Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Di pagi yang cerah
"Ugh" hinata membuka kedua matanya dan ia merasakan seluruh badannya berat untuk terbngun
"Jangan banyak bergerak dulu hinata" ujarnya
Samar-samar hinata melihat rin "R-in" hinata berusaha mengingat apa yang terjadi
"Ah, sasuke bagaimana keadaannya" hinata mulai panik
"Aku senang sekali kau mengkhtwrkanku hinata" ucapnya
Hinata menoleh dan ia tidak sadar kalau sasuke ada di dekatnya "Cih!" ketus hinata
"Hahaa, kau malu kan, tidak apa-apa kau lama-lama akan terbiasa denganku dan lagi kita tunangan"
"Terserah deh apa katamu sasuke" kedua bola mata hinata berputar dan sasuke hanya tersenyum saja Walaupun ia tahu perasaan hinata
"Oh ya, bagaimana keadaan kakahsi" tanya hinata dengan khwtr
"Kakahsi saat ini di kantor pusat agen pemusnahaan vampire"
"Hah, untuk apa dia kesana, atau jangan-jangan tsunade-sama menghukumnya karena itu" ucap hinata
Hinata perlahan ingat saat ia bertarung dengan kakahsi dan setelah itu hinata menggunakan seluruh kekuataannya untuk mengembalikan kakahsi
"Maaf, hinata, akusudahbikinkamukecewa"
Kata-kata terakhir sebelum mereka pisah, membuat hinata ingin bertemu dengannya
"Kau ingin bertemu dengannya hinata" ucap sasuke
Deg.. Hinata terkejut dan ia melirik sekilas ke arah sasuke karena ia takut melihat sasuke marah dengannya
Sasuke menghela nafasnya dan berkata"wakata, aku akan membawamu ke tempat kakahsi"
•• Di kantor pusat agen pemusnahaan vampire
Hinata melihat orang-orang yang awalnya sangat ramai, dan kini mulai dikit Setelah hinata dan sasuke berhasil mengalahkan itachi
"Ngomong-ngomong sasuke, bagaimana dengan kakakmu?"
"Oh aniki, dia sudah di tahan" ucap sasuke
"Hm begitu, tapi apa tidak apa-apa kau tidak membunuhnya, dia kan sudah membunuh orangtuamu"
Sasuke menghentikan langkah kakinya dan berkata"aku memang ingin membunuhnya hinata tapi.. Jika aku membunuhnya aku tidak punya siapa-siapa lagi, aku tidak masalah kalau aniki di tahan seumur hidupnya"senyum sasuke
Hinata ikut tersenyum
"Kau sendiri, kenapa tidak membunuh aniki, bukannya dia juga membunuh orangtuamu"
"Aku memang ingin, tapi melihatmu, aku tidak bisa melakukannya"
"Kau ini.. Tapi terimakasih kau memberikan kesempatan untuk kakakku hidup"