Kini Taehyung dengan tergesa-gesa menuju apartemen Yerin. Setelah konferensi pers, kini Yerin beristirahat di apartemennya. Meskipun wanita itu tidak tenang jika memikirkan reaksi Taehyung saat ini.
Taehyung didampingi oleh Sinb dan Jhope kini berada di depan apartemen Yerin. Ketukan keras pada pintu apartemennya membuat wanita ini segera menuju pintu. Saat membuka pintu, ia terkejut melihat Taehyung yang datang dengan wajah merah diikuti Sinb dan Jhope.
Yerin pun pasrah jika Taehyung marah sejadi-jadinya. Pria itu kini mendorong Yerin menuju tembok dan mencengkram kedua pundak Yerin. Melihat hal itu membuat Sinb dan Jhope mencoba untuk menghentikan Taehyung.
"Kenapa Yer? Kenapa harus kamu?" tanya Taehyung dengan nada yang benar-benar dipenuhi oleh amarah.
Yerin terdiam dan tidak berani menatap Taehyung. Sejak tadi, Sinb dan Jhope sudah menarik Taehyung saat melihat pundak Yerin yang berwarna putih itu mulai berwarna merah. Yerin kini pun menangis.
Taehyung pun ikut menangis, "Aku gak masalah kalau itu dari orang lain tapi kenapa harus kamu, Jung Yerin!"
Tangis keduanya pecah. Yerin tidak menjawab apapun yang ditanyakan oleh Taehyung. Wanita itu hanya terdiam meski menahan sakit yang ditimbulkan oleh cengkraman Taehyung padanya.
"Kalau lo sayang sama Yerin, gak gini caranya Tae!" ucap Sinb.
Taehyung pun tersadar dan melepaskan cengkramannya dan terduduk di bawah Yerin. Pria itu menangis sejadi-jadinya saat mengetahui orang yang sangat ia sayangi saat ini menusuknya dari belakang.
Jhope dan Sinb hanya terdiam melihat keduanya. Mereka berempat tahu apa inti permasalahan ini. Yerin masih setia menangis dalam diam tanpa mampu melihat Taehyung yang benar-benar rapuh saat ini.
"Kenapa Yer? Kenapa kamu biarin orang yang gak pernah anggap aku sebagai anaknya bisa ngaku ke publik kalau aku anaknya? Kenapa?" Taehyung benar-benar berteriak di hadapan Yerin.
Wanita itu hanya menutup matanya saat mendengarkan Taehyung berteriak. Jhope pun sudah sejak tadi menahan Taehyung agar tidak melakukan hal-hal yang diluar dugaan mereka. Taehyung pun geram melihat Yerin hanya terdiam dan tidak mau menatapnya.
Taehyung kembali berdiri dan melihat Yerin, "Jawab aku Yerin. Jawab aku, Jung Yerin!"
"Mama kamu sakit kanker stadium 4!"
Teriakan Yerin terdengar membuat tiga orang lainnya terdiam. Yerin sudah tidak tahan menyimpan rahasia itu. Kini wanita itu hampir terjatuh dan Sinb membantunya untuk menahan keseimbangan.
Lagi-lagi Taehyung dibuat terkejut. Melihat hal itu membuat Jhope menuntun Taehyung untuk duduk terlebih dahulu. Segera Sinb mengambil air untuk mereka berdua. Yerin pun masih tidak sanggup melihat Taehyung.
Sinb pun bertanya pada Yerin, "Apa ini alasan Ibu Tiffanny mau ketemu sama lo, Yer?"
Yerin pun mengangguk, "Dia sadar kalau dulu perbuatannya salah. Permintaan terakhirnya adalah ketemu sama Taehyung. Tapi karena Taehyung menolak ketemu, dia minta ke gue buat akuin Taehyung sebagai anaknya. Dia harap dengan hal ini bisa ketemu."
Taehyung masih terdiam karena terkejut untuk mencerna semuanya. Kini Sinb mendapat laporan mengenai perkembangan situasi publik saat ini mengenai rumor tersebut. Respon publik membaik saat tahu Taehyung adalah anak dari Tiffany.
Taehyung pun meredakan emosinya, "Dia dimana?"
"Di apartemen kamu gedung B. Diam-diam dia selalu jagain kamu dari jauh, Tae. Kamu harus tau kalau aku ngelakuin semua ini supaya kamu bisa liat dia di saat terakhirnya," ucap Yerin memberi penjelasan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Report My Love [TAERIN] [END]
Teen Fiction"Kalau bukan karena kepepet, mana mau gue ngintilin lo sampai kesini," ucap seorang reporter, Jung Yerin. "Gue gak yakin kalau lo gak suka sama gue," ucap seorang artis bintang ternama, Kim Taehyung. Akankah kisah mereka bisa baik-baik saja atau mal...
![Report My Love [TAERIN] [END]](https://img.wattpad.com/cover/362354641-64-k288410.jpg)