Haii gaes aku up lagi
Sebelum membaca vote sama komen yaa
Happy reading
"Ini anak belum juga kemana sih si anak sial ini"dumel Mia
Rajendra yang melihat Mia yang mendumel sendiri di ruang tamu
Rajendra mendekat kearah Mia
"Kenapa sih mah nge dumel terus dari tadi papah ngeliatin loh"ucap Rajendra duduk di hadapan Mia
Mia menoleh kearah Rajendra
"Itu si anak sial belum pulang juga dari tadi,si shera udah pulang dari tadi" ucap Mia
"Udah lah biarin aja mah mau pulang atau enggak biarin mau mati pun saya tidak peduli dengan anak itu, menyusahkan orang saja" ucap Rajendra
"Lebih baik kita ke kamar saja istirahat ga usah pusing pusing mikirin si anak sial itu" lanjut ucap Rajendra
"Iya juga ya ngapain mamah mikirin dia,yaudah kita ke kamar pah" ucap Mia
"Ayo" ujar Rajendra
Mereka pun pergi kekamar nya
********
"Kesel banget gue sama mereka,mereka yang main bola basket nya kenapa kita yang simpen bola nya ke ruang penyimpanan" gerutu Alvaro sepanjang jalan lorong sekolah
Saga yang diam mendengarkan ocehan sahabat nya itu
"Dahlah jalanin aja apa susah sih,heran gue sama Lo Al kita juga tadi main kali"ucap saga
Mereka pun sudah sampai di ruang penyimpanan khusus untuk semacam bola
Dan mereka menyimpan bola basket di tempat sudah di sediakan di ruangan itu
"Yaudah kita pulang yok, udah sore nih" ajak Alvaro kepada saga
"Iya ayo" ucap saga
Mereka pun keluar ruangan itu
Tiba tiba Alvaro melihat pintu gudang terbuka,Alvaro pun berinisiatif untuk menutup pintu gudang (btw ruangan penyimpanan bola di sebelahan sama gudang)
Alvaro menyipitkan mata nya saat melihat ada sesuatu di dalam gudang
"Ga ga sini deh" ujar Alvaro
Saga pun menoleh kearah Alvaro saat sudah kunci pintu ruangan
"Apaan Al" ujar saga
"Itu apa ya? Kaya orang itu" tunjuk Alvaro
"Mana al" ujar saga melihat kearah yang di tunjuk oleh Alvaro
"Itu yang di matras kaya orang" ujar Alvaro
"Iya itu kek orang lagi tiduran gitu tapi ini kaya tengkurap gitu posisi nya" ujar saga
"Kita pastiin aja itu orang atau bukan" lanjut saga
"Jangan deh, takut itu bukan orang lagi" ujar Alvaro agak takut
Alah ngomong aja takut so soan Lo al" ujar saga
Alvaro menyengir dan menggaruk belakang leher yang tidak gatal
"Bukan gitu maksud gue ga,takut nya aja gitu" ujar Alvaro
"Yaudah ayo kita periksa Al" ajak saga
Alvaro mengangguk
"Ayo" ujar Alvaro
Mereka pun memasuki gudang untuk memastikan di matras itu orang atau bukan
"Eh ga itu orang deh kek lagi pingsan,tapi wajah nya ketutupan sama rambut nya" ujar Alvaro yang melihat di hadapan nya itu
KAMU SEDANG MEMBACA
SYELA DAN LUKANYA |END|
Teen FictionIni menceritakan seorang anak perempuan berumur 17 tahun Yang hidup nya selalu menderita di mulai dari di banding bandingkan dengan adik nya Dan penghianatan kekerasan oleh keluarga nya , pemerkosaan dan pembullyan Sampai menimbulkan Trauma berat D...
