Bab 1

21 3 2
                                    

Dengan umur yang sudah matang untuk menjalin hubungan memaksa seseorang untuk memiliki pasangan yang tepat untuk hidupnya.

baik itu dorongan dari keluarga, lingkungan dan diri sendiri.

hal itu lah yang kini dirasakan oleh seorang wanita yang  berusia  29 tahun ia selalu ditanya oleh keluarganya kapan memiliki hubungan yang serius, mengingat umurnya yang sebentar lagi menginjak kepala tiga.

setiap orang tua pasti mengkhawatirkan anaknya apalagi dilihat anaknya belum pernah memperkenalkan laki-laki ke keluarga, sedangkan anak yang paling bungsu sudah menikah dan memiliki anak.

Dengan berbagai macam omongan dari keluarga dia memutuskan untuk menjalin hubungan ta'aruf dengan seorang laki-laki yang dikenalkan oleh teman kajian yang diikutinya.

Dengan perkenalan singkat akhirnya kedua pihak setuju untuk membina hubungan serius yaitu pernikahan.

tetapi ditengah baru menjalani biduk rumah tangga laki-laki tersebut bermain dengan mantan pacar yang bekerja di satu tempat yang sama dengannya, tanpa istrinya tau.

Dia sering tidak pulang ke rumah dengan alasan lembur kerja atau lagi kerja diluar kota, ketika dia pulang ke rumah Istri selalu mengajak untuk berkomunikasi tetapi dia selalu menghindar, disinilah mulai rasa curiga istri terhadap suaminya yang selalu lembur kerja dan jarang suaminya memperhatikan ketika ada di rumah.

bagaimana kah kelanjutan rumah tangga yang baru dibina tetapi dihancurkan oleh suaminya sendiri dengan berbagai alasan yang diberikan?

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 03, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Kupikir dia imamkuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang