06

2K 164 9
                                        

sesuai janjinya tadi,brama membawa anaknya ke mall.

Brama menatap binggung ke arah prince
Pasalnya prince meminta untuk
Di belikan alat mekup,prince menatap binar jejeran alat mekup yang sangat ia
inginkan

" Siapa yang akan memakainya sayang "

" Prince mau belajar mekup,pokoknya prince mau daddy belikan itu"brama hanya pasrah mengikuti Keinginan kesayanganya ini.

Brama membawa prince ke tempat toko mekup yang berada di mall, bagaimana bisa brama tau tempat peralatan kecantikan wanita?yah karena dia pernah menemani mantan istri nya berbelanja.

"Pilih lah sayang " Ucap Brama dengan lembut membuat para perempuan di sekitarnya terpesona

Prince bingung pasalnya ia tak tau
harus membeli yang mana dan merek apa,dan apa yang harus ia pilih ia tak
tau menau soal mekup.

Akhirnya prince meminta petunjuk dari salah satu perempuan yang menjaga di sana.

Selesai membeli yang ia inginkan
Ia meminta daddynya untuk pulang
karna dia sudah lelah,yang penting ke
inginannya sudah terpenuhi.

brama memeluk pinggang anaknya dengan posesif,dengan satu tanganya
yang membawa belanjaan sang anak
mereka yang melihat keduanya tampak
seperti pasangan gay apalagi brama
adalah idaman para uke dan janda janda pirang di luar sana.

brama membuka pintu mobil mempersilahkan anaknya untuk masuk
terlebih dahulu,setelah anaknya masuk brama ikut masuk ke dalam mobil

brama mengecup singkat telapak tangan anaknya kemudian menancapkan gas mobilnya meninggalkan parkiran mall

sedangkan kevin menunggu keduanya dengan aura yang berbeda, kali ini daddynya harus di beri pelajaran jika ia membiarkan daddynya bertindak lebih,adiknya akan dengan perlahan bergantung pada daddynya tentu saja itu tidak bisa di biarkan dari kecil...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

sedangkan kevin menunggu keduanya
dengan aura yang berbeda, kali ini daddynya harus di beri pelajaran jika
ia membiarkan daddynya bertindak
lebih,adiknya akan dengan perlahan
bergantung pada daddynya tentu saja
itu tidak bisa di biarkan dari kecil kevin sudah mengklaim adiknya sebagai
miliknya!!

" Kaka " Teriak prince dan berlari menghampiri kakanya,ia sangat merindukan kaka nya.

Kevin tak menjawab panggilan adiknya
Kevin mengabaikan adiknya malah menatap Permusuhan pada daddy nya.

" Prince rindu kaka,peluk prince kaka Pinta prince berdiri tepat di hadapan kakanya,tapi ia tidak mendapatkan tanggapan dari sang Kaka malah kakanya terus menatap tak suka pada daddy-nya.

Brama menghampiri anaknya menarik tangan anaknya agar menjauhi anak pertamanya itu,tapi Kevin terlebih dahulu menahan pergelangan tangan adiknya.

" Kau senang bersamanya prince?"Tanya
kevin menatap prince dengan datar

" S-e nang prince s-e nang bersama daddy"prince menjawab dengan gugup
ada yang aneh dengan kakanya kali ini

" Prince dengar kaka!" Kevin mencengkram erat kedua pundak adiknya

" Kaka s-kit "

" Hentikan Kevin kau menyakitinya!" Brama melepaskan tangan Kevin dari pundak prince dan menyembunyikan
prince di belakang punggungnya

" kevin mohon berikan prince padaku daddy,masi banyak wanita dan pria di luar sana yang bisa daddy jadikan sebagai pasangan" ujar kevin memohon pada daddynya

" tidak akan!mari bersaing secara sehat
tidak dengan kekerasaan lihatlah dia
takut padamu" kevin melirik adiknya yang takut menatap ke arahnya

apa yang dia lakukan pada adiknya seharusnya dia tidak bertindak
seperti tadi pasti adik manisnya ini
takut pada nya sekarang

" prince kemari peluk kaka,prince rindu kaka kan " pintanya menatap
prince dengan senyumanya tapi di
balas gelenggan oleh sang empu

" daddy bawa prince ke kamar " ucap
prince dengan pelan

brama menatap remeh ke arah kevin
kemudian membawa anaknya menuju
kamarnya

prince masih tidak paham dengan ucapan kakanya tadi apa kakanya
cemburu padanya karna tidak di ajak
keluar bersama mereka tadi ?

" Tak apa dia tidak akan menyakitimu
brama mengusap wajah anaknya dengan pelan

" apa kaka cemburu padaku karna daddy
tidak mengajak kaka keluar?

"tidak berhenti berfikir yang tidak tidak
sekarang ganti bajumu habis itu makan
malam " brama mencoba mengalihkan
pembicaraan mereka

" prince nggak lapar prince mau tidur
daddy prince lelah mau bobo "

" baiklah cahh sekarang ganti bajumu
sayang "

selesai menganti bajunya prince naik
ke atas kasur daddynya dan ikut berbaring di samping daddynya yang
hanya mengunakan celana tanpa memakai pakaian atas

matanya terus menatap tato tato bergambar bunga yang berada di lengan daddynya pasti akan sangat bagus lagi jika di ukir namanya di lengan satunya
lagi

" ukir nama prince di lengan satunya lagi
prince suka " ujarnya dan masuk ke dalam pelukan sang daddy

" apapun untukmu sayang,sekarang
tidurlah " brama mengusap dan mengecup kepala sang anak

_____

makasih jga dah baca walaupun nggak
jelas 🙏🥲

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 14, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

  Andaresta Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang