CHAPTER 1

2K 60 0
                                    

Guys maaf ya kalau ada typo soalnya keyboard nya otomatis

So. Happy reading my friend

"Sayang bangun, sudah mau jam tujuh kamu harus sekolah" Seorang wanita tua membangunkan anaknya

Ya! Dia adalah mommy nya REFANDRA panggil saja REFAN

"Euhm, mom efan masih ngantuk" Ujar Refan

"Sayang, kalau telat daddy marah nanti uang jajan nya di potong" Ancam sang mommy yang mulai kesal

"Jangan dong mom" Ujar Refan langsung terbangun

"Kamu ya! Soal uang kamu langsung bangun" Ujar mommy Refan sembari mencubit hidung Refan hingga membuat Refan meringis

"Awss, mom sakit!!" Jawab Refan kesakitan

"Yaudah ah cepat mandi bau asem" Ledek sang mommy

Kini kita beralih ke pemuda ber umur 17 tahun

"Fel! Felix bangun!" Seorang wanita yang hampir tua membangunkan sang anak
Siapa lagi kalau bukan Felix dan sang mommy nya

"Ya!" Jawab Felix singkat saja

Lalu Felix segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, karena badannya kini bau alkohol karena malam ia pergi minum bersama kawannya

Kita beralih lagi ke Refan

"Mom! Hiks, mommy" Panggil Refan saat sudah mandi tiba tiba saja ia menangis, sang mommy yang mendengar nya pun panik dan segera menuju kamar Refan

"Kenapa sayang, ada apa?" Tanya mommy Refan mengelus elus punggung Refan

"Baju hiks, sekolah Refan belum di setrika hiks" Jawab Refan sembari sesenggukan

"Astaga mommy lupa, yaudah kamu ke bawah dulu aja sarapan nanti mommy anterin baju Refan" Titah mommy nya lalu di angguki oleh Refan

Refan menuruni tangga rumahnya itu, melihat daddy nya sedang memainkan laptopnya, karena daddy Refan bisa di sebut orang sibuk

"Loh kamu kenapa sayang, kaya habis nangis" Tanya daddy Refan setelah menyadari anak satu satunya ini seperti habis menangis

"Baju sekolah Refan belum di setrika" Jawab Refan

"Ya ampun. Sepertinya mommy lupa, yaudah tuh sarapan kamu makan dulu" Titah sang daddy lalu memberikan sepiring roti panggang berisi selai strawberry

"Habis dulu makanannya habis itu kita berangkat oke?" Tanya sang daddy lalu di angguki oleh Refan

"Sayang, nih sudah baju nya" Ujar mommy Refan memberikan baju nya itu

"Makasih mom" Jawab Refan tersenyum

"Dad! Ayo berangkat" Ajak Refan lalu di angguki oleh sang daddynya

"Nih uang saku kamu, cukup kan dia ratus ribu?" Tanya sang daddy lalu di angguki oleh Refan

Kini mereka sudah berada di dalam mobil, tak kerasa mobil yang di kendarai oleh daddy Refan sudah sampai di depan gerbang sekolah

"Sudah sampai, belajar yang pintar yang sayang!" Ujar daddy sembari menciumi kening Refan

"Efan masuk ya dad, bye" Ujar Refan lalu melambaykan tangannya

Guys
Cuman mau bilang chapter 2 kayanya panggilan ayah Refan bakal papa deh

Jangan lupa votenya orang baik

Byeeee

SI CENGENG & SI BADBOY Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang