{ 08. Be mine, I will give you everything}
III
𝚃𝚑𝚎𝚢 𝚜𝚊𝚢, 𝚊𝚕𝚕 𝚐𝚘𝚘𝚍 𝚋𝚘𝚢𝚜 𝚐𝚘 𝚝𝚘 𝚑𝚎𝚊𝚟𝚎𝚗 𝚋𝚞𝚝 𝚋𝚊𝚍 𝚋𝚘𝚜𝚢 𝚋𝚛𝚒𝚗𝚐 𝚑𝚎𝚊𝚟𝚎𝚗 𝚝𝚘 𝚢𝚘𝚞...
[Amsterdam, Belanda, 1975]
Di luar angin cukup berhembus kuat, Pukul setengah tujuh malam Carrie tengah sibuk merajut sebuah syal, duduk di kursi goyang dekat dengan perapian, di atas meja nya terdapat secangkir teh yang masih mengepul panas.
Meski tengah fokus merajut, tetap saja pikiran gadis itu berkelana kemana saja. Kemana perginya James? Dia menghilang begitu saja. Pertanyaan itu tidak sengaja melintas di pikirannya. Jangan tanya kenapa, dirinya saja tidak mengerti.
Sudah lima hari Carrie tidak mendapati kedatangan James semenjak pertemuan terakhir dengan pria itu di sebuah taman tepat di bawah pohon apel. Pria itu tidak lagi memperlihatkan batang hidungnya, bahkan tidak mengunjungi nya lagi, menghilang begitu saja.
Carrie menggelengkan kepalanya. Mengusir jauh-jauh pikirannya, ia bertanya-tanya, mengapa harus memikirkan pria itu. Lagi pula hal itu bagus bukan? James tidak lagi mencampuri urusan dirinya. Carrie menarik nafas lalu menghembuskan nya, mencoba fokus dan tidak memikirkan James lagi, jari nya terus merajut membentuk sebuah syal.
Suara perapian menemani Carrie yang fokus mengaitkan benang rajutnya, hingga terdengar sebuah ketukan pintu mengalihkan seluruh perhatian gadis itu, ia bangkit dari duduknya berjalan mendekati pintu masuk. Dalam hati Carrie bertanya-tanya siapa yang datang bertamu, lagi pula dirinya tidak mengenal siapapun.
Gadis itu membuka pintunya, netra hazel nya menangkap sosok tegap dan tinggi yang berdiri di hadapannya. Pria yang mengunjungi nya itu adalah James. Ia datang dengan penampilan nya yang terlewat rapih, berjas dengan dasi yang di belikan Carrie hari itu sebagai pelengkap. Lengan kiri nya membawa sebuah mantel berwarna merah.
Carrie mengerutkan keningnya, Apa dia seorang cenayang? Ujar Carrie dalam hati, gadis itu bingung baru saja dirinya tidak sengaja memikirkan pria itu, James sudah ada di depan rumah nya.
"Selamat malam Carrie, bagaimana kabar mu?" Tanya James melihat Carrie yang hanya diam entah sedang memikirkan hal apa.
Carrie mengedip kan matanya. "Eh, Aku baik, ada apa James?"
James menarik sedikit sudut bibirnya hingga membentuk sebuah senyuman tipis, ia rindu suara Carrie saat memanggil namanya. "Sedang apa Carrie?" Ucap James berbasa- basi.
"Aku sedang merajut." Jawab Carrie sambil menyelipkan anak rambut nya ke belakang telinga.
"Maaf menganggu mu, Apa kau sudah makan malam?" Tanya James.
Gadis itu berdehem, "Belum, memang nya kenapa?" Carrie bertanya balik.
"Itu bagus, aku ingin mengajakmu ke sebuah tempat. Kita makan malam bersama, bagaimana kamu mau?" Ajak James
Carrie menatap James dari ujung rambut hingga ujung kaki, pria itu terlihat sangat rapih dan harum, sudah jelas jika James memang sudah merencanakan hal ini. Gadis itu tidak enak hati jika dirinya harus menolak niat baik James, lagi pula ini hanya makan malam.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Was Born For You
Random❝Aku memberimu dua pilihan sayang, stay here or I'll lock you up in my basement?❞ 📌 Harap bijak dalam membaca 📌 Harap tidak bereskpetasi berlebihan [ 𝐦𝐮𝐫𝐧𝐢 𝐢𝐝𝐞 𝐩𝐫𝐢𝐛𝐚𝐝𝐢, 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐚𝐝𝐚 𝐮𝐧𝐬𝐮𝐫 𝐩𝐞𝐧𝐣𝐢𝐩𝐥𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐫𝐲𝐚...
