4 - THE SWEET GUY

4 6 0
                                        

AUTHOR POV

Thea baru saja menyelesaikan merapikan pakain Artur dan berniat membawa benda itu untuk diberikan ke kamar tuan nya ketika,

brak . . .

Dia menabrak seseorang ,

" maaf . . saya " , kalimat wanita itu terpotong begitu menyadari pemuda dihadapan nya membantu nya berdiri saat ini.

" aku tidak tahu ada wanita cantik dirumah ini , " , ucap pria itu membuat Thea menundukkan wajahnya seketika,

" saya thea , personal assisten Mr. Arthur yang baru . . . " , ucap Thea gugup, membuat pria dihadapan nya terkekeh.


" santai saja, aku Allan , putra kedua keluarga ini " , Allan menatap Thea cukup lama sampai suara pintu yang dibuka dengan cukup keras membuyarkan lamunan mereka berdua, " kau hanya kuminta mengambilkan pakaian , kenapa malah berbicara dan tidak ...

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

" santai saja, aku Allan , putra kedua keluarga ini " , Allan menatap Thea cukup lama sampai suara pintu yang dibuka dengan cukup keras membuyarkan lamunan mereka berdua, " kau hanya kuminta mengambilkan pakaian , kenapa malah berbicara dan tidak melakukan tugasmu dengan baik ? " , suara bariton yang dingin dan tegas itu, membuat Thea menelan ludahnya kasar, dia was was kalau sampai dipecat.

" whoi , santai saja kak , aku yang mengajaknya bicara, tidak perlu berlebihan menyalahkan nya bukan , kalau kau keberatan dengan Thea, aku bisa minta bibi EL menempatkan nya sebagai personal assist ku , dia tidak akan lagi mengganggumu, bagaimana ?" , Allan melirik thea sekilas sebelum kembali dengan kakaknya dan tersenyum.

Arthur terkekeh,

" not evertything boys . . . not everything " , bisik Arthur membuat rahang Allan mengeras. Sebelum akhirnya pria dengan tatapan misterius itu menarik tangan Assist nya dan membawanya pergi dengan paksa.




THEA POV

" Kau datang kesini sebagai pembantuku atau penggoda ? kenapa berbicara dengan orang yang bukan tuanmu ? " , kalimat Arthur terdengar begitu menjengkelkan saat ini, ingin rasanya aku meledakkan kepala pria ini tapi aku tidak bisa, belum . . . belum saatnya.

" say . . " , belum selesai kalimatku pria itu sudah menyambar pakaian ditangaku dan berjalan pergi begitu saja, pria pemarah.

- - -

Ini pertama kalinya aku melihat keluarga ini sarapan bersama, yaah meskipun tuan pemarah hanya meminum secangkir kopi dengan ekpresi kejam / datar yang dia miliki,

Ini pertama kalinya aku melihat keluarga ini sarapan bersama,  yaah meskipun tuan pemarah hanya meminum secangkir kopi dengan ekpresi kejam / datar yang dia miliki,

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

sudahlah, mari biarkan Mr. bad dengan temperamen nya,

" anda ingin menambahkan sauce atau yang lain nya sir ? " , tanyaku kepada Allan yang langsung dijawab pria itu dengan anggukan , setidaknya dia cukup manis, mari kita panggil dia Mr. Sweet.

" aku dengar dari bibi EL kau yang membuat sarapan pagi ini , ini sangat enak Thea , kau pintar memasak " , pujinya membuatku tersenyum. Sebuah senyum yang langsung luntur begitu seseorang bergabung,

 Sebuah senyum yang langsung luntur begitu seseorang bergabung,

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Abraham smith ,

Pria yang sudah merusak kehidupanku selama delapan tahun belakangan.

MR. BADWhere stories live. Discover now