[11]

60 8 0
                                        

"Kalau Yerin sama Tae jambak-jambakan gimana Hop?"

Ternyata Jhope membawa Sinb ke Sungai Han. Jhope tersenyum melihat Yerin marah seperti ini. Menurutnya Sinb sangat menggemaskan ketika mendumel seperti ini.

Jhope pun menghela napas, "Boleh gak sekali aja kita gak bahas mereka? Kita bahas tentang kita."

"Kita?" tanya Sinb.

Jhope menggenggam tangan Sinb erat. Wanita itu sempat tertegun, "Hop?"

"Maaf selama ini gue buat lo nunggu lama. Sejak awal gue selalu maju mundur sama perasaan gue sendiri. Sejak lo bilang kemarin, gue sadar kalau gue salah. Gue terlalu gantung lo. Gue gak percaya diri sama perasaan gue selama di samping lo. Padahal gue udah ngerasaan ini udah lama. Lebih lama dari yang lo tau, Mbih."

Ucapan Jhope saat ini entah membuat hati Sinb hangat. Wanita itu tersenyum hendak menangis saat itu juga mendengar penuturan Jhope yang menurutnya sangat menyentuh. Jhope kembali tersenyum.

"Mulai detik ini Hwang Sinb, kamu mau jadi istri aku?"

Lagi-lagi Sinb terkejut bukan main. Ia tidak menyangka bahwa Jhope akan melamarnya. Ia tidak mengharapkan hubungan sejauh ini. Ternyata Jhope ingin serius dengan dirinya. Tanpa ia sadari Sinb menitihkan air mata saat itu juga.

Jhope tersenyum melihat wanita yang ia cintai di hadapannya. Baru kali ini ia melihat seorang Sinb menitihkan air mata. Tanpa banyak bicara, segera Sinb mendekat ke arah Jhope.

Chu ....

Mata Jhope membulat dan kini memeluk Sinb erat. Tanpa wanita itu sadari, Jhope sudah memasang sebuah cincin di jari manisnya. Lagi-lagi Sinb tersenyum bahagia. Tiba-tiba di tengah momen bahagia ini, mata mereka menangkap sosok yang mereka ketahui siapa itu.

"Tante Tiffany?"

Berbeda tempat di waktu yang sama, Yerin kini berjalan bolak-balik di apartnya. Ia terkejut mendengar pengakuan Taehyung sebelumnya. Pasalnya ini bukan Taehyung seperti biasanya.

Yerin pun paham bahwa Taehyung selalu serius dengan ucapannya. Ditambah dengan tatapan yang diberikan Taehyung tadi. Hal itu cukup membuat Yerin paham bahwa pria itu serius. Kini Yerin bingung sendiri.

Saat merenung, tiba-tiba pintu apartnya digedor dengan keras. Yerin pun heran melihat pintunya seperti akan roboh. Segera Yerin berdiri untuk membuka pintu.

"Eh pintu rumah gue murah harganya. Jangan digedor ker—-"

Ucapan Yerin terpotong saat melihat siapa yang datang, "Lah kalian? Lo berdua dari mana aja? Enak aja ningg—-"

"Tante Tiffany ada di Korea."

Perkataan Sinb tidak membuat Yerin terkejut. Jhope yang melihat reaksi Yerin cukup terkejut. Bahkan dengan santai kini Yerin menuju dapur untuk mengambil minuman.

Sinb pun berdiri dan bertanya pada Yerin, "Selama ini lo tau?"

Sambil minum, Yerin mengangguk. Jhope pun menghela napas, "Kok lo gak nanya kita sih Yer?"

Yerin duduk di sofa, "Gimana mau tanya kalian kalau pembahasan tadi pagi di kantor tentang gue sama Hanbin. Sekarang gue dibikin mumet lagi sama Taehyung yang nembak gue."

"TAE NEMBAK LO?"

Teriakan Sinb dan Jhope membuat Yerin merutuki kebodohannya. Wanita itu keceplosan membuat semua semakin lebih rumit. Segera Yerin mengembalikan pembahasan sebelumnya.

"Oke gak usah bahas itu dulu. Malam dimana Hanbin nembak gue, tante Tiffany juga datang ke ruangan gue. Dia datang minta tolong ke gue buat ketemuin dia sama Taehyung. Cuma gue bilang itu bukan ranah gue. Gue nyodorin kalian berdua dan ternyata kalian ketemu juga akhirnya," ucap Yerin.

Report My Love [TAERIN] [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang