semua kehidupan manusia sudah ada yang mengatur.
bahkan plot twist alur kehidupan yang tidak kita duga pun akan terjadi. all the keys to problems are in all the tests of life. friendship, family and romance.
maaf, ada area toxic relationship.
semog...
"Cinta sejati tak harus menyatu, kadang cinta sejati itu terpisah namun tak ada yang berubah."
• B • A • R • A •
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mala mematung di tempat. Mulutnya tertutup rapat, badannya sulit digerakkan. Tiba tiba ia menjadi kaku. Menjadi kaku setelah mendengar semua perkataan Rakha.
Selama ini perasaanya terbalas?
Namun nyatanya Mala masih sangat marah kepada Rakha. "Kamu pikir dengan sikap kamu kaya gitu ngebuat aku baik baik aja?"
"Engga!"
Ucapan terakhir Mala sebelum ia keluar dari ruangan kamar Rakha. Mala membuka pintu lalu berlari, tanpa menoleh kearah teman dan kakaknya.
Di dalam sana Rakha terdiam. Semua ini memang salahnya. Keegoisan dan rasa takut menghancurkan semuanya. Rakha menatap atap atap langit rumah sakit. Air matanya mengalir satu tetes.
Begini rasanya ditolak? Rakha baru merasakan. Ternyata sesakit ini.
Semuanya sudah hancur. Apa yang bisa di perbaiki? Mala sudah membencinya. Mala sudah tidak menyukainya.
Tiba tiba semua teman teman Rakha masuk. Mereka melihat Rakha yang sedang melamun dengan menatap atap atap langit. Mereka melihat air mata yang keluar di mata Rakha. Pasti ada sesuatu yang terjadi, pikir mereka.
"Rakh?"
Rakha yang mendengar namanya dipanggil cepat cepat menghapus air matanya yang sudah mengalir. Ia tidak ingin terlihat lemah di depan teman temannya.
"Kenapa? Mala tiba tiba lari, terus lo nangis? Ada apa?" Tanya Afan, Rakha diam. Ia bingung menjawab pertanyaan dari Afan.
Zaki peka yang peka pun berkata, "lo suka sama Mala? Kejar dia, jangan beranggapan kalo Mala benci lo, semuanya masih tentang lo. Mala cuman kecewa sama lo, perjuangin dia. Jangan lo sia siain dia lagi."
Tatapan Rakha masih kosong. "Kalo gue perjuangin Mala, apa Mala bakal balik lagi ke gue? Dia ga benci gue kan?" Tanya Rakha, sontak dengan cepat Afan menggeleng.
"Bener yang di ucapkan Zaki. Semuanya masih tentang lo, pas tau lo di kerumah sakitin dia keliatan khawatir banget"
"Dia cuman mau introspeksi diri menjadi manusia yang pantas dicintai, Mala menjauh dulu."
"Inget, semua yang udah di takdirkan buat lo pasti bakal kembali ke tangan lo."