Lisa POV.
Sekarang ku berada dalam toilet untuk mencuci muka ku rasanya ku sangat malu untuk masuk kedalam sana,
huff pikiran ku saat ini sangat kacau gara gara omongan wanita yang bernama Mina itu harus kah aku percaya dengan omongan nya, apa mungkin dia hanya membohongi ku.
Ah sudahlah mending ku segera menyusul keluarga ku
Dengan cepat ku rapikan baju ku dan segera keluar dari toilet menuju ruangan yang telah di tunjukkan oleh pelayan
Saat ku masuk kedalam ruangan terlihat semua orang melihat ke arah ku, ku yang malu pun akhirnya mendekat ke arah eommah ku
"Eomma dimana unnie " bisik ku kepada eomma karna tidak melihat jisoo unnie yang ku lihat hanya para orang tua
" Unnie mu di ruangan sebelah sana lili" ucap eomma menunjuk sebuah ruangan
Aku yang mendengar itu pun dengan cepat pergi sebelum itu ku berpamitan dengan eomma ku dan yang lain
"Hmm baik lah eomma lili pergi dulu" ucap ku
" Permisi Tante Tante om om " ucap ku sedikit menundukkan tubuh ku dan berlalu pergi
Lisa end
Akhirnya Lisa pun pergi menyusul jisoo ke ruangan yang di tunjukkan oleh Yoona
" Anak mu tidak jauh beda dengan mu Yoona- ya" ucap Tiffany
" Benar, malu malu" ucap sohyung memancing gelak tawa mereka semua
*
*
Sedangkan Lisa kini telah sampai di depan ruangan itu saat akan masuk tiba tiba saja jantungnya berdebar sangat kencang hingga membuat ia berhenti sejenak untuk masuk
"Nih jantung Napa dah kek mau pargoy aja" ucap Lisa pelan
Dengan langkah pelan Lisa masuk ke dalam saat telah sampai di dalam hal pertama yang Lisa lihat adalah sebuah tatapan mata dari seorang yang telah lama ia hindari dan juga sangat ia benci dan sekarang ia bertemu secara langsung, Lisa yang sudah tak tahan akhirnya memutuskan kontak matanya
dengan orang itu
" Lili kenapa hanya diam di sana kemarilah" ucap rose yang melihat Lisa hanya diam
Lisa yang di panggil pun akhirnya segera menghampiri rose dan menduduki dirinya di samping jisoo
"Hey Lisa bagaimana kabar mu" ucap Irene memulai topik
"Hmm baik unnie"
"Apa di sana sangat menyenangkan" ucap Irene
"Aslinya menyenangkan unnie tapi Karna ada dua manusia bucin ini, jadi kurang menyenangkan" ucap Lisa melirik jisoo dan rose
Sedangkan yang di lirik hanya memasang muka tak terima
"Yakk mana ada ku mengganggu mu, ku hanya menyambangi kekasih ku " ucap jisoo tak mau kalah
"Sama saja " ucap Lisa
Sedangkan yang lain hanya menggelengkan kepala mereka melihat Kakak adik ini
Di sana ada Jennie yang hanya diam mendengarkan ia rasa ia tidak pantas untuk bertanya tanya seperti teman temannya yang lain
"Apa kau lama di sini Lisa" ucap seulgi
"Hanya 2 Minggu seulgi unnie" ucap Lisa kepada seulgi
Sedangkan seulgi hanya mengangguk meng iyakan ucapan Lisa
Tidak lama mereka semua akhirnya menikmati hidangan, saat Lisa sedang menikmati makanannya Jennie sedikit melirik Lisa, Lisa yang tahu itu pun hanya diam tidak menghiraukan
"Dia sudah berubah, dan aku merindukannya" batin Jennie
*
*
*
*
*
Sedangkan di posisi lain terdapat seorang wanita yang tengah tergesa-gesa memasukkan baju nya ke dalam sebuah koper sepertinya ia akan pergi
"A-aku- harus cepat pergi dari sini" ucap wanita itu dengan nafas memburu
Tiba tiba saja saat tengah cepat cepat akan pergi pintu rumah wanita itu di dobrak oleh sekelompok pria berbadan kekar
BRAKKK
para pria itu masuk kedalam, sedangkan wanita itu berusaha melarikan diri tapi gagal karena para pria itu lebih dulu menangkapnya dan mengikatnya di sebuah bangku
"Lepaskan aku sialan!" Teriak wanita itu kepada pria" itu tapi tidak di hiraukan
Tidak lama masuk lah seorang wanita dengan langkah anggun nya semua pria itu pun memberikan hormat kepada wanita itu, wanita itu mendekat ke arah wanita yang tengah di ikat
" Akhirnya kita bertemu lagi, sharon myoi " ucap wanita itu menekan kata akhirnya nya
"Jaga di luar jangan sampai ada yang masuk" ucap wanita itu kepada pria pria itu
"Baik bos"
Akhirnya mereka semua keluar dan menyisakan Mina dan wanita itu
Wanita itu pun duduk di sebuah sofa dengan senyuman menakutkan, sedangkan Mina wanita itu sudah sangat takut hingga badannya basah dengan keringat
"Sudah lama ku mencari mu mina-ya tapi tidak pernah ketemu, kelinci ku ini sangat pintar bersembunyi" ucap wanita itu sambil memainkan sebuah pisau
"Ku menyesal tidak menghabisi kau waktu itu" ucap wanita itu berdiri mendekat ke arah Mina
"T-tol-ong jangan bunuh aku" ucap Mina dengan air mata yang sudah membasahi tubuhnya
Sedangkan wanita itu hanya tertawa mendengar ucapan Mina
"HAHAHHHA kau takut" ucap wanita itu mencekik leher Mina dan mengoreskan pisau yang ia pigang ke bagian perut Mina
"Akhhhhh ku m-oh-on jan-g-an bu-n-uh aku "ucap Mina dengan suara serak karna lehernya di cekik sangat keras
"Kau harus mendapatkan balasan karna menganggu urusan ku" ucap wanita itu menancapkan pisau yang ia pigang ke perut Mina
Serrkk
Pisau itu tertancap hingga membuat Mina memuntahkan sebuah darah segar sedangkan wanita itu tertawa puas melihat Mina kesakitan
Wanita itu pun mendekat kan dirinya dan berbisik sesuatu kepada Mina
"Matilah dengan tenang kelinci ku" ucap wanita itu di telinga Mina
Abis wanita itu membisikkan kata kata nya dengan kejam ia menendang bangku yang di duduki Mina
Brukkk
Mina terpental sangat keras dengan darah berceceran di mana mana dengan sedikit kesadaran nya ia melihat wanita itu keluar dari ruangan ini
"H-a-n "
"Bereskan jangan sampai ada yang tau" ucap wanita itu dan berlalu pergi
Dah gitu doang
Sorry jlk dan ga jls
Thanks dah baca Jan lupa vote
Gusyy mungkin gw bakal lama up lagi Karena gw sibuk
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry Lisa ( HIATUS )
NouvellesJangan hujat gw ini cuma lagi gabut jadi asal asalan buatnya:)
