chapture 43

549 26 0
                                        

Happy Reading All~~

.
.
.
.
.

                           {ENJOY}

Siapa pun yang menjadi Seokjin pasti akan kesal sekali saat ini saja Seokjin ingin sekali membogem namjoon pelarian nya sungguh siasia sekali tapi niat itu diurungkan saat ia melihat proporsi tubuh namjoon yang berbeda dengan saat ia tinggal kan lihat lha kantung matanya tercetak jelas rambut yang acakacakan serta pipinya yang menirus

"N-namjoon b-bagaimana bisa kau ada disini"

"Eomma apakah benar yang didepan ku sekarang istri ku yang selama ini ku cari-cari" sang ibu hanya bisa menganggukkan kepala nya saja dengan tatapan sendu

"Mengapa eomma menyembunyikan istriku hiks selama ini aku mencari nya mati matian tapi MENGAPA EOMMA MENGAPA!! aku tahu aku salah tapi jangan hukum aku seperti ini cukup pukul aku atau tidak mengobrol dengan juga tak apa tapi mengapa harus pergi hiks, siang malam pagi aku tak tidur demi mencari istriku bahkan perusahaan ku tinggal kan demi mencari nya tetapi ORANG TUA KU BERBOHONG PADAKU!!"

Saat mendengar keributan sang ayah dan kakak ipar turun untuk melihat nya alangkah terkejut mereka putra bungsu mereka sedang mengamuk tanpa basa basi sang ayah berlari dan memberikan nya bogeman mentah-mentah

𝘉𝘜𝘎𝘏𝘏

"Ini untuk cucu ku"

𝘉𝘜𝘎𝘏𝘏

"Ini untuk istriku yang kau marahi"

𝘉𝘜𝘎𝘏𝘏

"Dan ini untuk menantuku"

𝘉𝘜𝘎𝘏𝘏
𝘉𝘜𝘎𝘏𝘏
𝘉𝘜𝘎𝘏𝘏

Siapapun tak bisa menghentikan ini mereka hanya bisa menyaksikan betapa murka nya tuan besar kim mereka namun tidak dengan Seokjin ia masi punya naluri kemanusiaan ia buru buru memberikan putrinya pada ibu mertua nya dan segera menghentikan ini

"CUKUP!! tak perlu di perbesar lagi, abeonim lihat namjoon dia adalah putra mu hentikan ini jika dipukul lagi pasti ia akan sekarat tenang dulu"

"Tak apa aku memang pantas di perlakukan seperti ini" itu namjoon yang bersuara

"Lihat sendiri sudah dibaiki tapi malah tidak bersyukur, kau memang anak kurang ajar dan tak tau diuntung!!" ucap sang ayah dengan tangan yang siap memberi pukulan lagi namun dengan cepat sang putri sulung nya mencegahnya

"Appa ingat lah namjoon masi keluarga kita dan tolong jangan seperti ini ingat pada tensi appa sekarang aku antar ke kamar dulu dan tenangkan dirimu dahulu" sang ayah dibantu dengan putrinya di papah ke kamar nya dengan telaten saat ini juga namjoon juga sudah di rebahkan di kamar tamu ( 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘦𝘰𝘬𝘫𝘪𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘶𝘳 𝘥𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘢𝘳 𝘯𝘺𝘢 𝘯𝘢𝘮𝘫𝘰𝘰𝘯 𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘯𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘯𝘢𝘮𝘴𝘦𝘰𝘬 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘦𝘰𝘬𝘫𝘪𝘯 𝘯𝘨𝘦𝘳𝘦𝘣𝘢𝘩𝘪𝘯 𝘯𝘢𝘮𝘫𝘰𝘰𝘯 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘯𝘢 )

"Aku tahu ini sakit tahan lah sedikit" tanpa disuruh begitu saja namjoon sudah terdiam dan tak peduli akan perih dari luka nya ia hanya menatap istri nya dengan pikiran yang kosong dan seokjin menyadari itu tapi ia tak menghiraukan nya

"Apakah namie dan wonie baik-baik saja disini" celetuknya namun dengan tatapan yang kosong. Seketika tangan nya yang tengah mengobati namjoon terhenti dan menatapnya balik

"Dia baik-baik saja disini tanpa mu" cukup singkat namun menusuk untuk namjoon

Cukup 15nenit mengobati namjoon ia merapihkan kembali kotak obat yang tadi ia ambil

"Aku akan pulang ini aku membeli ini saat di jalan spontan saja" itu cheesecake kue kesukaan namseok "sepertinya mereka dan dirimu baik baik saja disini tanpa ku ada eomma appa dan nunna yang menjaga mereka jika bersama ku pasti akan sengsara aku bahagia jika mereka bahagia tak usah peduli kan aku lagi aku akan baik baik saja dan mansion akan selalu terbuka jika kau ingin berkunjung tapi sepertinya kau tidak akan berkunjung lagi" dengan senyuman yang tipis namun getir itu sungguh memilukan seokjin ingin rasa nya ia memeluk lelaki yang berstatus suaminya itu sayang ego lebih mengalahkan hatinya













Pengen nya part namjin selesai sampai sini doang tapi sayang ide ku masi berlanjut WAKAKAK 🥰😆

*TEBECEH*

KIM FAMILY (END) ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang