" K-kak iituu... " albian tercengang sambil menunjuk segerombolan laki laki sedang di kerumun siswa siswi lainnya
" mereka sedang apa disini " tanya dirga
alden, albian menggeleng tak tahu, yang mereka lihat adalah anak geng motor yang semalam mengejar mereka
Keempat orang itu menghampiri mereka dengan senyuman tampannya, Albian melihat mereka mengahampirinya segera melarikan diri tetapi ada yang menarik pengelangan tangannya albian langsung menoleh siapa yang menarik nya dan melotot tak percaya albian takut dengan tatapan tajam itu rasanya ingin menangis saja
" hey mau kemana hm? " tanya raden sambil memegang tangan albian
" lepas ish ini sakit tau " albian mencoba melepaskan pegangan raden tapi terlalu kuat
" lepaskan den jangan membuat keributan, kita disini anak baru " januar melelari keributan itu
Raden melepaskan pegangan itu dan tersenyum tak berdosa, albian langsung melarikan diri disusul alden mengejar
" kalian benar pindah kesini? " tanya dirga tak percaya " untuk apa? " tannya nya lagi
" bukan urusan mu " arkha menjawab ketus sambil meninggalkan dirga sendiri dan diikuti yang lainnya
~~~...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
arkha lantas pergi menuju kantin untuk mengisi perutnya dan membelikan titipan teman temannya itu
" buk pesan chicken geprek satu, soto satu sama batagorny dua pedes "
" siap nak eh tapi chicken geprek nya habis ada nya chicken biasa gapapa nak? " tanya ibu kantinnya
Arkha mengngangguk lalu dia beralih melihat sekeliling netranya menangkap segumpalan yang tengah duduk dikatin sambil bermain handpone dia tersenyum itu lelaki yang menarik perhatian nya semalam arkha menghampiri nya sambil tersenyum tampan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Alden tengah berada di kantin seorang diri sambil bermain handpone membalas pesan digrup pesannya karna terlau asik sampai tidak menyadari orang disebelahnya menatapnya kagum , arkha menarik pinggang alden yang ditarik kaget menoleh siapa yang menarik pinggangnya itu arkha
" lo, mau apa lepas " alden mencoba menjauhkan tangannya dari pinggangnya sayangnya arkha lebih kuat, arkha memeluk pinggangnya erat