Bab 27

423 20 0
                                        

Bab 27: [Bab bonus]Wawancara


Obrolan!! Obrolan!!

Keributan besar terjadi di lapangan sepak bola sekolah dasar Ookami. Para siswa berbondong-bondong ke lapangan dan menyerbu lapangan sepak bola yang sudah penuh sesak untuk menjadi bagian dari keributan itu.

“Apa yang terjadi di sana?”

Salah satu siswa menunjuk ke arah kerumunan besar siswa yang berkumpul di samping lapangan sepak bola.

“Saya tidak yakin tentang hal itu, tapi banyak orang berdiri di sana sambil memegang kamera dan mikrofon.”

Siswa lain menjawab.

“Sedikit ke kanan. Gerakkan kamera sedikit ke kanan.”

Seorang pria paruh baya yang mengenakan kaos polo dan topi baseball sedang memberikan perkenalan kepada kru kamera.

Saat itu kepala sekolah SD Ookami, Miyamoto Takumi muncul di lapangan, mengenakan setelan jas hitam.

"Halo, Tuan Miyamoto, dengan senang hati bertemu dengan Anda."

Pria paruh baya itu mengulurkan tangannya ke depan untuk berjabat tangan dengan kepala sekolah.

"Halo, Tuan Suzuki. Kesenangan ada pada saya."

Kepala sekolah meraih tangannya dan melakukan jabat tangan.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih karena mengizinkan kami mewawancarai pemain bintang Anda. Dan harus saya katakan, Anda telah merekrut pemain yang cukup mumpuni untuk tim nasional di tim Anda."

"Memang dia pemain yang luar biasa. Tapi bukan aku yang memantaunya, itu semua berkat pencari bakat dari tim sepak bola kami Sakamoto san yang telah mencari pemain luar biasa sehingga kami bisa merekrut pemain luar biasa di tim kami."

Kepala sekolah dengan bangga berseru sambil tersenyum. Dia sangat bahagia.

Sementara kedua pria itu berbincang riang satu sama lain, Hiro berjalan menuju lapangan dengan sepatu predator Adidas barunya.

Dia dengan terhuyung-huyung berjalan menuju lapangan dan tampak agak gugup.

"Oh, lihat! Itu karakter utama kita untuk pertunjukan itu."

Seru Suzuki san sambil mengarahkan jarinya ke arah Hiro.

Saat itu seorang pria lain berteriak;

"Tuan! Kami siap berangkat."

"Baiklah, tunggu sebentar, aku akan ke sana sebentar lagi. Sekarang, permisi sebentar, Miyamoto san."

Suzuki san buru-buru berjalan menuju Hiro.

"Halo Hiro! Bagaimana kabarmu?"

"Oh halo Pak Suzuki, saya baik-baik saja. Terima kasih sudah bertanya."

Hiro membalasnya.

"Hmm... Tapi wajahmu mengatakan sebaliknya."

"Ya.., sejujurnya aku agak gugup."

"Jangan khawatir Hiro. Kita akan melakukannya seperti yang kita lakukan di pagi hari."

Hiro membolos beberapa kelas di pagi hari untuk berlatih wawancara.

Setelah berbincang beberapa saat, keduanya menuju ke lokasi dimana wawancara akan berlangsung. Mulanya mereka mewawancarai kepala sekolah SD Ookami kemudian disusul oleh pelatih Miura dan terakhir setelah mewawancarai keduanya, giliran beliau yang diwawancara.

"Sekarang giliranmu. Jangan gugup dan bicaralah sesantai mungkin. Kalau ada yang tidak beres, kita ulangi saja. Jadi jangan stres saat wawancara. Semoga berhasil."

My System Allows Me To Copy TalentTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang