Happy readrs
N
E
X
T
Capter
Akhirnya semua maba sdh berkempul di dlm aula untunya aula jga lengkap dengan fasilitas Ac sehingga murit yg duduk melantai dan desak desakan itu tdk terlaluh gerah krna adanya Ac di dlm aula tersebut.
Namun beberapa menit sja mereka duduk kini semua maba di haruskan kembali berdiri dengan rapih dan harus sesui dengan kelas dan jurusan masing semua maba pun di buat bingung dan terheran heran.
"Kenapa yah kta tiba² di suruh berdiri gini pdhl kemarin engga tuh" bisik bisik wanda kepada ke 3 tmnnya itu.
"Engga tau tuh knpa tuh osis tiba² nyuruh kta berdiri gini,udh enak duduk tdi malah di suruh berdiri hufff" bisik riski sambil menatap ke atas panggung.
Jarak antara rhyna cs dan panggung tdk terlaluh jauh dan tdk terlaluh dekat jga mereka berada di tengah² maba yg lainn.
Klian pasti binggung knapa mereka slaluh bersma?itu karena mereka berada di jurusan yg sma dan kelas yg sma pulah takdir memang berpihak ke pada 4 wanita ini.
Setelah mereka semua berdiri tiba tiba sja sang ketua osis mengambil alih microfon yg di pegang nada tanpa ba bi bu pada sang pemengan microfon dan hal itu membuatnya terheran² dia buatnya.
"PERHATIAN SEMUA!!" Suara lantang nandingin sang ketua osis tersebut membuat para maba terdiam seribu bahasa tatapan tajam dan menusuk membuat siapa sja terintiminasi oleh tatapan dingin tersebut.
"Klian tau apa penyebab klian harus berdiri dan bukangnya duduk??" Ucapnya lagi.
Dan dengan kompaknya mereka menjawa "tidak" ucap semua maba.
"Sebenarnya sya tdk mau klian berdiri seperti ini krna sya faham klian pasti lelah berdiri di lapangan selama 1 jam." Ucapnya lagi dengam tegas.
"Namun dua orng yg sejak kemarin mengeluh krna lelah dan kepanasan dan merka berdua bilang kya gini'kenapa kita malah di suruh masuk ke aulah bukangnya masuk ke kls masing-masing gitu kan lebih enak' ,dan hal tersebutt membuat sya agak tidak nyaman krna ocehan mereka berdua ini."
"Dan krna itu sya suruh klian berdiri krna ini cuman hukuman kecil buat klian dan klian bakalan berdiri di sini selama 1 jam engga boleh ngobrol" ucap Dinul lgi sambil melirik seseorang dengan tajam.
Sedangkan yg ditatap hanya merunduk krna merasa orng yg disinsir oleh kakak seniornya itu adalah dirinya dan wiwi.
"Kak kenapa sya sma yg lain ikut di hukum knapa engga dua orng itu ajah sihh kak kan jdi yg engga bersalah malah ikut kna hukuman jga kan engga adil iyya engga tmn²." Ucap salah satu maba perempuan tersebut.
"Sya bkalan siruh klian duduk ko tpi nanti klau dua orng ini nyadar dlu trus minta maaf sma anak osis yg lain." Ucapnya lgi sambil tetap menatap rhyna dan wiwi.
"WOIIII siapa ni tdi mulutnya engga mau berhenti ngeluh panas sama capekkk angkat tanggan woiii truss minta maaf sma osis." Ucap anak maba yg lainnya.
"Iyya ni nggaku dong jgan krna lu berdua yg berulah kita jga yg kena imbasnya capekkk berdiri mau duduk tauu." Ucap maba yg lainnya jga.
Dan krna hal ini membut ruang aula kini ricuh krna tdk ada yg mau mengaku kesalahannya.
Sedangkan dua orng dalang di balik kericuhan ini saling menatap satu sama lain sambil memberi isyarat siapa yg mau maju duluan.
KAMU SEDANG MEMBACA
DINURA
Teen Fictioncinta sosok perempuan yg harus bejuang untuk mendapat kan hati sesosok laki² dingin. Namun setelah mendapatkan apa yg selama ini dia harapkan kini hancur lebur,karna fakta terkuat di antara mereka yg mengharsukan dia untuk berhenti mengejarnya,karna...
