Happy Reading
Hinata pov
Saat aku mendengar bahwa sakura dengan kakak ku telah resmi berpacaran , aku sangat terluka aku ingin membenci takdir ini andai aku bukan adiknya apakah aku yang berada diposisi sakura?, aku hanya bisa berandai kenyataan yang aku harus terima bahwa aku dan dia bersaudara. Kata orang ikatan saudara itu lebih kuat dibandingkan dengan ikatan berpacaran tapi mengapa aku tidak bisa menerima bahwa dia saudaraku, aku hanya melihat antara wanita dengan pria bukan sebagai adik kakak. Tapi aku harus sadar sebesar apapun cinta yang aku miliki itu tidak bisa merubah kenyataan ini dan juga sekarang dia sudah menjadi kekasih dari sahabatku meski aku terluka aku akan tetap turut bahagia atas kebahagiaan mereka, dan mulai hari ini aku akan mengubur dalam dalam perasaan ini.
Hinata pov end
Hinata dan sakura jalan bersama disaat tiba diparkiran mereka melihat sasuke sudah berdiri di samping mobilnya.
Sasuke?.. " , Sakura memanggil sasuke. "Hn.. Kamu bawa mobil", kata sasuke . "Iya aku bawa mobil sas ", jawab sakura . "Ok... Besok gak perlu bawa mobil aku jemput kamu", jawab sasuke. "Benarkah ... ", Kata sakura terkejut. "Hn. .. Kalau gitu kita duluan jawab sasuke". Hinata mengikuti sasuke masuk mobil setelah ia berpamitan dengan sakura, saat didalam mobil Hinata hanya memandang kearah luar ia masih bingung dengan percakapan sakura dengan kakaknya, sejak kapan sakura memanggil sasuke tanpa berisi kata kakak seperti biasanya apa karena mereka sudah berpacaran. Karena asik memikirkan kejadian tadi Hinata tidak mendengar jika sasuke memanggilnya. "Nata... Nata..
Nat..". Kata sasuke sambil menyolek Hinata. "Eh iya kak.. Kenapa", kata hinata terkejut. "Kamu kenapa sih dari tadi kakak memanggil kamu". Jawab sasuke merasa bingung dengan sikap Hinata. "Maaf ya kak tadi aku tidak mendengar". Jawab hinata. "Kamu kenapa ... Ada masalah tadi di kelas? ", tanya sasuke khawatir. "Oh enggak kok kak, Tadi aku cuma merasa capek dengan pelajaran yang diajari guru tsunade". Jawab hinata cepat. "Oh ok... Tpi jika ada yang kamu khawatir kan bilang saja sama kakak seperti kata kakak , kakak akan menjagamu". Jawab sasuke sambil mengelus kepala Hinata. "Baik kak ", kata Hinata sambil tersenyum, ia merasa senang dapat perhatian dari kakaknya, yaa seperti yang diharapkan selama ini.Malam harinya saat sasuke mau mengambil air ia melihat Hinata berdiri di balkon kamarnya.
"Nata kamu belum tidur", kata sasuke. Hinata lalu menengok kebelakang ia melihat sasuke berdiri di belakangnya. "Eh kak sasuke, belum kak nata belum ngantuk ". Jawab Hinata. "Tapi ini udah malam dan udaranya sangat dingin nanti kamu bisa sakit Nat", kata sasuke, iya khawatir dengan kesehatan adiknya. " Iya entar kak, oh ya kak tadi pagi sakura bilang kakak dan dia sudah berpacaran ", kata hinata tanpa menoleh sasuke yang sudah berada disampingnya. Sasuke yang mendengar itu hanya terdiam. Ia memandang wajah Hinata , ia melihat ada raut kesedihan tapi ia pikir mungkin itu karena baru ia merasakan kasih sayang dari dirinya tapi harus terbagi dengan sahabat nya. Sasuke cukup lama terdiam. "Iya nata, kakak dan sakura sudah berpacaran ", jawab sasuke sambil menatap Hinata. "Selamat ya kak aku turut bahagia dengan kalian , oh ya aku sudah merasa ngantuk aku mau tidur kak". Kata Hinata sambil tersenyum . " baiklah Nat, Selamat malam nata", kata sasuke lalu keluar dari kamar Hinata.
Setelah tiba dikamarnya, sasuke membayang kan kejadian dimana ia dan sakura resmi berpacaran.
Sasuke pov
Setelah kejadian tadi pagi dikamar Hinata, aku pergi keluar untuk bertemu dengan sakura, karena aku tahu sakura adalah sahabat satu satunya hinata, aku ingin menanyakan tentang hinata darinya seperti kata aku, aku akan berubah menjadi kakak yang diharapkan hinata. Setiba ditaman aku sudah melihat sakura duduk disalah satu kursi yang ada disana , ia melihat ku sambil tersenyum . Setelah cukup panjang aku mendengar cerita tentang Hinata aku merasa sangat menyesal dengan sikap ku yang dulu, dari cerita sakura aku mengetahui selama ini Hinata selalau kesepian dan kesendirian, dan ia merasa aku membencinya, aku sangat menyesal. Setelah lama kami berbicara , sakura tiba tiba mengungkapkan perasaan nya kepadaku , aku terkejut
bukan karena ia menyukai ku tapi aku terkejut ia menyatakan perasaan nya kepadaku aku lama berpikir apa aku harus menolak nya atau menerimanya, jika menerima aku tidak mencintainya tapi jika ku tolak ia akan merasa terluka itu juga bisa membuat Hinata sedih. Aku ingat , mungkin dengan aku berpacaran dengan sakura perasaan yang aku miliki buat Hinata bisa ku hapus . Akhirnya aku menerima sakura meski aku merasa kasihan dengan dia , aku menerimanya cuma ingin agar perasaan ku ini hilang, anggap saja aku memanfaatkan sakura.
Sasuke pov end.
Sasuke bingung apa yang dia lakui sekarang adalah yang terbaik atau sebaliknya. Karena terlalu memikirkan nya ia merasa ngantuk dan dia pun tertidur.
End
Nekt....
Maunya aku cuma chapter 5 atau 6 , tapi ternyata gak bisa, tapi gak apa apa , terimakasih untuk yang mau membaca cerita aku, aku akan semangat lagi menulis buat kalian 😊😊😊

KAMU SEDANG MEMBACA
cinta dan persahabatan
Romanceketika dua gadis bersahabat mencintai pria yang sama, namun salah satu gadis memiliki hubngn keluarga dengn si pria