⟩ Sus

562 37 13
                                    

Hari ini adalah hari dimana Luna dan si kembar tudung saji akan berangkat misi ke planet Zb-20. Dan juga Fang dan Boboiboy dkk akan pergi misi memenangkan perlombaan Nova Prix untuk mendapatkan Power Sphera TrophyBot.

Luna sudah mempersiapkan barangnya sejak tadi malam. Tapi, ia mengecek ulang barang bawaannya. Berjaga-jaga siapa tau ada yang tertinggal.

"Kejap, apa yang tertinggal ni. Baju ganti sudah, tablet, alat pengesan Power Sphera dah blablabla.." Ucap Luna sambil mengecek isi tasnya.

"Ish, apa yang telupa pulak ni. Macam ada yang telupa lah!"

"Oh! Obat! hampir telupa. Ha, obat ni untuk berjaga-jaga bila ada yang terluka" Luna mengambil obat-obatan di dalam laci dan memasukannya ke dalam tas.

"Siap!" Luna memakai tas selempangnya itu.

Luna bergegas menuju kapal angkasanya yang berada di belakang, tempat kapal angkasa yang berada di bagian paling belakang di stesyen tapops.

Luna juga menghubungi Sai dan Shielda untuk cepat bersiap. Di ruang kapal angkasa sudah ada Fang, Boboiboy dan kawan kawan yang sepertinya juga sudah siap dengan misi mereka.

"Eh, Luna!" Panggil Yaya.

"Hai, korang" Sapa Luna dengan ramah seperti biasanya.

"Kau nak kemana?" Tanya Boboiboy.

"Dia nak pergi misi" Bukan Luna yang menjawab tapi Fang, itu membuat Luna sedikit kesal.

"Kau dah nak pergi misi? kau ni dah sehat ke?" Tanya Gopal bertubi-tubi.

"Oi, aku dah sehat lah"

Mereka semua berbincang-bincang ringan selagi menunggu Laksamana dan Komander datang. Tapi, tiba-tiba Fang menarik tangan Luna dan pergi menjauh dari teman-temannya.

"Ish, apa ni Fang!" Luna berusaha untuk melepaskan cengkraman tangan Fang, tapi tetap saja tidak bisa.

"Diam lah".

Fang membawa Luna ke sudut ruangan. Jaraknya lumayan jauh dari teman-temannya. Dirasa sudah cukup jauh, akhirnya Fang melepaskan cengkraman nya itu.

"Kau ni, tak payah nak tarik-tarik tangan aku lah" Kesal Luna sambil mengelus tangannya yang mulai memerah akibat cengkraman Fang.

"Maaf" Kata Fang, ia mulai mengambil tangan Luna dengan hati hati dan mengelus bagian yang memerah itu.

"Aku nak bincang berdua je dengan kau."

"Kau kan pasti lama buat nak balek" Lanjutnya, Fang masih setia dengan mengelus tangan Luna, yang dielus pun menyembunyikan mukanya yang memerah seperti cabe.

"Oh, jadi kau rindu kat aku lah ye?" Goda Luna sambil menaik turunkan alisnya, ia juga melepaskan tangannya dari Fang.

"Tak, buat apa aku rindu kat kau!" Sangkal Fang.

'Tak, aku akan rindukan kau..'
Batin Fang.

"Eleh, cakap je, gengsi betul lah kau ni" Ucap Luna memutar bola matanya dan melipatkan kedua tangannya di depan dada.

"Hm yelah, aku rindu".

Luna langsung memeluk Fang dengan erat, Fang membalas pelukan Luna tak kalah eratnya. Pelukan ini sangat hangat membuat mereka berdua enggan untuk melepas.

"Jangan lupa kirim mesej kat aku tau!" Ucap Fang setelah melepas pelukan dan dibalas anggukan oleh Luna.

"Dah jom" Ajak Fang untuk pergi kembali ke tempat temannya berada.

Bersamaa dengan datangnya Fang dan Luna. Komander dan Laksamana pun akhirnya juga datang. Para anggota tapops memberikan salam hormat kepada kedua petinggi itu.

Mon Chéri [ fang x reader ] On GoingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang