32 | MAAF UNTUK SEMUANYA

3.7K 158 4
                                        

h a p p y r e a d i n g
.
.
.
.

"Cowok cacat seperti ini yang di cintai Cassa? Yang benar saja." Hina pratama menatapi javier dari atas hingga bawah.

Javier mengepalkan tangan kanannya merasa emosi mendengar penghinaan itu.

"Saya tidak cacat. Saya sedang terluka karena ulah mereka." Jawab javier penuh penekanan sembari melirik rajash dan vino.

Merasa di sebut rajash dan vino pun beralih mendekati deon dan duduk di sebelah pria berkuasa itu.

"Lo nuduh teman gue?" Tanya deon.

Javier terkekeh. "Gak nuduh, Tapi kenyataannya."

Deon berdecih. Cowok itu sudah tak tahan lagi.

Masa bodoh dengan cassandra yang akan bunuh diri atau membenci nya se umur hidup.

Dengan gerakan cepat deon mengeluarkan pistol miliknya yang selalu berada di saku celananya dan menodongkan nya pada kepala javier.

Melihat itu javier bukannya takut justru semakin merekahkan senyumannya.

"Tembak gue deon. Gue mati, cassa juga pasti mati karena gue nyawa nya." Tutur javier sama persis seperti apa yang selalu cassandra ucapkan.

Mendengar penuturan menyebalkan itu deon menggerakkan jarinya hendak menarik pelatuk pistol.

Dan..

DOR!

"LO GILA YA!"

Mendengar teriakan dan suara tembakan tersebut membuat semua pasang mata beralih menatap ke lantai atas tepat nya di tangga yang terdapat cassandra dengan baju tidurnya.

Cassandra menjatuhkan pistol miliknya yang baru saja ia gunakan untuk menembak pistol deon hingga terpental jauh.

Perlahan gadis itu berjalan menuruni banyaknya anak tangga.

Setelah tiba di lantai bawah, cassandra pun berlari menghampiri javier yang terduduk di kursi roda.

"Lo gak papa kan?" Tanya cassa penuh ke khawatiran.

Melihat ke khawatiran cassandra yang sangat jelas itu lagi dan lagi membuat senyum Javier semakin merekah.

"Gue gak papa. Makasih.. kalau lo gak datang gue pasti udah mati di tangan abang sialan lo itu." Tutur javier.

Cassandra mengangguk pelan. Gadis itu mengusap penuh kelembutan rambut javier.

Tak lama kemudian, cassandra mengalihkan perhatian nya pada deon, menatap tajam wajah yang selalu membuat nya naik darah itu.

"La deon altair gila! Lo orang gila! Lo cowok gila! Masuk rumah sakit jiwa sana!" Sentak cassandra pada deon.

Deon menarik nafas kasar. "Ini yang beribu-ribu kalinya kita berantem cuman karna cowok anjing ini!" Kesal deon menunjuk javier dengan telunjuk nya.

"Kakek. Hukum cucu mu ini. Beri dia pelajaran yang gak pernah dibayangin dia sebelumnya." Tutur deon pada pratama.

Mendengar hal itu membuat arsen sontak menatap dalam wajah deon.

JAVIECAS [ TERBIT ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang