3. BaEgu !!!

27 12 13
                                    

"Pemain voli pasti ingin selalu bertahan di lapangan, begitupun dengan cinta. Seperti voli, ia membutuhkan perjuangan agar dapat bertahan dan selalu menjadi pemenang pada hati yang dicintai"

 Seperti voli, ia membutuhkan perjuangan agar dapat bertahan dan selalu menjadi pemenang pada hati yang dicintai"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Embun hujan menari di jendela, menciptakan dunia mini di atas buku-buku. Halaman-halaman yang rapuh berbisik ketika buku-buku tersusun rapi di rak kayu. Suara langkah kaki yang halus terdengar di lantai kayu yang berdebu. Cahaya temaram menerangi sudut-sudut yang tertutup. Aroma kertas tua menguar di udara. Minji larut dalam suasana perpustakaan itu, tapi tiba-tiba, halaman sebuah buku berputar sendiri.

Ada sesuatu yang tidak biasa di perpustakaan ini.

"Ini dimulai," bisik suara samar dari antara rak-rak buku.

Minji menghampiri suara yang samar dan menemukan selembar kertas yang tersembunyi di balik rak. Ia meraih kertas itu. "Klub voli Hanlim ?"

   
                                       🏐🏐🏐


Aldrich meletakkan ransel miliknya di ruang ganti, ia mulai melepas atasannya dan mengganti nya dengan jersey bernomor punggung 5,"baju ini bosenin banget"

Aldrich menggasak bola voli dengan perpaduan warna orange dan biru, Aldrich menggertakkan bola di tangan, matanya penuh kepercayaan. Dengan gerakan elegan, ia melompat dan melepas pukulan tajam. Bola itu jatuh tepat di ujung lapangan.

"Servis jump float, kombinasi kecepatan dan teknik yang luar biasa," ujar Lucas penuh kekaguman

"OII ALDRICH ! KENAPA KAU SUDAH MULAI DULUAN!" teriak Eun Ho berlari ke arah Aldrich

Aldrich melemparkan bola voli tepat ke arah Eun Ho,"APA MASALAHMU DASAR DAUN BAWANG !"

Eun Ho menerima bola itu dengan wajahnya, ia terguling ke belakang tetapi langsung mengambil posisi dan menyeringai "Ayo berikan toss padaku !"

"Gak !"

"Ayolah...atau kau ajari aku bagaimana servis seperti tadi ?"

"Pokoknya cukup lompat lalu wush setelah itu boom " Aldrich mempraktekkan dengan gerakan tangan

Eun Ho mempraktekkan gerakan yang dicontohkan Aldrich,"wush lalu boom, gini ?"

"Mereka memang orang aneh," ucap dajoon dari kejauhan

"Gak tau, lakukan saja dengan bola langsung," jawab Aldrich

"LIHAT YA !" Eun Ho melemparkan bola voli itu ke atas, ia melompat sangat tinggi dan bersiap untuk memukul bola "boom" bola itu tak tersentuh sama sekali.

"Bwahahaha , 30 kali menang 29 kali kalah," ejek Aldrich

"Heh kau salah hitung ! Kemarin kan aku menang darimu memakan lobak !" Eun Ho memajukan bibirnya

Aldrich dan Eun Ho memang rival sejati, bukan hanya dalam voli, kegiatan lain pun mereka selalu bersaing dan tak ingin kalah.

"SEMUANYA MERAPAT, DAN BERBARISLAH !" teriak Lucas

Semua anggota bersemangat terkecuali Aldrich dan dajoon, mata mereka berbinar kala melihat gadis cantik yang berdiri tepat di samping Lucas.

Jihoon menyisir rambutnya dengan jari. Yisoo merapikan kerah yang yang sebetulnya sudah rapi itu.

"Eumm...ekhm, kau ada perlu apa gadis cantik?," ucap Yisoo

Gadis itu hanya terdiam, ia menundukkan sedikit kepalanya ke arah Yisoo.

"Dia pemalu ya?" Yisoo membatin

"Kalian ingat saat aku mengatakan akan mencari manager?" tanya Lucas

"Ya !!!" jawab semua serentak

"Aku cukup khawatir sebelumnya karena tidak ada yang mendaftar sama sekali"

"Lalu bagaimana ?"

"Tapi barusan saat aku melewati perpustakaan lama, aku melihat gadis ini keluar dari sana dan membawa fomulir pendaftaran"

"Kau kenapa bisa masuk ke sana?, kau tidak apa-apa kan?," tanya Jihoon khawatir

"A-aku hanya..., ah bukan apa-apa, aku baik-baik saja kok"

"Syukurlah kalau begitu"

"Lalu apakah kau akan jadi manager kami ?" tanya Jihoon lagi

"Perkenalkan aku Kim Minji, dari kelas 1-2 , aku akan jadi manager kalian. Mohon bimbingannya !" ucap Minji sembari menganggukan kepalanya

"Whoaaaaa aku iri sekali, dia sekelas denganmu Aldrich!" ujar Yisoo

"Memang aku kelas berapa ?"

"Kau memang maniak voli"

"Tapi minji...aku belum pernah melihatmu sebelumnya," tutur Eun Ho

"Aku siswi baru...aku baru masuk hari ini"

Minji mencuri pandang. Ia penasaran dengan lelaki bersurai hitam legam yang tak lain ialah Aldrich. Minji berdebar kala manik keduanya bertemu, pipi gadis itu memerah saat Aldrich berjalan mendekatinya.

Aldrich mengayunkan lengannya dan menyentuh lembut ujung rambut Minji

Deg.

"kau, pendek sekali ," ucap Aldrich yang membuat Minji tersentak kaget

"HEI KAU BODOH YA! KENAPA MENYENTUH RAMBUTKU, TERLEBIH LAGI BERUCAP TIDAK SOPAN !" omel Minji

"Aku salah, dia sama sekali gak pendiam" ucap Yisoo dalam hati

Aldrich menorehkan wajahnya pada Lucas,"Dia managernya?" Lucas mengangguk. Aldrich kembali mengarahkan pandangannya ke Minji,"apa kemampuanmu?"

Minji menjauhkan tubuhnya dari Aldrich, ia mengangkat pandangannya dan tersenyum hingga menampakkan gigi kelincinya,"AKU BISA BUAT KALIAN MENANG DI PERTANDINGAN NASIONAL !"

"Kau sudah berfikir sejauh itu, kuharap bukan omong kosong"

"Ck, kau berbeda sekali !" Minji kesal, ia memalingkan pandangannya

"Memang kau tau apa tentangku !"

Kau itu masa depanku bodoh!



To Be Continued

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 31, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

BaEgu !!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang