Lidiyah terus melirik kesana kemari memperhatikan tempat yang tengah ia tempati. Dirinya bertanya, sejak kapan ada laboratorium secanggih itu.
"Liora, sejak kapan tempat ini ada? Kenapa aku baru tahu?" tanya lidiyah penasaran
"Hmm, tempat ini adalah tempat khusus untuk menciptakan sesuatu. Tak sembarangan orang bisa tahu tempat ini" jawab liora seperlunya
Lidiyah mengangguk faham sambil memutuskan untuk melihat lihat, Liora masih sibuk dengan proyek yang tuan R berikan. Sekilas Lidiyah menekan jam tangannya sambil berkeliling.
'Rupanya benar dugaanku... ' batin lidiyah
Terlalu sibuk melihat lihat sekitar, Lidiyah menjadi sedikit lengah dan tak sengaja masuk ke suatu ruangan tersembunyi dengan tingkat keamanan paling ketat.
Beberapa laser langsung aktif begitu Lidiyah masuk keruangan tersebut, panik dengan keadaan Lidiyah langsung berlari entah kemana.
"Sial, apa apaan tadi?" gerutu lidiyah setelah lelah berlari cukup jauh.
Lagi-lagi lidiyah dibuat tekejut saat seseorang sudah berdiri didepannya sambil menyilangkan tangan didada. Lidiyah merasa sedikit terkejut dengan sosok yang tengah berdiri di depannya.
"Sori?! Kenapa kau ada disini? Apa kau kemari bersama yang lainnya? Dimana thorn? Aku harus memberitahu informasi ini kepadanya" ujar lidiyah tergesa gesa
Respon yang sori berikan membuat lidiyah tersentak, mata hijau silver sori perlahan berubah menjadi merah. Lidiyah mundur perlahan mencoba tetap waspada dan menjaga jarak dari sori.
Brukk..
Punggung lidiyah menabrak seseorang, dengan cepat lidiyah langsung melompat ke tengah dan kembali memasang posisi siaga.
"Lu-lunar?!"
"Brengsek, pengkhianat bajingan!!"
"Ckh, secepat ini penyamaran ku terbongkar...." decih lidiyah kesal
Suasana menjadi tegang, Lidiyah yang dikepung hampir tak menemukan celah untuk kabur. Ia memutar otak untuk membebaskan diri.
"Huhh, pengkhianat...kufikir sebaiknya kau berkaca lunar! Buka matamu dan lihat siapa yang berkhianat.. "
Boommm!!!
"Aarrghh!! Uhukk.. Uhukk.. "
Setelah meledakan bomflash Lidiyah langsung menekan tombol pada bagian kiri kacamatanya dan langsung pergi secepat kilat dari sana. Butuh beberapa waktu sampai lidiyah berhasil lolos dari kawasan itu. Kini dirinya kembali ke ruangan dimana Liora tengah bekerja. Terlihat Liora tengah membuka beberapa file dari sebuah flashdisk yang baru saja mereka ambil beberapa hari yang lalu.
"Maaf thorn, tapi ini harus berjalan lebih cepat" gumam Lidiyah mengambil ancang ancang.
Dari kejauhan ia memfokuskan fikiran nya pada flashdisk itu, dan beberapa saat kemudian flashdisk tersebut berhasil ia dapatkan dengan cara telekinesis*. Begitu flashdisk itu hilang, Liora langsung menyadarinya dan langsung menyerang lidiyah.
Tak ingin mati secepat itu, Lidiyah langsung kabur. Alarm merah langsung berbunyi, Beberapa mafia langsung menghadang lidiyah yang ketahuan mencuri aset berharga mereka. Lidiyah kewalahan melawan para mafia itu, saat ini bukan hanya dirinya saja yang menggunakan alat canggih untuk meningkatkan stamina dan juga fisiknya. Namun semua mafia disana juga memilikinya.
"Arrgh! Kalau begini terus aku bisa mati sebelum aku bertemu thorn"
"BERHENTI DISANA LIDIYAH!! SERAHKAN KEMBALI FLASHDISK ITU!!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Hidden memories ||MLP2||
Actionsquel dari book my lovers is physco.. setelah kejadian dengan para mafia itu, TTM menjadi hilang ingatan karena reverse mengunci ingatan mereka sementara. saudara mereka yang lain turut bersedih, terutama untuk TC. akankah TTM berhasil membuka inga...
