Yerin tengah bersiap untuk tidur sebelum ponselnya berdering. Garis senyum tampak di wajahnya. Kini wanita itu merapikan rambutnya dan mengambil bantal. Yerin tengah tengkurap dan mengangkat teleponnya.
Terlihat pria yang ada di layar ponsel itu tersenyum saat melihat Yerin. Begitupun dengan wanita itu yang ikut tersenyum melihat Taehyung di layar. Beginilah tampak dua manusia yang lagi masa-masa bucin mereka.
"Kok jadi aneh ya," tegur Yerin yang merasa mereka telponan tapi hanya saling diam karena canggung.
"Mmm ... kamu udah makan?"
Satu pertanyaan dari Taehyung membuat Yerin bersyukur kini ada topik pembicaraan, "Udah. Kamu?"
Taehyung pun mengangguk. Kini tidak ada lagi pembicaraan diantara keduanya. Taehyung pun lagi-lagi bingung. Pasalnya baru kali ini mereka berbicara tanpa mengeluarkan urat masing-masing. Biasanya mereka hanya akan bertengkar jika bertemu.
"Sumpah, aku kangen banget sama kamu."
Yerin pun tertawa, "Ih baru aja berapa hari. Kerja yang bener biar Sinb sama Jhope gak kesusahan. Aku juga gak susah buat berita bagus buat kamu."
"Di kantor gak ada yang godain kamu kan? Hanbin gimana?"
"Jangan ngawur kamu. Aku sama Hanbin udah jadi besti. Kamu kali yang kepincut sama bule disana," tegur Yerin.
Taehyung pun tersenyum dari layar ponsel. Pria itu mendekatkan ponsel ke arah bibirnya dan mengecup Yerin yang ada pada layar. Melihat hal tersebut membuat Yerin tersenyum. Setidaknya ia bisa melihat kekasihnya tersenyum.
Yerin amat sangat menghargai beberapa hari bersama Taehyung. Entah apa yang terjadi esok hari saat Taehyung tahu kenyataannya. Saat ini, Yerin benar-benar menahan bulir air mata yang bisa turun kapan saja.
"Kalau aku mau kasih surprise ke kamu, percaya gak?"
Yerin pun tampak berpikir, "Emang Kim Taehyung pernah ngomong 2 kali?"
"Yer, aku sayang banget sama kamu. Aku harap kamu gak pernah buat aku kecewa karena cinta sama kamu."
Ucapan Taehyung benar-benar bagaikan petir bagi Yerin. Bagaimana pandangan Taehyung pada Yerin setelah ini? Akankah rasa cinta Taehyung berubah menjadi kekecewaan pada Yerin? Yerin hanya tersenyum menanggapi Taehyung.
"Kok diem aja? Kamu gak sayang sama aku?"
"Ya sayang dong. Kalau gak, gak mungkin kamu jadi pacar aku," ucap Yerin sambil tersenyum.
Mereka pun berbicara tanpa sadar waktu. Yerin pun mengingat tugasnya malam ini. Melihat Taehyung sudah tertidur membuatnya mengambil laptop yang terletak di sampingnya. Yerin mulai mengetik berita.
Mungkin ini salah karena menyembunyikannya dari Taehyung, tetapi Yerin harus menjalankan wasiat yang bisa menjadi terakhir bagi Ibu Taehyung. Setelah mengetiknya, Yerin berulang kali melihat wajah Taehyung yang tertidur pulas.
Yerin menarik napas panjang dan menutup matanya erat. Wanita itu hanya berharap ini keputusan yang baik bagi semua orang, termasuk Taehyung. Tombol kirim pun telah ditekan oleh Yerin.
"Aku harap kamu ngerti maksud aku, Tae."
****
Suasana kantor pagi ini sedang tidak baik-baik saja. Telepon terus berdering di divisi humas. Sinb bahkan belum sempat menggunakan makeup dan masih memakai piyama sambil mengangkat satu telepon dan lainnya.
Tidak hanya Sinb, di ruangan sebelahnya yaitu ruangan Jhope juga tengah sibuk. Beberapa kontrak meminta permintaan lebih saat melihat pemberitaan pagi ini. Sejak pagi, Sowon selaku ketua tim publikasi berulang kali masuk ke ruang humas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Report My Love [TAERIN] [END]
Fiksi Remaja"Kalau bukan karena kepepet, mana mau gue ngintilin lo sampai kesini," ucap seorang reporter, Jung Yerin. "Gue gak yakin kalau lo gak suka sama gue," ucap seorang artis bintang ternama, Kim Taehyung. Akankah kisah mereka bisa baik-baik saja atau mal...
![Report My Love [TAERIN] [END]](https://img.wattpad.com/cover/362354641-64-k288410.jpg)