Semua orang akan berubah pada waktu nya,kamu tidak terima?itu urusan mu.
***
"Kenapa hm?,BANCI marah ya?," ujar arka dengan senyum penuh kebencian
tampa aba aba abian memukul pipi mulus milik arka dengan sekuat tenaga nya
*BUG BUG BUG BUG*
pukulan yang di lontarkan seorang abian itu berhasil membuat arka terpapar di bawah lantai dan itu sangat terdengar mengerikan,jangan di tanya lagi pukulan seorang abian ketika marah bisa mengabiskan nyawa orang yang mencari masalah kepadanya,tidak peduli yang dia hajar siapa.
"BANGSAT!"ujar arka langsung membalas pukulan abian
*BUG BUG BUG*
sementara Abian dan Arka berkelahi teman teman nya hanya menonton ,karena apa? karena percuma saja mereka mererai nya di saat saat seperti ini, itu hanya membuang buang tenaga saja Abian dan Arka ketika berkelahi separah ini tidak akan mempan ketika di rerai ,kecuali mereka berdua sudah merasa keletihan akibat berkelahi yang tak kunjung henti
"punya temen gini amat anjing." vano mendekap tangan di kedua sela ketek nya itu sambil menggeleng geleng kan kepala
"nih cium nih Vir," vano memberikan bekas tangan nya yang sedari ia dekap di ketek nya kepada Virgo
"HUA--- ANJINGG."Virgo yang ingin menguap pun tidak jadi menguap akibat hidung nya di sodorkan tangan vano bekas ketek kepada diri nya tersebut
"Anjing lo No,ketek lo tuh bau sampah dora tau kagak,gila anjing orang kaya doang beli parfum kaga mau setan," ujar virgo kesal akibat ulah teman dakjal nya ini
jujur sudah ke dua kalinya vano melakukan ini kepada diri nya,bagi nya sehari saja vano tidak mengganggunya itu hal yang mustahil karna,dirgo saudara nya pun walaupun cuek dan terlihat sangat virgo tidak segan segan untuk mengerjai kakak nya itu.pernah suatu hari ia memberikan kopi kepada dirgo ternyata kopi itu sudah di isi dengan garam yang sangat banyak,kata dia itu sangat cocok buat kakak nya itu ,ya seperti wajah virgo yang sangar dan cuek cocok sekali menggambarkan garam lautan
"AHAHAHAHAHAHAHAH,"Rios,dan Dirgo tertawa terbahak bahak akibat ulah teman nya ini
Dirgo sangat terkenal akan kesangaran dan kecuekan di geng itu atau pun di sekolahnya ini tapi ketika vano sudah bertindak konyol, ia pun akan ikut tertawa juga.
***
"berenti yan,gue capek."ujar arka dengan nafas yang tergesa gesa
"Gue juga."jawab Abian sama dengan nafas Arka yang terasa di dadanya hampir mulai habis
lalu mereka berdua menyender di tembok yang sama dengan nafas yang di ujung tanduk
"udah kalian berdua berantem nya?,"tanya virgo kepada mereka berdua
"udah."jawab mereka berdua dengan serempak
"Udah ye tod lo kek gini mulu,capek gue liat nya,"ujar virgo kepada mereka Arka dan Abian agar berhenti bersikap seperti anak tk itu
"insyaallah."jawab arka dengan suara yang berat dan berserak milik lelaki tampan ini
*Jujurly author lagi ngebayangin nya 🙂*
***
"Assalamualaikum BUNDAAA,"ucap salam adira ketika memasuki rumah nya itu
"tumben sepi ni rumah," batin adira,lalu ia langsung memasuki kamar nya dengan perasaan yang bercampur aduk

KAMU SEDANG MEMBACA
ADIRA
Teen Fiction_________________iklan___________________ Adira Anindya Grazella adalah seorang perempuan penyuka bunga matahari dan gemar nya meminum kopi ia juga seorang yang terlahir di keluarga sederhana dengan ketakutan akan trauma yang tidak akan pernah hilan...