[SEASON 3 BAGIAN 2]
Bagaimana jadinya jika para elemental bertemu dengan fusion mereka sendiri?
Apa reaksi mereka?
mau tahu kelanjutannya baca terus ya...
if you want to know the story,keep reading...
[Ship favorit]
1.Halisol
2.blice
3.tauthorn
4.ha...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Adik angkat
...........
Nit!nit!nit!
Terlihat seorang remaja yang sedang terbaring lemah diatas ranjang di sebuah rumah sakit
Dirinya terlihat sangat mengerikan.Tangan,kaki dan tubuhnya dibalut oleh perban yang tebal
"Rey...hiks..."
"Bangun rey..."
...........
"Rey..."
"Iy-"
Reyterdiam melihat seseorang yang kini berada dibelakangnya
"K...kak...k...kiro"
"Iya rey...ini kakak"
"Kakak!!"
Reupun memeluk kiro dengan sangat erat,dirinya seperti tak mau kehilangan kakaknya lagi
"Kak kiro...aku kangen kakak..."
"Iya...kakak juga kangen sama rey"
"Kak kirojangan pergi lagi Kak!"
"Maaf rey...tapi aku gak bisa,dunia kita udah berbeda rey..."
"Sekarang...kamu bangun ya rey,kamu hidup sama mereka mulai sekarang.Anggap mereka sebagai keluarga barumu,kakak sudah selesai melakukan tugas kakak di dunia rey..."
Perlahan tubuh kiromemudar dan menghilang
"K...kak kiro!!"
"Kakak...hiks...kakak..."
...........
"Engh..."
Jari jemari rey perlahan mulai bergerak
Gempa yang melihat itu langsung senang dan segera memanggil dokter
.....
"Pasien sudah baik baik saja,namun pasien tidak boleh kecapean dan melakukan kegiatan berat,dan jangan lupa untuk diminum obat yang sudah saya berikan ya"ucap dokter pada rey dan gempa
"Baik dok,terimakasih banyak"balas gempa
Dokter pun keluar dari ruangan itu,gempa pun menghampiri rey dan memeluknya
"Rey...akhirnya kamu sadar juga..."
"I...iya kak..."
"Kakak...nungguin aku...sadar?"
"Iya rey,kakak mau ngasih tau kamu sesuatu"ucap gempa
"Sesuatu?"ucap rey keheranan
"Kamu...bakalan jadi bagian dari keluarga elemental rey..."
"Karena...ini semua amanah dari kakakmu..."
"A...apa...amanah?!"ucap rey,matanya terbelalak kaget mendengar kata kata itu dari gempa
"Kiro...kami mengenalnya..."
"Kami awalnya tidak tahu kalau kamu itu adik dari kiro,tapi karena mimpi dari bang ufan,kami jadi tau kalau kamu itu sebenarnya adik kiro"ucap gempa panjang lebar
"Kiro adalah sahabat kami...dia selalu ada saat kami susah,kami ingin balas budi padanya,namun dia akhirnya malah menghilang dan tidak pernah bertemu dengan kami lagi"
"Kami pikir dia memang sengaja menghilang,tapi saat kami mendapatkan informasi bahwa kiro telah meninggal dunia,kami langsung berusaha untuk mencari adiknya"
"Yaitu kamu rey..."
"Dan,kami sudah mengadopsimu sekarang rey,kamu sudah jadi bagian dari keluarga ini"
"S...serius kak?"tanya rey tak percaya
"Iya,aku serius rey"jawab gempa
"Makasih banyak ya kak,aku bener bener gak tau mau gimana lagi"ucap rey
"Iya,sekarang kamu adalah adikku rey..."ucap gempa
..........
"Hiks!!!jangan kejar aku!!"
Bruk!!
"Jangan!!aku mohon!!"
"Akhh!!!"
..........
"Berita hari ini,ditemukan seorang remaja yang tewas di sebuah gang kecil"
Pembawa berita itu pun menampilkan nama beserta identitas mayat itu
Prang!!
"Abang kenapa?!!"taufan dibuat terkejut dengan hali yang tiba tiba menjatuhkan piring makanannya kelantai
Taufan menghampiri hali,taufan melihat hali yang sedang menangis
"Kak hali...kenapa?"tanya taufan,hali pun memeluk taufan
"S...sopan...hiks...sopan meninggal taufan!"
"........."
"M...maksud kakak apa?aku gak ngerti,kakak pasti ngelantur kan?"ucap taufan dengan tubuh yang gemetar
"Tidak taufan..."
...........
"Mayat remaja ini bernama Sopan Cyclonelight,dia berasal dari keluarga elemental"
"Korban ditemukan disebuah gang kecil,tubuhnya bersimbah darah,diduga bahwa korban dikejar dan ditujukan 13 kali oleh pelaku"
Reporter dan wawancara tv beramal ramai datang ketempat itu dan menanyakan banyak pertanyaan
Mereka juga mengambil foto dan video mayat yang sudah tertutup plastik oren itu
"SOPAN!!"Seseorang sedang berlari menuju ketempat mayat itu
"Sopan...hiks...sopan"itu adalah taufan,dia menunduk dan membuka plastik oren itu,tangisannya semakin menjadi saat melihat muka sopan untuk terakhir kalinya
Dia tampak tersenyum...
..........
Kring!!kring!!
Gempa yang melihat ponselnya berbunyi pun mengambil ponselnya dan mengangkat telpon itu,ternyata itu dari abangnya,hali
"Halo bang,kenapa telpon?"
"Gempa...sopan,sopan meninggal gempa..."
"........."
"Apa...yang kakak bicarakan?ini tidak lucu"
"Aku tidak bercanda gempa,cepat pergi kerumah sakit *********"
Nitt!
Gempa terdiam,perlahan air matanya turun dengan deras
Ia berusaha menghapus air matanya agar tak terlihat menangis didepan rey