"Darahnya tidak berhenti!! Nafasnya tidak stabil!!" frostfire berteriak panik dengan tatapan horor saat melihat luka luka blaze dan Thorn semakin memburuk
Glacier masih sibuk membalut luka Thorn dengan perban, sementara solar pergi mengawasi sekitar.
"Glac! Kau tuli ya? Aku bilang darahnya tidak ber--"
"Aku dengar!! Bisa diam dulu tidak? Aku sedang berusaha mengobati nya!"
Frostfire merengut dan menyilangkan tangannya. Sebenarnya siapa sih kakaknya, bisa bisanya malah aku yang di bentak.
Frostfire kembali memperhatikan glacier yang cukup handal menangani luka luka. Untung saja ada glacier, jika tidak, mungkin frostfire akan membungkus blaze dan Thorn jadi mumi.
Setelah selesai glacier langsung berbaring "ugh, aku lelah. Kenapa situasinya harus serumit ini"
biasanya perkataan glacier akan langsung dijawab oleh frostfire, namun kali ini senyap dan tentu saja menjadi sangat mencurigakan bagi glacier. Ia langsung kembali duduk dan menatap frostfire yang menatap blaze
"Glac, kak blaze cantik juga ya--"
Plangg...
Benturan kuat dari punggung teflon berhasil membuat frostfire terjatuh dan meringis kuat.
"Bodoh!"
"Wow! Santai santai! Aku masih kakakmu glacy. Tapi aku hanya mengungkapkan kebenaran, lagipula akupun tau kak Thorn cantik bagimu"
Perasaan glacier jadi campur aduk, ia masih memegang teflonnya dan siap dihantam kan lagi jika frostfire masih ngelantur.
"Fftt... Wajahmu merah tuh, padahal hanya menyebutkan tentang kak Thorn. Apa kau ingin menciumnya?--"
"Sialan! Kau mau ku pukul lagi?"
Tawa frostfire meledak, meski sulit melihat ekspresi yang glacier rasakan, sesekali sangat mudah untuk menjahilinya karena sifat polosnya.
"Gemasnya, jadi ingin ku cipok--"
Plangg...
Glacier merinding dan menatap frostfire yang langsung pingsan setelah ke 2 kalinya di pukul dengan teflon.
'Seandainya tidak ada musibah, apa aku akan bisa bertahan dari kegilaan kakak kakakku?'
Glacier menghela nafas pelan, ia masih memikirkan perkataan frostfire sebelumnya dan tanpa sadar justru menatap Thorn cukup lama.
"Wah, tatapanmu lekat sekali, apa yang kau fikirkan?"
Glacier lantas terkejut mendengar solar yang kembali dengan beberapa makanan. Ia langsung berdehem pelan dan berusaha tetap dalam sikap coolnya
"Yah aku hanya memeriksa kak blaze dan kak Thorn saja..."
"Benarkah? Tatapan mu sepertinya memiliki arti lain" solar bertanya sembari duduk di pinggir glacier, ia sempat melirik frostfire yang juga terbaring disana "frosty tidur?"
"Tidak, orang gila itu pingsan" jawab glacier dengan nada ketus
Solar mengerutkan keningnya "hah? Kenapa?"
"Abaikan saja kak, orang gila itu otak nya sedang tidak beres. Aku hanya membantunya membereskan otak"
Solar tertawa pelan, sepertinya ia tahu alasannya. Solar langsung menyodorkan beberapa makanan pada glacier
"Aku tadi pergi ke rumah sakit, mungkin kita bisa kesana duluan... Aku menghawatirkan blaze dan Thorn"
"Aku juga mengkhawatirkan mereka, tapi kak hali, kak taufan dan yang lainnya bagaimana?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Hidden memories ||MLP2||
Actionsquel dari book my lovers is physco.. setelah kejadian dengan para mafia itu, TTM menjadi hilang ingatan karena reverse mengunci ingatan mereka sementara. saudara mereka yang lain turut bersedih, terutama untuk TC. akankah TTM berhasil membuka inga...
