Barcode pulang dengan murung rasanya sangat lelah ia ingin udahan kuliahnya, barcode baru beberapa smester mengambil spesialis
"Aku capekkk"ujar barcode
"Kenapa adek?"tanya bas
"Aku udahan aja lah ambil spesialisnya"ujar barcode sembari cemberut meski sudah beranjak dewasa barcode tetaplah barcode dengan sikap manjanya, bahkan adeknya lebih mandiri dah bisa cuci baju sendiri, nggak!!becanda
"Emangnya kenapa?"tanya bas, jujur bas agak kecewa soalnya dia sama job dah keluarin duit banyak bener buat sekolahin si adek jadi spesialis
"Aku gak suka sama dokter jimmy marah marah mulu!!pokoknya aku gamau kuliah aku mau dirumah aja"ujar barcode
"Yaudah nikah aja sana"ujar job yang tiba tiba ikut bergabung
"Gak mau juga!!"ujar barcode
"Dek, jangan ngambil keputusan pas lagi emosi"ujar job
"Adek mah gak ada apa apanya dibanding mimi dulu, mimi dulu ambil pendidikan pas baru lahiran belum dimarahin dosen belum lagi kamu rewel dan lain lain"ujar bas
"Tapi aku gak mau dibimbing dokter jimmy!!mau yang lain aja bisa gak sih"ujar barcode kesal
"Pipi bilang mimi kenal dokter jimmy kan??mimi bilang dongg bilangin dokter jimmy jangan galak galak"ujar barcode
"Langsung luluh pasti"ujar job kesal lalu pergi
"Pipi kenapa?"tanya barcode pada bas
"Dokter jimmy gak ada apa apanya dibanding pipi kamu kalo marah"ujar job
"Pipi tadi marah?kenapa?"tanya barcode
"Biasalah orangtua labil"ujar bas
Sore harinya..
Barcode berjalan jalan sekitar komplek sembari bersedih ia tak menyangka menjadi dewasa seberat ini ia ingin kembali ke masa SMA dimana ia adalah yang paling bungsu diantara jamet kuproy, kini mereka sudah mempunyai keluarganya masing masing tidak ada waktu untuk bermain dengannya lagi
"Kakak!!!"changbin memanggil dari kejauhan
"Eh abin, yedam"ujar barcode
"Kakak mau kemana?"tanya yedam
"Gak tau sih lagi pengen jalan jalan aja"ujar barcode
"Yaudah kita temenin ya kak"ujar changbin, barcode mengangguk
"Kakak, semenjak kakak kuliah kakak jarang dirumah buat main sama kita, kita kangen tauu"ujar changbin
"Aku juga kangen kalian, aku mau berhenti kuliah aja, capek"ujar barcode
"Loh kenapa??gak sayang uangnya kak?setau abin ambil kedokteran itu mahal"ujar changbin
"Iya sih..tapi aku gak kuat lagi"ujar barcode
"Kakak jangan sedih, yedam traktir eskrim yaa, dulu kan kakak yang suka traktir kita beli eskrim"ujar yedam
"Emang kamu punya uang?"tanya barcode
"Ada dongg dikasih papa"ujar yedam sombong
"Yaudah ayok!!"ujar barcode semangat, ia akan kembali seperti barcode yang dulu ketika bersama bokem biosi
Tak terasa anak anak yang dulu hanya setinggi pinggangnya kini mereka lebih tinggi dari barcode sedikit dalam geng ini jatohnya kaya abin yuyu sama yedam lindungin lixie sama adek padahal barcode jauh lebih tua dari mereka
"Lixie sama yuyu kemana?"tanya barcode
"Pulang kampung, tante nodt sama om peter ada urusan di amrik"ujar yedam
KAMU SEDANG MEMBACA
Be on cloud recident [blok B edition]
Fiksi PenggemarGenerasi kedua dan ketiga dari biosi asri Menceritakan bagaimana syulidnya para anak anak manja a.k.a jamet kuproy dalam menjalankan bahtera rumah tangga ⚠️BXB⚠️ ⚠️mpreg⚠️ ⚠️mature⚠️
![Be on cloud recident [blok B edition]](https://img.wattpad.com/cover/353883489-64-k882119.jpg)