Happy Reading!
.
.
.
Akhirnya mereka berdua sampai di studio yang di maksud oleh Konohamaru. Sasuke bergegas ganti baju sesuai yang tadi dipilihkan Karin.
Menunggu Sasuke selesai bersiap, Karin dan Konohamaru menyiapkan tempat pemotretan.
"Ini kan dekat pusat kota, tapi kenapa sepi begini?" tanya Karin tiba-tiba begitu melihat arah luar jendela.
"Hm, entahlah aku pun tak mengerti. Mungkin belum rezekinya?"
Di sebrang sana terdapat studio foto yang cukup ramai pengunjung. Padahal yg tempatnya tak jauh berbeda dengan milik Konohamaru. Tapi, studio miliknya sampai di tutup begini saking tak ada peminat nya.
Srek...
Sasuke keluar dan bergegas menghampiri keduanya. Namun dia malah kelihatan kebingungan, entah mengapa ada kabut yang menutupi nya.
Biasanya kalau dia menyentuhnya akan hilang, tapi kali ini tidak. Kabut itu tak hanya satu tapi, di tiap sudut yang ada dalam ruangan.
"Sasuke lama sekali, dia ganti baju atau ke kamar mandi, sih?" Karin pun menghampiri Sasuke, dia bisa melihat temannya itu seperti orang kebingungan.
"Karin?" Sasuke langsung ditarik perempuan merah itu menuju tempat shoot.
Konohamaru menegakan tubuh nya menyiapkan kamera. "Lama sekali bung, apa kau tersesat?"
Sasuke terperangah, menatap kaget Konohamaru. Tampaknya, pemuda berkacamata itu memiliki maksud lain.
Selesai pemotretan, Konohamaru menemani Sasuke di luar ruang ganti. Begitu keluar, Konohamaru melepas syal nya dan mengibaskan nya.
"A, apaan itu tadi? Kau sedang apa?"
Konohamaru bersin. "Duh, debu nya banyak. Sudah kan? Ayo keluar, mau aku tutup studio nya."
Sasuke masih memikirkan yang terjadi pada kabut sebelumnya menutupi pengelihatan nya. Ia melirik Konohamaru masih sibuk mengunci gembok toko yang sudah tak banyak pelanggan itu.
"Ada apa? Kau melamun kan apa?" tanya Konohamaru begitu menghampiri Sasuke.
Sasuke melihat sekeliling. "Dimana Karin? Bukan nya, diae keluar bareng kita?"
"Oh? Kau tak dapat chat? Dia pamit duluan ada urusan katanya."
Sasuke mengangguk sambil membaca pesan dari Karin. "Kalau begitu, aku pulang dulu."
"Eh? Kau nggak bertanya?"
Sasuke menoleh ke arah Konohamaru. "Tanya tentang apa?" Bukannya setelah jadi model, tugasnya selesai?
"Ah, ya sudahlah. Kau hati-hatilah dijalan jangan pernah meleng." Konohamaru berbalik pergi.
Sasuke menunggu lampu merah. Ia sibuk dengan handphone nya. Teman-teman nya sedang membahas pesta untuk merayakan kepindahan nya di apartemen baru, karena sudah selesai ia rapihkan semua barang-barang nya.
Sebuah truk melaju kencang dari arah sana. Saat itu Sasuke melirik lampu telah berubah, kemudian berjalan maju. Pejalan kaki hanya dirinya seorang yang menyebrang. Dan kejadian itu sangat cepat, ia tak bisa bergerak dari tempatnya. Melihat lampu truk menyorot nya.
Brak!
Tiit... Tiit... Tiit...
Suara dari monitor detak jantung terhubung dengan tubuh Sasuke.
Haaah..
Sasuke bernafas di balik alat bantu nafasnya. Matanya tampak sayu, ia melihat bayangan sosok asing berada di sisi nya. Ia merasa tak kuasa menahan kantuk dan kembali terpejam.
Sebulan kemudian
"Sudah kubilang! Di sana itu ada sesuatu yang jahat. Karena tidak mendengarkan kata-kata kakek, inilah yang terjadi." Madara tengah duduk mengupas buah untuk Sasuke yang terbaring di atas bangkar sana.
"Haah, kakek tahu kan. Kalau kecelakaan nya terjadi di persimpangan jauh sekali dari apartemen. Jangan membahas nya lagi kek, kalau aku tidak tinggal di sana. Apa aku harus tinggal ditempat mistis itu lagi." ucap Sasuke kesal.
Madara berhenti mengupas, kemudian bangkit. "Kalau begitu, biarkan pria tua ini kembali ke tempat mistis itu."
"Ah, aku tak bermaksud-"
Madara tak mendengarkan dan langsung pergi begitu saja. Tanpa berkata apa-apa lagi pada Sasuke.
Sasuke tersadar apa yang diucapkan nya sudah kelewatan. Ia memejamkan matanya lalu membukanya lagi. Sesuatu seperti mimpi buruk baginyanya, benar menjadi kenyataan.
"Ah, tidak seru ah. Kalau perayaan harus ada alkoholnya, dong. Sasuke nggak akan minum juga, kan. Dia bakalan tahu sendiri." ocehan Naruto seperti biasanya menghiasi hari-hari para pemuda tengah membantu Sasuke membenahi baju nya.
"Ck, sudah lah terserah apa katamu. Tapi, kalian beneran mau menginap?" tanya Sasuke pada teman-teman nya.
"Ya? Cuma semalaman saja, untuk memastikan kalau kau akan baik-baik saja."
"Memang nya aku bocah, dasar." dengus nya pada Shikamaru kemudian tersentak.
"Kau tak apa?" Sai khawatir.
Sasuke berusaha bernafas. "Pokoknya, ayo segera pergi dari sini."
Diperjalanan Sasuke memejamkan mata. Membuat teman-teman nya khawatir.
"Kalau kau masih belum sehat. Sebaiknya kita kembali saja, didepan ada putar balik, Sai-"
"Tidak." Sasuke menegakan tubuh nya. "Aku takkan mau lagi ke rumah sakit."
"Kau kenapa jadi aneh, huh? Seperti dikejar hantu saja."
Sasuke tersenyum aneh. "Kalau aku bilang, sekarang ini di belakang mu ada hantu, apa kau percaya Naruto?"
Pemuda kuning duduk di depan sana menyemooh. "Tak mempan, ini masih siang bolong."
"Hahaha...! Biarkan dia tertawa saja, kalau dilihat-lihat juga dia tampan, kok! Tapi, tenang Sasuke lebih tampan."
Tengkuk nya merinding. Sasuke tak percaya, kalau dirinya dapat melihat hal tak kasat mata setelah kecelakaan terjadi. Bukan sekedar difilm, namun dia mengalaminya sendiri.
Dan yang menempel pada Naruto adalah sosok yang pertama kali ia lihat setelah membuka matanya.
"Pokok nya ya, yang namanya hantu itu tidak ada. Sasuke, kau tak akan bisa menakuti ku." ucap Naruto. Karena aku bawa jimat yang ku beli di pasar malam hehehe, batinnya.
Dan, ketahuilah jimat yang Naruto maksud adalah kertas kuning dengan coretan tinta merah biasa tak memiliki kekuatan apapun didalamnya.
Bwahahaha
"Katakan padanya, kalau tulisan itu cuma coretan manusia yang namanya penipu! Katakan itu, pria tampan!"
Sasuke menghela nafas menyandarkan kepalanya ke belakang.
"Kapan hidupku tenang setelah ini?"
TBC
.
.
.
Thank you for reading! ⊂((・▽・))⊃
KAMU SEDANG MEMBACA
Welcome Home [Sasusaku]
FanfictionSasuke, seorang mahasiswa yang baru pindah ke apartemen, merasa hidupnya berjalan biasa hingga hari yang mengubah segalanya. Ia terbangun dan mendapati barang-barangnya berserakan, seolah-olah ada yang mengacak-acak tempat tinggalnya. Setelah melapo...
![Welcome Home [Sasusaku]](https://img.wattpad.com/cover/348235612-64-k937071.jpg)