Satu

2.6K 35 2
                                        

"ACHAA!! SARAPAN DULUU!!"

"UDAH TELAT INI, MAH! AKH!"

"SURUH SIAPA DIBANGUNIN GAK BANGUN-BANGUN!"wanita cantik berwajah garang itu langsung menghadang jalan anaknya diambang pintu.

Beliau berkacak pinggang sambil melototi anak gadisnya yang tengah memakai sepatu dengan gerakan yang terburu-buru.

"Kan semalem Acha begadang! Jadi wajar, dongg!"serunya, merampas selembar roti dari tangan Mamahnya dan langsung memakannya.

"Mamah gak pernah suruh kamu begadang, yah! Jadi rasain aja!"ketusnya, kembali ke meja makan demi menyuapi putra kecilnya yang akan masuk ke taman kanak-kanak.

"Acha berangkat dulu ya, Mah! Assalamualaikum!"setelah siap memakai sepatunya, gadis berperawakan mungil itu langsung menyambar tangan sang Mamah untuk berpamitan. Dan setelahnya, ia berlari cepat menuju garasinya untuk mengambil motor matic kesayangannya.

"ATI-ATI, ACHA!! JANGAN NGEBUT BAWA MOTORNYA!!"

.....

"Woi, Achonk! Telat lagi lo?!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Woi, Achonk! Telat lagi lo?!"

"Awas awas awas!!!"Acha melepaskan helmnya dan segera berlari menuju kelasnya sebelum tangan seseorang telah menahan tangannya.

"LEPAS, BADRULL!! INI GUE UDAH TELAT BANGET!!"

"Santai aja, aelah! Kelas lu kosong, noh! Dosen yang bakal ngajar lo lagi adain rapat! Jadi beliau gak bisa hadir!"

Raut wajah yang tadinya kesal langsung berubah sumringah dalam sekejap mata.

"Haduh! Bagus, deh! Soalnya hari ini gue mau presentasi, anjir! Kalau ketauan telat kan berabe!"Acha mendaratkan bokongnya ke sebuah kursi yang ada di sana, dan sesosok laki-laki yang sebelumnya telah menahan Acha turut duduk di sebelahnya.

"Begadang lagi kan lo??"Badrul mencolek dagu Acha sampai membuat empunya mencebik.

Sebenarnya nama aslinya bukan Badrul sih, yakni Bagas.

Badrul merupakan nama panggilan Acha teruntuk sahabat laki-lakinya itu.

Mereka sudah berteman cukup lama, yaa semenjak mereka masih kecil-kecil.

"Drul..."

"Hm?"Badrul menoleh dan memandangi wajah cantik sahabatnya dari samping.

Dilihat dari satu sisi saja, pahatan sempurna dari Acha sudah cukup membuatnya terpana.

Tidak heran jika banyak laki-laki buaya, laki-laki kardus, dan laki-laki kampret yang berusaha mendekati Acha.
Namun beruntungnya Acha sama sekali tak menanggapinya, sekali menanggapi pasti ada maunya.

Dasar Acha.

"Babeh lo udah kawin lagi belum?"

"Lah, random amat lu kalau kasi pertanyaan!"

The Doctors Is My Husband [Sedang direvisi]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang