chapture 46

506 23 0
                                        

Happy Reading All~~

.
.
.
.

{ENJOY}

Hari demi hari dilalui sungguh kehidupan namjoon sangat monoton sekali hanya bekerja bekerja dan bekerja saja tanpa mengurusi kesehatan nya bahkan Bangtan squad sangat prihatin dengan keadaan namjoon

"Hyung setidak nya rawatlah dirimu agar saat anak-anakmu melihat mu tak khawatir dengan keadaan mu" ucap taehyung yang mengelus ngelus punggung namjoon, yeah saat ini jimin, Yoongi, taehyung dan jungkook sedang ada di ke kediaman kim saat mengetahui kabar ini mereka langsung bergegas pergi untuk menghibur namjoon

"Tak mungkin tae kelakuan ku sangat keterlaluan pada mereka lagi pula appa tak mungkin mengijinkan mereka bertemu ku" kekeh namjoon diakhir bukan kekeh bahagia namun kekeh penyesalan yang ia rasakan

"Hyungie kita tak tahu bagaimana kedepan nya bahkan 1menit kedepan kita juga tak tahu apa yang akan terjadi nanti jangan seperti air yang akan mengalir terus menerus Hyung kau jangan mempasrahkan semuanya hyungie" jelas jungkook dengan penuh kelembutan

"Benar apa yang di katakan jungkook joon kau harus bisa untuk mengembalikan istri dan anak-anak mu dalam genggaman mu joon aku tahu sbenarnya seokjin Hyung ingin sekali bertemu dengan mu tapi ego mengalahkan semuanya" itu Yoongi yang berbicara panjangxlebar bahkan jimin saja sampai ternganga kekasih nya bisa berbicara selembut itu

"Hyung benarkah ini kau yang berbicara? Sungguh siapa pun yang ada didalam Yoongi Hyung sebaiknya pergi" ujar jimin dengan wajah seolah ketakutan

"YAKK PARK JIMIN!! ini aku tahu ish rasakan ini" Yoongi dengan tangan ajaib nya mencubit perut jimin

"Iya iyaa awwww Hyung!! Sakit tau"

"Makanya tidak perlu merespon dengan heboh kau menjadi lebay tau" okay mulut Yoongi sudah mengeluarkan kata-kata pedas nya jimin tak berani membantah sekarang

"Hahaha kalian ini ya lucu sekali aku sangat terhibur sekarang" tawa namjoon membuat Bangtan squad lega akhirnya si kim monoton ini tertawa


 

                  __________“_________





Jam menunjukkan pukul 6.30 malam namjoon tengah berkutat di ruang kerja nya dengan ditemani sebotol soju dingin

"Tuan saya harap tuan ingin makan malam hari ini saya ingin sekali melihat tuan makan hari ini sudah lama tuan mengabaikan makan siang pagi dan malam" sendu kepala maid tsb

"Nee bi aku akan makan hari ini bini tenang saja nee aku akan turun setelah ini"

"Jeongmal gomawo tuan" senang bibi dengan memeluk namjoon dan namjoon hanya membalasnya dengan senyum hangat

"Saya akan menunggu tuan di meja makan saya sudah menghidangkan semua makanan kesukaan tuan hari ini"

"Okey dokey bibi"

Segera namjoon membereskan semua pekerjaan yang ia dapat hari ini dan segera turun untuk makan malam

"Wah ada kalguksu dan samgyeopsal dan apa ini ada bungeoppang astaga bibi ini makanan kesukaan ku semua"

"Tuan besar sebaiknya makan dengan banyak saya sudah berusaha untuk membuat yang terbaik untuk tuan"

"Nee, kajja bi kita makan bersama"

"T-tapi tu-" belum selesai bibi menyelesaikan perkataannya sudah dipotong namjoon terlebih dahulu

"Jebal bi" sungguh sangat melas sekali membuat sang bibi tak bisa menolak

Mereka makan dengan khidmat dan penuh kehangatan membuat namjoon merasa lagi dan lagi merindukan seokjin dan kedua buah hatinya

"Kuharap mereka baik-baik saja di sana" monolog namjoon

Selang makan malam selesai namjoon segera membawa semua pekerjaan nya diruang tamu untuk ia selesaikan namun ia harus terganggu dengan dengan suara bell yang di tekan tanpa henti terpaksa namjoon harus berteriak dari ruang tengah untuk membuka pintu sendiri toh ia tak peduli mau itu perampok atau bukan

"MASUK SAJA TAK DIKUNCI" namjoon lagi dan lagi menghiraukan kedatangan orang tersebut hingga sebuah suara yang ia rindukan membuat nya menghentikan pekerjaan nya

"PAPA"

"Namie, jinie Hyung"  yeah itu adalah istri dan anak-anak nya

"Sayang papa merindukan kalian hiks" namjoon memeluk erat namseok seolah ia akan pergi meninggalkan nya lagi

"Namie juga merindukan papa, aku senang papa bisa mengubah semua sikap papa walaupun aku harus diajak pergi dulu"

"Maafkan papa sayang hiks papa keterlaluan pada namie hiks jebal jangan pergi lagi"

"Tak akan pa namie, wonie dan mama akan selalu ada di sisi papa"

"Terimakasih sayang papa merasa tak pantas mendapatkan maaf dari mu"

"Gwenchana papa mama mengajarkanku untuk selalu saling memaafkan"

"Benarkah mama kalian hebat sekali papa tak pernah menyesal pernh bertemu dengan mama kalian papa bersyukur memiliki mama yang selalu penyabar akan sikap papa selama ini" tak tahu saja seokjin tengah menangis haru saat ini

"Joon maafkan aku akan perkataan ku minggu lalu maaf telah menyakiti mu, bibi selama ini menceritakan semuanya pada ku hingga aku berpikir untuk kembali padamu awalnya appa dan eomma tak mengijinkan ku apalagi nunna yang bersikeras namun mereka luluh dengan namie sungguh anak ini membuat ku tak ingin memisahkan dari mu lagi"

"Tak apa Hyung dengan kembalinya kalian disisi ku aku sangat bahagia sekali maafkan atas sikap ku selama ini aku berjanji berubah untuk kalian"

"Pinky plomise"

"Yaksok sayang"












Finally part namjin udah end ya kali ini tenang aja cerita nya masi berlanjut readersnim staytune ya 😊 vote+komen nya buat ngga slow up 🥰💜💚

*TEBECEH*

KIM FAMILY (END) ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang