Namaku Lily.
Aku memiliki kehidupan yang membosankan.
Aku lelah dengan semua pekerjaan kantorku, ditambah suasana memuakkan yang akan kutemui dirumah sungguh membuatku malas untuk pulang. Bayangkan saja, aku merasa bak hidup sebatang kara di dunia ini.
Kulangkahkan kakiku yang saat itu sudah sampai dipintu depan rumah. Aku membuka kuncinya dan segera masuk. Kunaiki tangga menuju kamar dan berniat segera merebahkan badanku diatas kasur.
Saat aku membuka pintu kamar, aku tercekat mendapati diriku sudah bersimbah darah diatas kasur dengan kepala yang terpisah dari badannya.
Jantungku berdegup kencang dan aku tak dapat berkata-kata.
Apa yang sedang kulihat saat ini?
Apa ini semacam ilusi?
Apa sekarang aku sudah mati?
Atau aku terlalu lelah sehingga mendapatkan halusinasi bahwa diriku telah terbunuh?.
Aku mundur beberapa langkah untuk menjauh dari kamar, dan berusaha untuk mengatur nafas.
Aku menangis sejadi-jadinya. Jantungku masih belum berhenti berdegup kencang sebelum kemudian aku tersadar akan sesuatu.
Ya, aku menyadari betapa bodohnya diriku ini.
Ketika itu pula, segera kuganti tangisan cengengku dengan tawa bahagia yang tak bisa kuhentikan.
Kini aku bisa menikmati segalanya.
Question :
Kenapa Lily tertawa bahagia dan berkata demikian?
KAMU SEDANG MEMBACA
Horror Riddle [sub Indonesia]
FanfictionCerita ini berisi cerita- cerita horror pendek yang memiliki arti tersendiri. Kalian tidak hanya sekedar membaca tapi juga menebak apa maksud dari cerita ini. Dan cerita ini saya copy dari blog yang pernah saya baca. Walau pun, ada yang saya tulis...
![Horror Riddle [sub Indonesia]](https://img.wattpad.com/cover/36103743-64-k45683.jpg)