110 100 1 2 100 110 100 202 1 201

18.2K 1K 73
                                        

"Setiap peraturan, ada pelanggaran. Patuh tidak patuh, tetap ada hukuman. Tapi, pernah gak, sih, lo ngelanggar apa yang udah lo tetapin di kehidupan lo sendiri?" --Pangeran Egi Rayyanza.

***

Seperti yang diketahui seluruh murid di SNB, bahwa Sekolah Menengah Kejuruan yang berfokus pada bidang Manajemen dan Bisnis ini memiliki sistem tersendiri, yakni sistem 5 besar SNB. Mendapatkan fasilitas khusus seperti menaiki lantai atas menggunakan lift, perpustakaan lengkap dengan buku-buku cetakan lama dan baru, kantin sehat, dan ruangan rahasianya yang tidak bisa diakses siapa pun kecuali para penerima kartu khusus 5 besar SNB.

Langkah kaki seorang gadis berkuncir kuda itu melambat kala tatapannya kembali bertemu dengan sosok yang paling ingin dirinya hindari. Walau tidak akan pernah bisa, karena dia berada dalam satu lingkup yang sama--kelas, sama-sama pemilik lencana 5 besar, dan satu sekolah.

Helaian rambut yang menjuntai di depan matanya sampai dialihkan ke belakang telinga oleh sahabat tercinta--Reana.

"Lo ngelihat Riyan segitunya banget sih, Key? Takut?" tanya Reana yang kini ikut menghentikan langkah ketika Keyla tidak lagi melanjutkan langkah tersebut.

Keyla bersedekap dada, lalu sebelah tangannya terangkat yang mana siku kanannya ditopang oleh tangan kiri, dan tangan kanan yang terangkat itu digunakan untuk mengusap dagu menggunakan telunjuk dan ibu jari.

Otaknya mencerna apa yang selalu muncul, tetapi tidak ada jawabannya.

"Kalo dilihat-lihat, dia tuh emang ganteng ya, Re? Tapi kenapa ngelihat gue sinis mulu dah--ssh, aduh!" Belum sempat menyelesaikan omongannya, kepala Keyla sudah dipukul dari belakang oleh Reana.

Gadis dengan tubuh yang tingginya sebatas telinga Keyla tetapi masih terbilang tinggi itu mencibir, "Ganteng kalo songong gak pantes buat lo, Key. Lagian yang ganteng tapi berkharisma kan ada."

"Contohnya?"

"Pak Andra."

"Ngawur!" Keyla meraup wajah Reana. "Gitu-gitu guru lo!"

"Ck, udah ayo ke Ruang R1! Ntar kalo telat bisa kena amuk Bu Anya!"

Mendengar nama kepala sekolah yang menurut Keyla selalu menatap intimidasi itu disebut, tubuhnya kembali bergerak dan lebih kencang dari sebelumnya. Ia berjalan cepat menuju Ruang R1 karena dirinya termasuk anak 5 besar SNB.

Ruang R1 adalah salah satu ruang yang digunakan ketika ada perkumpulan khusus anak-anak 5 besar atau ketika ada rapat antara kepala sekolah dan ketua yayasan saja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ruang R1 adalah salah satu ruang yang digunakan ketika ada perkumpulan khusus anak-anak 5 besar atau ketika ada rapat antara kepala sekolah dan ketua yayasan saja. Itu pun akses untuk dibukanya sudah disusun sedemikian rupa supaya tidak sembarang bisa masuk, walau murid 5 besar SNB memiliki kartu khususnya. Apalagi, non 5 besar. Murid non 5 besar tidak akan pernah diperbolehkan untuk masuk, bahkan guru yang tidak berkepentingan pun tidak diizinkan untuk masuk ke ruangan khusus ini.

The Crazy Class || New VersionTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang