hmm apa aku terlalu kasar semalam?"
Sanzu:"kau pikir?!" Sanzu mulai kesal
Ran:"haha maafkan aku sayang, salahmu karena kau terlalu menggoda"
Ran pun berdiri dan menggendong sanzu ala bridle style
Ran:"kita mandi bareng aja ya"
Sanzu:"m-mandi bareng??, t-tidak u-usah a-aku bisa sendiri!!"
sanzou berusaha turun dri gendongannya Ran tpi naas tidak berhasil
Ran:"kau berdiri saja tidak bisa, kau lupa barusan tdi kau jatuh?, apalagi jika kau mencoba mandi sendiri, ayolah sini aku bantu"
Sanzu pun pasrah dan menuruti kata Ran, Ran tersenyum dan mulai berjalan menuju kamar mandi sambil menggendong kekasihnya yg sedang lumpuh sementara.

Ran perlahan menurunkan sanzou dibathtub dan mengisi nya dengan air hangat, saat bathtub nya sudah penuh, ran pun ikut masuk kedalam bathtub nya bersama Sanzou.
Ran memposisikan dirinya duduk membelakangi sanzou agar ia bia memeluknya (sambil meraba dikit lah wkwk).
Ran menarik sanzou kepelukannya sambil mencium leher sanzou
Sanzu :"hei jangan lakukan disini jga, kau tidak lihat aku sudah lumpuh karena mu"
Ran:"tenanglah aku tidak akan melakukannya, aku hanya mau memeluk dan mencium mu dan mungkin sedikit meraba punya mu hehe, tidak boleh?"
Sanzu tersipu malu membiarkn ran melanjutkan kegiatannya
Sanzu :"dasar mesum"
Ran:"memangnya kau ngga?" iseng ran
sanzu memukul ran dengan kesal, ran pun hanya tertawa melihat tingkah pacarnya

*Dikediaman si kembar Kawata
Nahoya :"Shouya"
Shouya :"iya kak?"
Nahoya :"aku tau apa yg kau dan rin lakukan semalam"
Shouya yg mendengar ucapan kakaknya lngsng kesedak minumannya
Shouya :"a-pa yang kakak bicarakan?"
Nahoya:"ayolah, kau pikir aku akan langsung percaya saat kau bilang itu gigitan nyamuk?, aku tidak sepolos dirimu shouya"
Shouya terdiam sejenak, wajahnya mulai memerah
Shouya:"kakak, t-tolong j-jangan.."
Nahoya :"tenang aku tidak marah dan aku tidak akan memisahkan mu dan rin"
Mendengar itu shouya kaget dan senang
shouya:"seriuss??, kau ga akan?!!"
Nahoya:"iya hanya karena aku tidak mau kau sedih dan aku merestui kalian berdua"
mendengar kata merestui Shouya sontak berdiri dan memeluk kakaknya
Shouya :"TERIMA KASIH KAKAKK, AKU SAYANG KAKAKK"
nahoya tersenyum melihat adeknya, nahoya benar² sayang dengan adiknya, selama adiknya senang dan aman ia jga ikut senang
Nahoya :"oh iya aku jga tau kalau kalian melakukannya tanpa pengaman"
Shouya terdiam, ia jga baru ingat kalau mereka tidak memakai pengaman saat melakukannya, shouya melepaskan kakaknya dan mulai memohon lagi
Nahoya :"tenanglah aku sudah bilang aku merestui kalian kan, dan aku jga sudah memarahi rin semalam setelah kau ke kamar, ia jga bilang ia siap bertanggung jawab jika terjadi sesuatu padamu dan itulah mengapa aku merestui kalian"
Shouya terdiam sekali lagi
Nahoya :"sekarang aku tanya shouya, apa rin kasar padamu saat kalian melakukannya?"
Shouya:"hmm..mungkin.."
nahoya menghela nafas
Nahoya :"apa yg ku harapkan dri psikopat itu"

at first i hate you [ Ran x Sanzu ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang