Sakit

2K 103 12
                                        

Beberapa menit pun berlalu,terlihatlah solar yang sedang sendirian di kamar.Pikirannya melayang jauh yang ia pikirkan sekarang hanyalah bagaimana cara menjelaskannya

Banyak pertanyaan di kepala solar seperti...

"Solar dia anak siapa?"

"Solar jelaskan ini"

Ya solar terus berpikiran aneh aneh.Walaupun ia pintar tapi ia tak bisa selesaikan masalah ini

Solar hanya terduduk di kasur yang posisinya ia menghadap ke belakang membelakangi pintu kamarnya

Dan beberapa menit kemudian terdengarlah suara tapak kaki mengarah ke kamar solar

Cklek!

"Solarm"Dan ternyata yang memanggil itu adalah halilintar karena ia bertugas memanggil solar untuk makan siang

Halilintar pun berjalan mendekati solar dan halilintar melihat solar sedang duduk dengan posisi kepalanya menghadap ke bawah,pikirannya kosong.

Solar hanya menatap lantai lantai keramik itu tanpa bersuara

Halilintar yang melihat itu sedikit kaget karena tidak biasanya adiknya begini

Halilintar berusaha memanggil manggil solar

"Sol?"

"Solar?"

"Solar?!"

Namun tanpa di duga duga solar menjatuhkan dirinya ke lantai.Ya solar pingsan lagi

Namun beruntung halilintar segera menangkap solar dan memeluk nya agar tidak terjatuh

"Solar!!"

"Bangun solar!!"

Dan halilintar segera membaringkan tubuh solar di atas ranjang nya

Halilintar pun menyentuh dahi solar dan badan solar terasa panas sekali

Halilintar pun bergegas memanggil gempa ke bawah.Dan saat itu terlihat gempa sedang memasak juga saudara saudara beserta pemuda pemuda itu sedang duduk di meja makan

"Gempa!!"Teriak halilintar sambil menuruni tangga

"Eh bang hali...mana solar kak?"Tanya gempa

"I...itu...solar..."halilintar berusaha berbicara Namun tetap saja ia sedang ngos ngosan karena berlari tadi

"Solar kenapa bang?!"Tanya gempa dengan nada sedikit meninggi karena khawatir

"Huh...huh...huh,solar badannya panas,sepertinya dia sakit!"Ucap halilintar yang membuat gempa dan yang lainnya panik dan khawatir

Gempa yang mengetahui itu pun segera berlari menuju ke kamar solar di lantai 2

Sesampainya di kamar solar,gempa melihat solar yang sedang terbaring lemas di atas ranjang nya

Tubuh solar berkeringat dingin dan betul saja saat gempa menyentuh dahi solar rasanya sangat panas

Semua saudara termasuk pemuda itu berkumpul kembali di luar kamar solar menunggu kabar

"Blaze tolong ambilkan kompres!!"pinta gempa

"Baik kak gem!"Jawab blaze sambil berjalan meninggalkan tempat itu

Beberapa menit kemudian keadaan sudah mulai membaik.Panas solar juga mulai menurun dan solar juga sudah bangun dari pingsannya

Dan semua pun sudah makan siang kecuali solar,ia tak mau makan sedari tadi

semua saudaranya berusaha membujuknya agar mau makan
Namun itu sia sia

Hingga malam pun tiba dan semuany sudah makan dan kembali kekamar masing masing untuk tidur

HAPPINESS AND SADNESS(END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang