quatorze

1K 61 1
                                        

Sudah sekitar satu bulan Junghwan dirawat bahkan guru-guru dan teman-temannya baik teman sekelas maupun teman satu ekstrakurikuler nya di basket sudah menjenguknya. Walaupun ia belum sepenuhnya ingat, tapi dokter yang menanganinya mengatakan jika Junghwan sudah boleh pulang tetapi belum di perbolehkan masuk sekolah.

Keluarga Junghwan jelas sangat bahagia mendengar kabar itu, bahkan Jeongwoo langsung saja ke rumah sakit saat pulang sekolah bersama Haruto dan Doyoung. Jaehyuk sendiri juga pulang lebih awal dari biasanya.

"Gimana adek rasanya udah boleh pulang?" Tanya Asahi pada Junghwan yang saat ini mereka sedang dalam perjalanan ke rumah dengan Jeongwoo yang menyetir.

"Seneng banget papi, tapi kenapa adek gak boleh langsung sekolah?"

"Kamu istirahat dulu sayang, minggu depan juga udah boleh masuk sekolah lagi kok."

Junghwan mengangguk dan melihat ke arah jendela, ia menikmati pemandangan di kiri jalan banyak sekali orang-orang di jam-jam pulang kerja seperti ini.

Tak lama kemudian mereka sampai, Doyoung dan Haruto sudah di pulangkan tadi. Mereka berdua hanya menjemput Junghwan saja karena kalau mampir bisa terlalu malam mereka pulang.

Junghwan diantar Asahi ke kamarnya, si bungsu sudah rebahan sambil melihat ke sekeliling kamarnya yang bisa dibilang masih sedikit asing.

"Ini hp kamu, papi tinggal ya kalo ada apa apa langsung ke bawah aja."

Junghwan mengangguk, ia membuka ponselnya dan sedikit tersenyum melihat lockscreen ponselnya foto keluarganya. Ada untungnya ia menggunakan pin ulang tahun sebagai pin ponselnya jadi ia bisa dengan mudah membukanya.

Banyak notifikasi yang muncul di ponselnya, ia membuka satu persatu aplikasi serta sosial medianya untuk sekedar memeriksa apa ada hal penting yang tidak ia tahu.

Matanya tak sengaja melihat notifikasi pesan dari Doyoung, ia segera membukanya dan membaca sekilas chat beberapa waktu lalu dengan Doyoung.

"Gue sedekat itu ya sama kak Dobby?" Gumamnya sambil terus membaca chat lamanya.

Junghwan segera menaruh ponselnya saat mendengar suara Jaehyuk, ia segera turun dari kamarnya dan benar saja Jaehyuk sedang mengobrol dengan Asahi juga Jeongwoo.

"Daddy?"

Jaehyuk tersenyum mendengar suara itu, ia berjalan mendekati si bungsu dan memeluk erat tubuh besar anaknya.

"Welcome home, sayang." Ucap Jaehyuk sambil menepuk pundak Junghwan.

Junghwan tersenyum dan membalas pelukan erat Jaehyuk, "thanks daddy!"

Asahi dan Jeongwoo ikut tersenyum melihatnya.

─────
Pagi ini hari dimana Junghwan sudah diperbolehkan masuk sekolah kembali, setelah memakan sarapannya ia pun berangkat dengan Jeongwoo karena Junghwan belum begitu ingat jalan menuju sekolah.

"Abang sama Haruto juga?" Tanya Jaehyuk

"Gak kok, mau sama adek aja Haruto juga katanya mau sama supirnya."

Jaehyuk pun hanya mengangguk sebagai jawaban.

"Hati-hati ya bang, adek jangan terlalu ngebut."

"Siap papi, daddy! Kalo gitu kita berangkat ya." Pamit Jeongwoo dengan menyalimi tangan kedua orang tuanya diikuti juga oleh Junghwan setelahnya.

"Abang hati-hati!"

Jeongwoo mengacungkan jempolnya sebagai jawaban.

Hari ini Jeongwoo membawa motornya dengan kecepatan sedang dan juga suasana jalan pagi ini belum begitu ramai.

Pacar - HwanBby [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang