Sudah lama sekali ternyata diriku tidak menulis dan mengabadikan kisahku dalam tulisan. Kali ini aku mau berbagi sedikit kisahku pada sebuah acara pesta sastra. Ini adalah sebuah acara perdana yang dilaksanakan oleh para penggiat sastra di kotaku. Acara ini dilaksanakan selama dua hari di sebuah desa yang jaraknya sekitar 25km dari rumahku, tepatnya di lereng pegunungan Argopuro.
Di hari pertama aku disambut baik oleh Pak Yopi. Beliau adalah rekan dari dosenku. Kami kenal di sebuah acara cukil kayu bulan lalu yang sayangnya aku tidak sempat tuliskan di sini waktu itu. Singkat cerita dalam kesempatan yang telah lalu aku telah banyak bertanya dengan beliau terkait sastra dan hari ini pertemuan kami kembali terjadi dalam sebuah pesta sastra hyang Argopuro.
Aku tidak datang sendirian. Aku bersama dengan Arif temanku. Kami sampai di desa ini pukul setengah sembilan pada tanggal 18 September 2024 kemarin. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, hari pertama kami diberi bekal teori untuk mencari data di lapangan. Kebetulan salah satu pematerinya adalah Mas Hakim, iya beliau adalah salah satu narasumber yang pernah kumintai data saat proses observasi penelitian skripsiku pada bulan November 2023 lalu.
Aku berkenalan dengan Imel, dan Muna teman kamarmu yang merupakan anak sejarah angkatan 23. Aku juga kenal Imma, dia warga lokal di sini. Dari 24 peserta hanya kami 4 perempuannya. Acaranya sangat santai dan bermanfaat sekali. Kita diberikan dasar-dasar dalam penelitian budaya itu gimana.
Di hari kedua. Kami dibagi menjadi 2 kelompok untuk meliput dan mencari data di masyarakat. Aku dan Arif juga 9 orang lainnya mendapatkan lokasi di desa Karangpring untuk mewawancarai tentang adanya Sandur Tanean. Jalannya cukup terjal ditambah motorku yang memang kurang mendukung itu jadi sebuah cerita sih bagiku pribadi hehe. Ditambah Arif asam lambungnya kambuh di hari kedua ini, untungnya segera membaik :)
Ada cerita juga, di mana aku yang besar ini tidak sengaja merusakkan kursi narasumber yang ku datangi huhu, untung beliau tidak marah, terlepas mungkin kayunya sudah lapuk, tapi rupanya emang sudah semestinya aku diet ya. Terus juga kita habis mbolang tadi hehe. Bocil lokal yang jadi petunjuk arah malah membuat kita berputar-putar ke lokasi penelitian hingga petusuri sungai. Tapi overall aku senang
KAMU SEDANG MEMBACA
UNIVERSITY
De TodoHai, semuanya. Perkenalkan namaku Antartika. Di sini aku cuma mau curhat soal dunia kuliah yang sedang aku jalani. Aku Mahasiswa Baru Angkatan 2020 Program Studi Sastra Indonesia. Semoga ada manfaat dari curhatan yang aku tulis ini, kurang lebihnya...
