Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

FAMILY

1 1 0
                                        

Next
C
A
P
T
E
R

Di Rumah

"Assalamualaikum ibu." Ucap yna memberi salam sebelum masuk ke dalam rumahnya namun tak ada yg menyahut salamnya dari dalam.

Karna tak ada seorang pun yg menjawab salamnya yna pun akhirnya masuk saja ke dalam rumahnya dan dia pun celanga celengnguk untuk mencari sosok sang ibu dan sodara²nya.

"Kemana yah ibu sma yg lain,perasaan mobil sma motornya jga ada di depan,tpi knapa engga ada yg nyahut walaupun satu orng"manolonya sambil tetap berjalan ke arah kamarnya.

Belum sampai di depan kamarnya yna mendengar suara ibu dri arah depan atau arah pintu masuk rumahnya dan terderdengar sang ibu seperti mengobrol dan bercanda ria dan seperti merayu seseorang jga.

" ihh ibu udh dong candain aku terusss malu tau"ucab emba regina seperti menahan malu dan wajahnya terlihat merah dan bibir terlihat manyun hehehe lucu yahh liat muka emba regina.

"Lagi ngomongin apa sihh hebo bener kyanya" ucap yna sambil memotong percakapan sang ibu dan kakak perempuannya itu.

"Lohh kmu udah pulang toh"ucap sang ibu dengan wajah agak sedikit kaget.

"Iya bu ini udh pulang masa blom sih"wajah yg dibuat seolah² cemberut dan memanyun kan bibirnya.

" mukanya engga usah di jelek²kin gtu udh tau mukanya jelek malah di gituin hehehe"ucap sang ibu bercanda.

"Ihh ibu malah ngatai aku jelek lgi klau aku jelek berarti ibu jelek jga donk hehehe"ucapnya lgi sambil tertawa melihat wajah sang ibu yg sudah cemberut.

Namun tiba² saja ada seorang pria memotong percakapan antara ibu dan anak itu yg saling mengolok² satu sma lain itu.

" wihhh ada ke hebohan apa ni sampai² suarahnya sampai kedengaran sampai ke kamar gitu"yah sang kakak laki² lah yg memotong percakapan seru tersebut.

"Ini loh adik² kmu pda ganguin mama ar." Degan muka so sedih seakan² ia menjadi korban bully sang ibu mengadu kepada anak ke duanya itu.

"Yahh yg dibully siapa yg ngadu siapa hufff." Dengusan tersebut keluar dri mulut sang putri ke 4 itu.

"Iya ni ibu dia yg ngolok² kita sampai muka kta kya kepiting rebus gini malah dia yg sok sedih gtu malah ngadu ke abang arsya lgi ihhh sebel deh,mending aku ke atas kamar aku ajah dehh mau bersih² seklian istirahat dri pada ladenin ibu engga bakalan habis bahan olokannya buat kita." ujar sang putri 3 dengan muka yg dibuat sedih seakan akan tdk terima ucapan sang ibu pdhl dia tdk mengambil hati ucapan yg keluar di dri mulut sang ibu.

"Iya betul apa kata emba regina mending aku jga ke kamar mau mandi sekalian istirahat supaya besok engga telat bagun lagi dan engga di tinggal klian lgi,bayyy ibu cerewet kuuu yg tersyanggg dada abang ganteng kuu tenangin ibu yahhh muachhhhh." Ujar ryna sambil berlari menuju kamar yg berada di lantai atas itu dan di ikuti oleh sang kakak perempunya,sambil menghindari amukan sang ibu yg sebentar lgi meledak.

"YAHHHH DASAR DUA ANAK NAKAL AWAS AJAHH YAHH IBU ADUIN KLIAN KE AYAH SAMA ABANG ALAN LIAT AJAHH NANTI WELEEEEE" teriakan nyaring sang ibu itu membuat telinga penggang dan siapa pun yg memdengarnya akan meresakan telinganya akan copot dan itu yg dirasakan arsya saat ini dia berada bgitu dekat dngn sang ibu jdi otomatis saat ibunya berteriakk dia reflek menutup cepatt telinganya itu agar gendang telingganya tdk pecah hanya karna mendegar sang ibu berteriak di soreh hari ini.

DINURACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang