sesuai janjinya tadi,brama membawa anaknya ke mall.
Brama menatap binggung ke arah prince Pasalnya prince meminta untuk Di belikan alat mekup,prince menatap binar jejeran alat mekup yang sangat ia inginkan
" Siapa yang akan memakainya sayang "
" Prince mau belajar mekup,pokoknya prince mau daddy belikan itu"brama hanya pasrah mengikuti Keinginan kesayanganya ini.
Brama membawa prince ke tempat toko mekup yang berada di mall, bagaimana bisa brama tau tempat peralatan kecantikan wanita?yah karena dia pernah menemani mantan istri nya berbelanja.
"Pilih lah sayang " Ucap Brama dengan lembut membuat para perempuan di sekitarnya terpesona
Prince bingung pasalnya ia tak tau harus membeli yang mana dan merek apa,dan apa yang harus ia pilih ia tak tau menau soal mekup.
Akhirnya prince meminta petunjuk dari salah satu perempuan yang menjaga di sana.
Selesai membeli yang ia inginkan Ia meminta daddynya untuk pulang karna dia sudah lelah,yang penting ke inginannya sudah terpenuhi.
brama memeluk pinggang anaknya dengan posesif,dengan satu tanganya yang membawa belanjaan sang anak mereka yang melihat keduanya tampak seperti pasangan gay apalagi brama adalah idaman para uke dan janda janda pirang di luar sana.
brama membuka pintu mobil mempersilahkan anaknya untuk masuk terlebih dahulu,setelah anaknya masuk brama ikut masuk ke dalam mobil
brama mengecup singkat telapak tangan anaknya kemudian menancapkan gas mobilnya meninggalkan parkiran mall
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
sedangkan kevin menunggu keduanya dengan aura yang berbeda, kali ini daddynya harus di beri pelajaran jika ia membiarkan daddynya bertindak lebih,adiknya akan dengan perlahan bergantung pada daddynya tentu saja itu tidak bisa di biarkan dari kecil kevin sudah mengklaim adiknya sebagai miliknya!!
" Kaka " Teriak prince dan berlari menghampiri kakanya,ia sangat merindukan kaka nya.
Kevin tak menjawab panggilan adiknya Kevin mengabaikan adiknya malah menatap Permusuhan pada daddy nya.
" Prince rindu kaka,peluk prince kaka Pinta prince berdiri tepat di hadapan kakanya,tapi ia tidak mendapatkan tanggapan dari sang Kaka malah kakanya terus menatap tak suka pada daddy-nya.
Brama menghampiri anaknya menarik tangan anaknya agar menjauhi anak pertamanya itu,tapi Kevin terlebih dahulu menahan pergelangan tangan adiknya.
" Kau senang bersamanya prince?"Tanya kevin menatap prince dengan datar
" S-e nang prince s-e nang bersama daddy"prince menjawab dengan gugup ada yang aneh dengan kakanya kali ini
" Prince dengar kaka!" Kevin mencengkram erat kedua pundak adiknya
" Kaka s-kit "
" Hentikan Kevin kau menyakitinya!" Brama melepaskan tangan Kevin dari pundak prince dan menyembunyikan prince di belakang punggungnya
" kevin mohon berikan prince padaku daddy,masi banyak wanita dan pria di luar sana yang bisa daddy jadikan sebagai pasangan" ujar kevin memohon pada daddynya
" tidak akan!mari bersaing secara sehat tidak dengan kekerasaan lihatlah dia takut padamu" kevin melirik adiknya yang takut menatap ke arahnya
apa yang dia lakukan pada adiknya seharusnya dia tidak bertindak seperti tadi pasti adik manisnya ini takut pada nya sekarang
" prince kemari peluk kaka,prince rindu kaka kan " pintanya menatap prince dengan senyumanya tapi di balas gelenggan oleh sang empu
" daddy bawa prince ke kamar " ucap prince dengan pelan
brama menatap remeh ke arah kevin kemudian membawa anaknya menuju kamarnya
prince masih tidak paham dengan ucapan kakanya tadi apa kakanya cemburu padanya karna tidak di ajak keluar bersama mereka tadi ?
" Tak apa dia tidak akan menyakitimu brama mengusap wajah anaknya dengan pelan
" apa kaka cemburu padaku karna daddy tidak mengajak kaka keluar?
"tidak berhenti berfikir yang tidak tidak sekarang ganti bajumu habis itu makan malam " brama mencoba mengalihkan pembicaraan mereka
" prince nggak lapar prince mau tidur daddy prince lelah mau bobo "
" baiklah cahh sekarang ganti bajumu sayang "
selesai menganti bajunya prince naik ke atas kasur daddynya dan ikut berbaring di samping daddynya yang hanya mengunakan celana tanpa memakai pakaian atas
matanya terus menatap tato tato bergambar bunga yang berada di lengan daddynya pasti akan sangat bagus lagi jika di ukir namanya di lengan satunya lagi
" ukir nama prince di lengan satunya lagi prince suka " ujarnya dan masuk ke dalam pelukan sang daddy
" apapun untukmu sayang,sekarang tidurlah " brama mengusap dan mengecup kepala sang anak