"selamat pagi tuan Wang" sapa beberapa maid yang berpapasan dengan Wang yibo yang sedang berjalan kearah ruang makan
"Hm" jawab Wang yibo tanpa melirik sambil berjalan angkuh
"Silahkan tuan Wang" ucap maid sambil menarik kursi untuk Wang yibo
Tanpa menjawab Wang yibo mendudukan diri di kursi yang sudah tersedia
"Tu-"
"Tidak" Wang yibo langsung memotong saat maid akan buka suara, Wang yibo sudah tau jika maidnya akan menanyakan apakah Wang yibo akan sarapan terlebih dahulu atau tidak, maka dari itu ia segera menjawab tidak, karna masih ia sendiri yang duduk di ruang makan
"Baik tuan" lalu sang maid memundurkan diri menjauh dari meja makan
Wang yibo menelisik dengan tatapan tajamnya kearah barisan maid yang bertugas di ruang makan
Semua maid tidak ada yang berani mengangkat kepala karna mereka paham sedang di tatap tajam oleh sang tuan besar
"Bibi su"
"Saya menjawab tuan Wang" respon salah satu maid lalu segera melanjutkan "bibi su masih belum turun tuan"
Mendengar jawaban tersebut Wang yibo semakin menatap tajam para maidnya, dan tentunya para maid sekarang ini rasanya seperti kehilangan darah di tubuhnya menerima tatapan tajam dari tuan Wang
Sedangkan di kamar lain dimana berada 3 orang berbeda usia, terlihat 2 orang sedang berusaha keras sedari tadi membangunkan 1 orang yang masi setia terlelap bersama mimpinya
"Astaga kinci ayo bangun nak" ucap bibi su ke sekian ribu kali pada xiao Zhan namun yang di bangunkan tidak bergeming sedikitpun
"Zhanzhan bangun, hey, zhanzhan" Dylan pun sama ia juga sudah ribuan kali membangunkan kelinci kecil di hadapanya ini
"Bagaimana ini Dylan?"
"Aku juga tidak tau bi, pekerjaan ku menjaga orang bukan membangunkan Bayi kelinci kebal seperti ini" keluh Dylan
2 orang yang biasanya tidak pernah akur ini sekarang sedang merasakan frustasi yang sama, bagaimana tidak jam sudah menunjukan pukul 07.00namun si kelinci tidak bisa di bangunkan sedari 1½ jam yang lalu
"Pasti tuan Wang sudah marah besar di bawah arrggh" frustasi bibi su
"Ishhhh ini salah tuan Wang juga, kenapa harus memforsir kelincinya, begini kan jadinya"
Ya si zhanzhan kelelahan karna latihanya kemarin yang menguras tenaga tentunya, mungkin terlihat sepele namun ini adalah kali pertama bagi xiao Zhan dan jangan tanya saat bersama Wang yibo si kelinci kecil ini tidak di berikan istirahat sama sekali bahkan sampai mereka pulang terlambat karna ulah si tuan Wang
"Eegggh"
"Kinciii/zhanzhan" ucap bibi su dan Dylan bersamaan saat mendengar lenguhan si kelinci
Xiao Zhan menggeliat sambil mengucek matanya
"Ahirnya kinci bibi bangun juga"
"Tcek, kau terlambat Zhan" tungkas Dylan
Xiao Zhan yang semula masih meregangkan ototnya dan menikmati mengucek mata sambil menguapun ahirnya tersentak
"Hah, apaa? Jam berapa ini ge? Bibi? "
"Astagaaa, bibi cepat bantu zhanzhan mandi" setelah sadar akan keterkejutannya Xiao Zhan dengan cepat menyibak selimut dan melompat dari kasur
"Bibi ayooo" teriak si kelinci sambil berlari ke arah kamar mandi
Bibi su dan Dylan saling pandang lalu sama - sama menggeleng melihat kelakuan si kelinci tuan Wang nya, tanpa menunggu lama bibi su segera menyusul si kelinci agar cepat selesai acara mandinya
KAMU SEDANG MEMBACA
Destiny (Yizhan) END Pdf
Romancesebuah kehidupan memang penuh dengan kejutan, begitupun dengan takdir kita tidak pernah tau seperti apa ujung dari takdir kita yang kita bisa hanyalah melakukan semua hal dengan baik dari setiap takdir kehidupan kita "terimakasih sudah hadir di hid...
