6

1K 47 0
                                        

-
-

Gemini baru saja selesai les renang saat sampai kerumah nya ia melihat sosok yang tidak ia sukai.

"Kenapa pulang, gak sekalian aja nginep di rumah pacarmu? " Tanya ny

Sosok itu adalah ibu tiri gemini . Dia sangat suka memfitnah Gemini hingga papanya sudah tidak peduli dengan Gemini.

"Saya masih punya rumah untuk di tempati. Tidak seperti anda. Jalang" Ucapnya kepada ibu tirinya

"Jaga ucapan mu gemini norawit!!. "

'Gemini tak menjawab ia langsung pergi ke kamar nya dan menutup pintu dengan amat sangat kencang

"Sial, ini neraka.. "

"Haishh kenapa papa mau sih nikahin jalang kaya dia heran gw" Gumam gemini sambil melangkah lebar menuju kasurnya

Gemini meraih laptop nya lalu menghubungi sesorang

"Ngap-" Ucapan fourth terpotong

"Gue cuma pengen denger suara lo"

"Dasar sinting"

Gemini tersenyum pahit

"Tadinya gue stress, tapi pas denger suara lo stress gue ilang hehe"

Gemini membayangkan pasti di seberang sana fourth sedang memutar bola matanya sambil memasang ekspresi kesal.

"Kalo gak penting gue mat-"

"Jangan, please"

Di sisi lain fourth mengernyit heran. Selama beberapa bulan gemini mendekatinya, ia tak pernah sekalipun melihat atau mendengar suara gemini meredup seperti barusan

Ya gemini mendekati fourth beberapa bulan terakhir

"Tapi gue lagi belajar"

".... "

"Gem?! "

"Nyalain kamera, gue temenin lo belajar, lo temenin gue tidur"

"Ngg-"

"Fou? "

Fourth menghela napas, entah kenapa dirinya sulit menolak karena gemini saat ini terasa berbeda dengan sebelum sebelum nya.

Fourth pun akhirnya menyalakan kamera, menampakan sosok gemini yang sedang tengkurap di kasur masih menggunakan seragam lengkap, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam

"Lo lucu kalo lagi fokus"Gemini

Fourth memutar bola matanya malas. Gemini sangat tidak ngaca. Eh?

"Belajar apa? "Tanya Gemini

"Matematika" Sahut fourth

Gemini mengangguk, dia tampak lebih pendiam dari biasanya. Fourth berpikir bahwa itu bagus karena Gemini tidak akan menggangu konsentrasi belajar nya

Beberapa menit kemudian terdengar suara dengkuran halus dari laptop fourth membuat si empunya menoleh dan mendapati Gemini yang sudah terlelap

Gue matiin aja kali ya'batin fourth

Saat hendak mematikan video call, fourth mendengar suara pintu di ketuk dengan kasar seperti menggunakan kaki

"Keluar kamu dasar anak sialan"

Fourth mengerutkan keningnya, penasaran situasi apa yang sedang terjadi di rumah gemini

Kok kasar banget ya'batin fourth

Gemini masih terlelap, tidak terganggu sama sekali dengan suara di luar kamarnya.

"BAJINGAN KECIL ,KU BILANG BUKA PINTUNYA!!"

Fourth berpura-pura fokus belajar saat melihat tubuh Gemini yang mulai bergerak

"Fou? " Suaranya terdengar serak

Fourth mendongak, menatap Gemini yang terlihat sangat lelah. Tapi entah kenapa terlihat sangat lucu

Fourth menggeleng geleng kan kepalanya, ia pasti sudah gila karena menyebut ketmes dengan sebutan lucu.

"Anak sialan"

Mata Gemini terbuka lebar

"Fou matiin video call nya"
Ucap Gemini terburu buru

Belum sempat fourth menjawab, Gemini sudah menghilang dari sorotan kameranya. Fourth hanya mendengar suara ricuh lalu suara pintu terbuka dengan sangat keras

"Dasar pembuat onar, anak nggak tau di untung!! Kerjaan nya malu maluin keluarga!
Dasar bodoh kenapa kau menolak perjodohan dengan wanita yang papa pilih hah?!! Sekarang gara gara kamu rekan kerja papa membatalkan kerja sama!! "

Yaps Gemini sempat di jodohkan dengan wanita pilihan papa nya. Yaitu anak dari rekan kerja nya

Fourth meringis mendengar suara yang sangat keras, suara itu terdengar seperti tendangan dan cambukan.

"Saya nggk mau di jodohkan dengan wanita pilihan anda"

"SAYA HAMPIR BANGKRUT GARA GARA KAMU, CECUNGUK SIALAN"

"Apa saya terlihat peduli?" Suara Gemini terdengar lirih dan samar samar dari laptopnya.

'BRUGHHHH, CTARRR!'

Fourth menutup kedua telinganya mendengar suara suara yang mengerikan itu. Selang beberapa menit, ia mendengar suara pintu di banting keras. Lalu hening.

"Gem!? "

"...... "

Hening, tak ada jawaban.

"Gemini!? "

Fourth Mebelalakan mata nya, pasti ada yang tidak beres ia segera meraih ponselnya lalu menelpon seseorang.

"Ada ap-"

"Minta nomor pacar lo, cepet ford. "

"Buat ap-"

"CEPET"

"Ok-"

Fourth mematikan sambungan telepon tanpa memberikan kesempatan untuk ford menyelesaikan kalimatnya.

Tak lama kemudian ponselnya berbunyi, ford telah mengirimkan nomor pacarnya, tanpa ba-bi-bu fourth menghubungi nomor itu

"Halo? Siap-"

"Gue fourth"

"Oh fourth ada ap-"

"Lo temenya Gemini kan? Bisa ke rumah Gemini sekarang juga? Cepett"

"Gemini kenap-"

"BISA NGGAK SIH NGGAK USAH BANYAK NANYA DULU, LO KE SANA SEKARANG JUGA CEPET!! "

Fourth memutuskan telepon sepihak, matanya menatap laptop yang masih menampilkan kasur fourth, suaranya masih sunyi, ia sesekali memanggil Gemini namun nihil, Gemini tak kunjung menjawab

Setelah sekitar 10 menit, fourth mendengar pintu dibuka

"ANJING, GEMM!! "

fourth tau itu suara pacar ford alias temen Gemini yang tadi ia hubungi

"Woi! "

Fourth melihat sosok yang mengintip ke arah kamera

"Loh? "

"Dia kenapa? " Tanya fourth

Mark di seberang sana mengehela nafas.

"Dia pingsan. Gue urus temen gue dulu"

Mark mematikan sambungan video call membuat fourth gelisah.

Ponsel fourth berdering, ada sebuah panggilan masuk dari ford

"Gue mau nyusul mark. Dia ketakutan. Lo mau ikut? Gue bakal nyampe rumah lo 5 menit lagi"

Tanpa menjawab apapun, fourth mematikan sambungan telepon nya lalu meraih jaket dan memakainya

"Fourth, mau kemana malem malem gini? "

"Bun,Gemini masuk rumah sakit"

"Hati hati ya, kalo nggak pulang kabarin buna"

Fourth mengangguk lalu bergegas keluar sambil mengatakan

"Fourth berangkat bun, ford udah nunggu di luar"

KETOS MESUM VS KETUA BAND BAR BAR Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang