Jangan lupa vote.
Hari ini bertepatan dengan hari olahraga,jadi semua murid memakai baju olahraga hari ini.
Dahyun berjalan santai menuju lapangan,karena semua murid di suruh berkumpul disana.
Para guru mengadakan senam pagi untuk siswa siswi di sekolah elite itu.
Seluruh murid berbaris di lapangan.Dahyun tersenyum tipis,dia bersebelahan dengan sana.
"Jodoh memang tidak kemana"gumamnya pelan hampir tidak terdengar.
Sana menoleh sekilas lalu pandangannya beralih kedepan.
Chaeyoung yang di sebelah dahyun tersenyum "selamat pagi sana sunbae" ucapnya menegur sana.
"Pagi"
Chaeyoung celingukan mencari sang pujaan hatinya.
"Mina sedang ke toilet" ucap sana yang mengerti.
"Ah begitu,yasudah sunbae" ucap chaeyoung cemberut.
Dahyun memukul kepala chaeyong "pabo".
"Yak?kenapa mengataiku bodoh?" Chaeyoung mengelus-elus kepalanya yang dipukul dahyun.
"wajah mu seperti idiot".
Di hari olahraga ini ternyata sekolah dahyun mengadakan senam,ini yang di lakukan mereka sekarang.
Kegiatan mereka di lakukan agak siang karena terjadi kendala teknis sebelum kegiatan terlaksana.
Sekitar setengah jam mereka senam,dan matahari sepertinya tidak bersahabat dengan mereka. Keringat bercucuran di kening sana di tambah wajah pucat gadis itu membuat dahyun khawatir.
"Kau kenapa?Wajahmu pucat" Tanya dahyun.
Sana hanya menggeleng sebagai jawaban.
"Lebih baik ke uks saja" usul dahyun.
Sana hanya diam,hingga tiba-tiba kesadaran nya hilang. Untung dahyun sigap menangkap tubuh sana yang hampir jatuh.
Suasana ricuh karena sana pinsan,dahyun langsung menggendong sana dan berlari ke uks.
Setelah sampai dahyun masuk dan membaringkan sana di ranjang,membiarkan sana di tangani.
beberapa guru menyusul lalu akhirnya menyuruh dahyun menjaga sana.20 menit sana akhirnya membuka matanya,pening di kepalanya masih terasa. Ia menengok ke samping mendapati dahyun tertidur di kursinya.
Sana membuang muka nya ke arah lain,enggan melihat dahyun. Suasana sunyi hingga dahyun membuka matanya "ah,kau sudah bangun?".
"Seperti yang kau lihat" jawab sana.
"Kau harusnya berterimakasih karena aku yang telah membawa mu kesini" tukas dahyun.
"aku tidak butuh bantuan mu" ucap sana sinis.
Dahyun berdiri dari tempat duduk nya "terimkasih telah membuatku menyesal karena telah menolong dan menjagamu nona sana".
Dahyun pergi dari uks menuju kantin,ia tak henti mengeluarkan sumpah serapah kepada mantan sekaligus sunbae nya itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
MY EX
FanfictionWarning! -GXG -mengandung unsur 18+ -bahasa semi baku -terdapat sedikit unsur kekerasan