"Lebih baik menghafal rumus matematika daripada harus memahami bahasa wanita." --Riyan Adigara.
***
"Riyan, tunggu!"
Entah mendapat keberanian dari mana, Keyla malah ikut keluar dari Ruang R1 untuk mengejar seorang Riyan Adigara. Tidak peduli hukuman apa yang akan ia dapat setelahnya, hati gadis itu justru tergerak untuk mengkhawatirkan laki-laki yang baru saja melawan kepala sekolahnya di depan para murid 5 besar SNB dan di depan Pak Andra.
Mata Keyla terus tertuju pada punggung seseorang yang sudah masuk ke dalam lift di lantai tersebut. Ia sempat terhenti karena memungut sesuatu yang Riyan buang. Lencana #1 X AKL 1, memang milik laki-laki itu.
Alhasil, niat Keyla semakin meningkat karena mau mengembalikan lencana itu juga. Walau sebenarnya bisa besok, tetapi hati Keyla tidak tenang.
"Ck, ketinggalan," ucap Keyla. Ia melihat arah panah ke bawah dengan nomor yang ditekan dari dalam lift oleh Riyan. Lantai 1. Lalu, gadis itu segera masuk ke lift sebelahnya untuk menuju ke lantai yang sama.
Di setiap lantai, SNB menyediakan dua lift. Namun, tidak semua bisa memakainya. Hanya anak 5 besar dan guru-guru pilihan dari masing-masing jurusan. Sisanya, tetap harus memakai tangga.
Jika dikatakan tidak adil, memang begitulah kenyataannya. Alasannya simpel. SMK Sentra Niaga Bina ingin murid-murid mereka ambisius dalam mengejar nilai. Namun, tidak dibenarkan dalam hal sontek-menyontek.
Di dalam lift yang hanya diisi Keyla seorang diri, kaki gadis itu tidak bisa diam sembari menggenggam erat lencana milik Riyan. Lencana itu ia masukkan ke dalam saku jas setelahnya, takut jatuh. "Lantai 1? Dia mau ke mana? Kalau balik ke kelas, harusnya bukan ke lantai 1."
Kecurigaan itu terbawa hingga Keyla keluar dari lift. Ia pun segera melihat lift di sebelahnya, yang ternyata sudah terbuka dan Riyan tidak ada di sana. Dengan segera, Keyla mengedarkan pandang untuk menemukan punggung yang gadis itu kenali.
Benar saja, tidak jauh dari tempatnya berdiri, Riyan berjalan tergesa, sama seperti tadi. Dilihat lebih jelas lagi, laki-laki itu berbelok ke arah belakang sekolah. Keyla tetap mengikuti langkahnya, hingga gadis itu kehilangan jejak. Ia sudah sampai di ujung koridor kelas XII yang tidak jauh dari perpustakaan khusus 5 besar.
"Ck, ke mana dia? Cepet banget ngilangnya," gumam Keyla kesal karena ketinggalan. Ia melihat kanan dan kiri di mana benar-benar kehilangan jejak.
Namun, sedetik kemudian, tangannya ditarik oleh seseorang dan masuk ke ruang ketik khusus praktik jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran yang mana ruangan itu tidak dikunci. Riyan menutup mulut Keyla yang ingin berteriak ketika berhadapan dengan lelaki itu. Mereka bersembunyi di belakang pintu masuk ruang ketik.
"Lo diem. Ada Bu Nova," ucap Riyan dengan lirih dengan wajah paniknya. Bu Nova merupakan guru Bahasa Inggris sekaligus guru Bimbingan Konseling di SMK Sentra Niaga Bina.
Guru itu selalu mengontrol tiap kelas ketika KBM berlangsung jika sedang tidak mengajar di kelas mana pun dan bergantian dengan guru BK lain, juga pada jam istirahat, dan jam pulang sekolah. Memastikan bahwa tidak ada murid yang melanggar peraturan, yaitu dengan membolos.
Jarak Keyla dan Riyan sangat dekat, sehingga jantung Riyan terdengar oleh telinga Keyla. Gadis itu hanya mampu menatap Riyan yang terlihat sedang membaca situasi sekitar.
Keyla terkikik dalam hati.
Ternyata cowok urakan gini ada takutnya juga kalo bolos, batin Keyla.
Entah benar atau tidak tebakannya bahwa laki-laki itu akan bolos sekolah, sepertinya dugaan itu adalah benar.
Riyan melepaskan tangannya yang tadi membungkam mulut Keyla. Kini, lelaki itu menggenggam tangan Keyla tanpa izin, melihat jendela dan ketika dirasa aman, Riyan memojokkan gadis itu sebelum mereka pergi dari sini. Sontak, Keyla membulatkan mata ketika napas Riyan benar-benar tercium olehnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Crazy Class || New Version
Mystère / ThrillerMenjadi pemilik NEM tertinggi di tahun 2019 memang tidak mengejutkan untuk seorang Keyla Zeara. Siswi cantik nan jenius dengan parasnya yang teduh ini diterima sebagai siswi SMK Sentra Niaga Bina (SNB) dengan jurusan program studi Akuntansi dan Keua...
