Bab 3

490 38 11
                                    

"Hai jangan lari kau bocah bodoh"
"Kalian cepat kejar dia jangan sampai dia lolos, jika tidak semua akan hancur"
"Siap bos"

Terlihat segerombolan pria berbacan kekar sedang mengejar seorang bocah yang terlihat melarikan diri, mereka mengejarnya hingga memasuki hutan

"Ah ah aku lelah sekali, tapi aku harus tetap lari"
"Sialan kenapa mereka tidak berhenti mengejarku"
"Jika begini terus aku akan dengan cepat bisa ditangkap oleh mereka"
"Kemana, kemana lagi aku harus lari"
"Hutan! Ya hutan aku harus masuk kedalamnya"

"Bos anak itu seperti nya akan masuk ke dalam hutan itu bos"
"Sialan, cepat kejar dia sebelum dia masuk semakin dalam"
"Tapi bos, kita kan tidak boleh masuk kedalam hutan itu"
"Benar bos disana terdapat banyak hewan buas"
"Persetanan dengan itu, kita harus segera mendapatkan bocah itu, bagaimanapun caranya"
"Ta tapi bos"
"Cepat kerjakan bodoh"
"Ba baik bos"

Sesekali bocah tersebut menengok kebelakang, memastikan apakah para pria itu masih mengejarnya atau tidak

"Ah sepertinya mereka sudah tidak mengejarku"
"Aku harus segera mencari tempat persembunyian"

Setelahnya bocah tersebut dengan cepat berlari kembali, hingga dia melihat sebuah gubug, secara perlahan dia mendekati gubug tersebut untuk melihat apa isinya, betapa terkejutnya dia saat melihat isi dalam gubug tersebut

Bugh

"A a apa itu tadi? "
"Dia memotong nya?"
"Lalu cairan kental yang muncrat itu"

Saat sedang merenung ketakutan, bocah tersebut mendengar langkah kaki yang mendekat, secara perlahan dia menoleh kebelakang, betapa terkejutnya dia saat melihat
























































Segerombolan pria yang mengejarnya tadi telah sampai di tempatnya.




Tanpa pikir panjang dia memutuskan untuk masuk kedalam gubug tersebut



















Brugh

Suara tutupan pintu terdengar dengan keras, bocah itu dengan segera menutup pintu dan berlari ke dalam gubug mencari tempat persembunyian












Sedangkan seseorang yang sedang melakukan aktivitas menyenangkan di dalam gubug tersebut sedikit terkejut mendengar suara bantingan pintu, namun secara tiba-tiba dia tersenyum menyeringai

"Ah seperti nya koleksi baru ku telah sampai"
"Sungguh menyenangkan"

Lalu secara perlahan seseorang tersebut mulai menyelesaikan aktivitasnya lalu beranjak menuju ke depan pintu sambil tersenyum lebar























"Ah ada kelinci manis rupanya yang salah masuk rumah"






















"Hai kelinci manis, apa yang kau lakukan disini?
















" tu tuan ijinkan saya bersembunyi disini, saya berjanji akan mengambulkan perintah anda jika anda mengijinkan saya bersembunyi disini"

"Hahaha kelinci manis apakah kamu kira saya adalah orang yang baik? "



"Hehehe kamu salah jika mengira itu"




"Tu tuan saya mohon ijin-"
























Jleb




















































************************************

Hay semua aku come back

Ada yang nunguin gak sih ini cerita?

Jangan lupa vote dan komen ya

See you next part

Lee HaechanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang