27-FEVER

209 9 2
                                        

Ohm membuka kedua matanya ketika dirinya tersadar sudah berada di atas tempat tidur dengan handuk kecil yang menempel pada keningnya kemudian ia bangun secara perlahan dari posisi tidurnya dengan meregangkan kedua otot-otot syaraf pada tangannya.

Pria tampan itu turun dari tempat tidur dengan berjalan menuju jendela kamar hotel membuka gorden nya terlihat matahari menyorot kearah kamarnya.

"Sudah jam 7 pagi aku tidur terlalu lama sepertinya." Monolog Ohm kemudian berjalan menuju kamar mandi tetapi langkahnya terhenti melihat kekasihnya tidur di sofa dengan posisi terlentang yang tampak kelelahan itu.

Ohm menghampiri dengan duduk di pinggir sofa sambil mengusak lembut pria yang tertidur itu lalu mengecup keningnya dan segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.

Beberapa jam kemudian Nanon terbangun dari posisi tidurnya sambil meregangkan kedua tangannya merelaksasi tubuhnya lalu dirinya melihat kearah tempat tidur yang disana sudah tidak ada kekasihnya. Sedikit panik ia segera bangun namun pintu kamar mandi terbuka dan memperlihatkan kekasihnya yang baru saja selesai mandi itu.

"Kamu sudah bangun, sayang?" Tanyanya yang dijawab anggukkan kepala oleh Nanon lalu mendekati dirinya sambil menyentuh kening Ohm dan berkata. "Huft~ akhirnya demam kamu turun. Aku sampai khawatir semalam kamu demam tinggi."

"Aku sepertinya tidur terlalu lama ya? Sampai merepotkanmu." Ucap Ohm sambil mencolek dagu Nanon lalu berjalan menuju lemari memakai baju yang ia pakai hari ini sedangkan Nanon yang masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci wajah dan menggosok gigi lalu ia kembali keluar dari kamar mandi melihat Ohm yang sudah rapi memakai t-shirt lengan pendek dan celana jeans panjang dengan aroma parfum maskulin yang menempel pada tubuhnya.

"Kamu mau kemana? Baru juga sembuh."

"Sarapan. Aku lapar. Ayo sarapan bersama." Ajak nya yang membuat Nanon menganggukkan kepala sambil keluar dari kamar menuju restoran bersama dengan Ohm memakai t-shirt lengan pendek dan celana jeans seukuran lutut.

Kini keduanya sudah berada di restoran dengan pelayan yang memberikan menu makanan pagi ini yaitu Strawberry juice, Salad Dressing, Sandwich Ham dan beberapa cemilan lainnya.

"Ayo, makan. Katanya tadi kamu bilang lapar."

"Ini menu nya tidak terlalu banyak?" Tanya Ohm yang dijawab menggelengkan kepala oleh Nanon yang sudah mengunyah beberapa makanan tersebut sambil menjawab, "Kalau di Boston beberapa menu sarapan nya memang sebanyak ini, kamu jangan merasa aneh. Ayo, di makan."

Ohm pun menganggukkan kepala sambil tersenyum dan mengunyah makanan yang ada di hadapannya sambil berkata. "Nanon."

"Hmm?"

"Hari ini kita mau jalan-jalan kemana?"

"Kamu sudah mendingan? Tidak merasa sakit lagi badan nya?" Tanya Nanon kini yang dijawab menggelengkan kepala oleh Ohm.

"Sudah sehat sebenarnya memang yang aku butuhkan itu hanya tidur, karena kemarin banyak sekali musisi yang lagunya harus aku produksi makanya aku sampai tidak tidur sama sekali selama 3 hari." 

"Kamu tuh selalu begitu."

"Demi menikahi kamu segalanya aku lakukan kok."

"Apa sih gombal terus."

"Tidak mau nih menikah denganku?"

"Selesaikan dulu sarapannya nanti kita jalan lagi seperti kemarin kalau kamu sudah membaik." Ucap Nanon yang dijawab anggukan kepala oleh Ohm yang tetap memakan makanan yang ada di hadapannya.

---

Seperti biasa keduanya kini sedang berada di dalam Bus menuju Berklee College Music dengan turun di Halte Haymarket untuk transit menuju halte Massachusets Ave yaitu Halte terdekat Berklee College Music dengan hanya berjalan kaki hingga sampai di Gedung Kampus tempat Nanon menimba ilmu beberapa tahun silam.

BEETHOVENCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang