Ana Jannairah, seorang gadis desa,gadis cantik si penyuka hujan. Baginya hujan adalah sesuatu yang menyenangkan dikala masalah datang.
Hingga suatu hari takdir datang padanya,ia menikah dengan seorang laki laki tampan bernama Kenzi Ardhantara. Kenzi...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jangan lupa utamakan vote sebelum baca,dan komen juga.
Kalau ada TYPO bantu tandai aja
Terimakasih
HAPPY READING
*****
Hari yang di tunggu-tunggu Ana telah tiba,Ana terlihat sangat cantik dengan pakaian pengantin sederhana berwarna putih,tak lupa dengan polesan make up natural menghiasi wajah nan cantik nya.
"Masya Allah, sahabat ku cantik sekali."Kagum Citra.
Ana tersenyum."Cit,ini aku beneran mau nikah."
"Iya Na, bentar lagi kamu akan menikah,calon mempelai laki laki kamu bentar lagi akan sekarang datang,dia akan datang dengan membawa kuda putih bak Pangeran menjemput sang ratu."
"Apa sih."Ana tersenyum malu di buatnya.
"Kamu tau Cit,aku benar benar gak nyangka kalau aku akan menikah secepat ini,kamu tau sendiri kan usia ku masih muda,masih 19 tahun."
"Gak papa Na,itu artinya jodoh kamu dekat."
Ana mengangguk dengan mengulum senyum."Semoga acaranya lancar ya Cit."
"Aamiin."Citra mengaminkan.
"Kamu tau Na, sebentar lagi kamu akan menikah, sebentar lagi kamu akan menjadi Seorang istri,dan sebentar lagi kamu akan menjadi milik orang lain,itu artinya kamu akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama suami kamu nanti."
"Na, aku takut."
"Takut kenapa."Tanya Ana.
"Aku takut suami mu nanti membawa kamu pergi bersama nya,kamu tau sendiri kan calon kamu itu dari jakarta,dia pasti akan membawa kamu pergi ke Jakarta,dan jika itu terjadi,lalu di sini aku sama siapa,nanti siapa yang bisa aku ajak curhat, bercanda.Na,aku benar benar gak mau jauh dari kamu."Ungkap Citra.
Ana bergeming mendengar nya,ia baru menyadari akan hal itu."Cit,kamu jangan takut,aku gak akan ninggalin kamu kok,kalau pun nanti aku pergi sama suami aku,aku gak akan melupakan kamu,kamu itu sahabat terbaik aku,kamu sudah aku anggap seperti kakak ku sendiri,gak akan ada yang merubah persahabatan kita."
"Nanti kalau aku pergi bersama suami aku,aku janji sama kamu,aku akan sering datang kesini untuk menemui kamu,kamu jangan sedih ya Cit,kalau kamu sedih aku juga ikut sedih nih,masa kamu tega sih buat makeup ku ini luntur."Tutur Ana dengan sedikit gurauan.
Citra terkekeh mendengar nya,ia mengangguk, Gadis itu menghapus air mata nya yang berhasil lolos."Makasih ya Na."Citra memeluk Ana dari samping."Makasih kamu udah mau jadi sahabat terbaik ku."
"Sama sama Cit, makasih juga karena kamu udah selalu menemani aku."Ana membalas pelukan Citra.
"Aku akan selalu mendoakan kamu Na,aku ingin melihat sahabat aku bahagia setelah menikah."