sedari tadi shaqila hanya diam saja, ia melihat beva yang masih setia duduk di ranjang milik sekala.
"keknya sekala butuh istirahat, mending kita balik ke kamar masing-masing dulu aja" ucap vanya
dinda pun mengangguk setuju
"lagian ada shaqila juga yang bisa liatin sekala"
"kalo ada apa-apa langsung kabarin kita aja ya shaq" lanjut vanya
"oke aman nya"
"sekala, cepet sembuh yaa" ucap beva sambil mengelus pipi sekala lembut, sedangkan shaqila hanya menghembuskan nafas kasar saat melihat itu
"iya bev, thanks" balas sekala
"yaudah kalo gitu kami pamit ya kal, shaq. cepet sembuh lu" ucap vanya
lalu mereka pun keluar dari kamar nomor 48 itu.
***
sekala sudah sembuh dari 2 hari yang lalu
pagi ini, sekala dan shaqila pergi bersama ke sekolah
"ini gara-gara lo sih, lama banget mandi nya" protes sekala menyalahkan shaqila
"LAH.. ORANG KAMU YANG BANGUN NYA LAMA BANGET" balas shaqila
"ya kalo dah tau gue lama bangun, kenapa ga lo duluan aja pergi nya?" tanya sekala
"kamu tu ya-" ucap shaqila terpotong karna ada yang memanggil
"SEKALA! SHAQILA!" panggil seseorang
"mampus ci pio" gumam shaqila
"kabur?" tanya sekala
shaqila menggeleng
"jangan!" bisik shaqila
"jangan kabur lagi ya kalian! jam segini kok baru dateng!" ucap ci pio
shaqila dan sekala hanya menunduk
"kalian sudah tau kalo sekolah itu masuk jam 7.00 dan sekarang sudah pukul 7.30" ucap ci pio
"iya ci, maaf ci" ucap mereka bersamaan
"kalian harus di hukum, dan sebagai hukuman nya kalian bersihkan ruang seni yang ada di gedung B" ucap ci pio
"HAH?! yang bener aja ci bersihin ruang kosong gitu, mana cuma kami berdua doang, kan serem ci" balas shaqila tak terima
"untung ga saya suruh bersihin gudang belakang" ucap ci pio
"yaelah ci, marah-marah doang kerjaan nya" gumam shaqila
"eleh eleh.. kamu mah ya-" ucapan ci pio pun terpotong
"iya ci kami bakal bersihin" ucap sekala
"nah bagus, yaudah nanti saya kesana ya untuk ngecek kalian" ucap ci pio
"iya ci" balas mereka serentak, lalu ci pio pun pergi
"ADUHHHH, males banget" rengek shaqila
"ayo.. ga ada waktu buat ngeluh" ucap sekala lalu meninggalkan shaqila disana
———
"hadeh.. yang bener aja bersihin ruangan segede ini" ucap shaqila menghela nafas nya kasar
sekala pun masuk ke ruangan itu.. banyak lukisan-lukisan abstrak yang ada di lantai maupun di dinding
ia mengamati satu persatu lukisan yang terpajang.
"mulai dari mana yaa.." gumam shaqila sambil melihat sekeliling ruangan yang di penuhi lukisan-lukisan.
"oh idupin lagu dulu aja deh" shaqila pun mengeluarkan hp nya dan mencari aplikasi khusus mendengarkan lagu, apalagi kalau bukan, spotify.
KAMU SEDANG MEMBACA
roommate
Novela Juvenilsetelah kata-kata "i love you in every universe" sama "i love you to the moon and never back" bakal ada kata-kata apalagi ya??? anw, happy reading!!!
