6√hari yang menyebalkan

284 25 15
                                        

Hallo aku bakalan up ceritanya lagi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hallo aku bakalan up ceritanya lagi.
Stay in my story and don't forget coment, vote and follow guys see you again. Tunggu part selanjutnya
....
Thank you


Sekarang ini zein membawa fanya ke uks, menggendong nya ala bridel style. Perempuan ini cukup berat sekali menurut nya.

"Woy!!, bantuin dong berat nih." Lelaki itu berteriak. Saat ruang uks itu sudah dekat.

"Iya-ya ayo bantuin". Petugas PMR itu langsung membantu, dengan petugas yang lainnya.

zein membaringkan gadis itu diatas brankar uks. Setelahnya ia pergi menunggu diluar.

Pintu uks yang dari tadi tertutup. Kemudian terbuka, dan memperlihatkan petugas PMR tadi. Yang mengurus fanya didalam. Petugas itu adalah alana.

"Loe apain dia, nyampe pingsan kaya gitu". Alana yang sudah memeriksa fanya. Kemudian bertanya langsung pada zein, yang ada dihadapannya. Soalnya zein lah yang membawa fanya ke uks. Maka dari itu alana sedikit curiga kepadanya.

"Lah!!, loe ngapain salahin gue. Orang dia lagi dihukum sama bu vindy, makanya pingsan". Jelas zein

"Owh, dia belum makan". Jawabnya singkat

"Tapi dia bakalan sadarkan?". Tanya zein pada alana merasa panik pada keadaan perempuan yang ada diruang uks.

"Iya sedikit lagi dia bakal sembuh kok, loe gausah khawatir tenang aja".

"Eh_ rel itukan bos zein ngapain dia sama alana."Niko melihatnya duluan bahwa zein dan alana sedang berbicara berdua didepan ruang uks.

"Owh iya, samperin yuk penasaran gue".

Melihat zein sedang ada di dekat uks. Teman-teman nya langsung menghampiri dirinya dan mengganggu pembicaraan mereka berdua .

"Heh ngapa loe ada disini sama alana. katanya loe telat". Derrel menepuk pundak zein, kemudian dia juga mengajukan pertanyaan.Aneh sekali ketua nya ini. kenapa dia berada dekat uks. Dan bersama alana pula sedang mengobrol.

"Apasih, rel nepuk-nepuk pundak gue".

"Iya, kenapa loe ada disini. Ayoo jan_jan ada udang dibalik batu nih". Niko meledek zein dengan tatapan mata yang disipit-sipitkan. Ini adalah tatapan yang mengintimidasi keduanya yang sedang kepergok , ada saja ulah niko ini.

"Loe pada gausah kepo, ayoo kantin". Zein mengalihkan pembicaraan kedua temannya yang absurd ini. Dia tidak mau membicarakan gadis itu sekarang.

Brigez RiderCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang