✿✿✿
aku pulang sekolah dengan keadaan lesu, kaya ga punya semangat buat hidup.
lucan yang selalu nyambut aku didepan kos pun senyum sambil lambaikan tangan.
aku bales senyum.
" kamu kenapa na? lemes banget keliatannya"
"aku gapapa can, cuma cape aja "
aku pun langsung masuk kedalem diikuti sama lucan.
" yaudah mandi dulu sana, terus shalat, biar sedikit mendingan "
aku pun ngangguk sambi jalan kekamar mandi.
selesai mandi, aku pun duduk dibawah kasur sambil ngotak atik hp. ga lama ada panggilan masuk, ternyata itu dari mama.
" assalamualaikum ma "
" wa'alaikumsallam, nana. gimana kabar kamu? " bales mama.
" allhamdulillah baik, mama gimana? "
" syukurlahh, allhamdulillah mama baik juga. kamu nyaman kan tinggal disana? "
" nyaman kok ma, aku juga punya banyak temen disini "
" allhamdulillah, ohiya sebentar lagi kontrak kamu habis ya "
" iyaa ma, ga terasa juga "
" yaudah kamu belajar yang rajin ya, sekarang lagi ujian kan? "
" iya ma "
dan aku pun banyak ceritalah ke mama, kecuali tentang lucan.
" iya ma, wa'alaikumsallam "
setelah itu aku rebahan dikasur.
"tadi yang telfon mama kamu? " tanya lucan, sambil ikutan rebahan disamping aku.
" iyaa "
"sini, tiduran di lengan aku, pasti kamu capek banget "
aku pun tiduran dilengannya, aku ngerasa kalo lucan lagi meluk aku sambil nyium kening aku, aku yang ngerasa itu pun langsung nangis.
" hey babe, kenapaa nangis " tanya lucan, sambil nyeka air mata aku.
aku gelenging kepala.
" udah kamu jangan mikirin aku, aku gapapaa, aku baik baik aja, aku bahagia bisa ketemu sama kamu "
kaya punya ikatan batin, lucan tau apa yang aku pikirin sekarang.
"kamu kalo mau nangis nangis aja jangan dipendam "
aku pun nangis sejadi jadinya dipelukan lucan.
next>>>>
lama kelamaan cerita ini kok jadi sad ya, wkwk.
don't forget stars and comment please?? ☆☆
thank you gaisss!! ♡♡
