ASSALAMUALAIKUM, AKU KEMBALI LAGI SETELAH SEKIAN LAMA JIAKHAHAHAHA....
TETEP PANTENGIN CERITA KU YA. JANGAN LUPA BINTANG SAMA KOMEN YAAAAA HIHIYYYYHAPPY READING ~
**************
Dikediaman keluarga "Megantara".
Suasana berubah semenjak mami purple memustukan untuk pergi dari rumah ini, yang biasa rumah terasa hangat sekarang hening bagaikan rumah tanpa penghuni.
Jam menunjukkan pukul 19.00 wib purple baru menginjakkan kakinya dirumah sunyi, namun--"Dari mana saja kamu jam segini baru pulang? mau jadi anak nakal kamu sekarang ya?"ujar papi purple yang memandangnya dengan tatapan marah.
purple tetapla purple, ia tidak menjawab pertanyaan papinya ia santai berjalan menuju dapur dan mengisi air ke gelasnya lantas pergi meninggalkan papinya yang sedang memandangnya.
"Sudah tidak ada sopan santun lagi kamu ya. Papi sedang bicara dengan mu"
lagi-lagi purple tak menjawabnya ia masih terus berjalan ingin naik keatas menuju kamarnya, namun langkahnya terhenti ketika papi membentak memanggil namanya.
"PURPLE"
"APA PI. APA?!"purple balik menjawab papinya dengan nada yang tinggi
"PAPI NGGAK CAPEK APA YA SETIAP HARI MAU MARAH TERUS MARAH TERUS. UDAH JARANG PULANG SAATNYA DIRUMAH TAHUNYA MARAH. MENDING PAPI NGGAK USAH PULANG AJA SEKALIAN""Beraninya kamu bicara seperti itu pada papi purple. siapa yang sudah ajarin kamu bicara seperti itu HA?!"
"Nggak ada pi, nggak ada yang ajarin purple. purple belajar dari papi sendiri. ah yaaa pantesan ya mami pergi ninggalin papi ternyata seperti ini sifat papi. dan aku juga kena imbasnya"
purple melanjutkan langkahnya meninggalkan papinya"KAMU TIDAK TAHU APA-APA PURPLE. KAMU TIDAK TAHU KENAPA MAMI MU PERGI."
AAAARRHHHHHHH!!!!
"kenapa sih, kenapa gue nggak pernah ngerasain hidup yang tenang yang nggak setiap harinya gue dapet bentakkan. Gue pingin ngerasain hidup kaya temen-temen gue yang harmonis yang ini itu sama orang tuanya."
"Semesta bisa nggak lo simpati ke gue sehari aja, sehari buat gue merasakan yang namanya disayang sama orang tua gue."pertahanan purple pun runtuh, hatinya sakit ia menangis melampiaskan sesak didadanya.
*******
Berbeda dengan skyblue, kehidupannya cukup dibilang sempurna memiliki keluarga yang luar biasa sayang dengannya. memiliki mama yang super baik banget, lembut tutur bicaranya, pinter masak dan memiliki papa yang bijaksana dalam segala hal.
"Abang ayo sini turun makan malam dulu"jerit mama
"wait ma, nanggung abang dikit lagi menang"
"anak kamu itu pa, lebih mentingin gamenya dari pada makannya"
"anak aku anak kamu juga kali ma"jawab sang papa yang santai sambil ngemilin buah yang ada didepannya
"halo ma, pa"skyblue turun menghapiri mama papanya
"masak apa malam ini ma?"
"masak kesukaan kamu dong, ayam asam manis"
"widihhhhh asikkkk thank you ma"
"sama-sama, yauda ayo makan"
Dua puluh menit berlalu mereka telah menyelesaikan makan malamnya dan menyisakan skyblue dan papa.
"abang, siapa nama temen kamu yang anaknya pemilik mall neo itu?"tanya papa
"oh purple pa, kenapa?"
"he is fine?"
"hmmm?"
"Papa saw him at half past seven still sitting in the supermarket near your school. papa sees he is gloomy that's why papa is asking you is he fine?
"i don't know pa, mungkin dia lagi ada masalah pa"
"coba sesekali kamu ajak dia kesini atau kamu ajak dia cerita ok?"
"aight kapt! abang naik dulu yaa good night papa"
"night abang"
**********
HALOOOOO SEGINI DULUUUU YAAAAA JANGAN LUPA SELALU DUKUNG CERITA AKUU !!!

KAMU SEDANG MEMBACA
COLORFULL
Teen FictionBerkisah tentang 7 orang anak laki" yg dipaksa dewasa oleh kehidupan dengan usia mereka yg masih remaja. Bak seorang guru yg mengajarkan mereka bagaimana kehidupan itu. Apa itu kehidupan? Bagaimana kita menyikapi kehidupan? Tidak semua warna itu...