Demian meringis karena sudah meminum minuman bersoda.
"Bandel" ucap Anita dan membuang cocacola yang dipegang oleh Demian.
"Buang" suruh Anita.
Demian mengeleng kepalanya dan menadah kepalanya seraya menatap Anita dengan tatapan berbeda.
"Buang,aku bilang buang" suruh Anita.
"Bandel," ucap Anita seraya mengelap air mata Demian yang berjatuhan.
Anita membawa kepala Demian ke dalam pelukannya agar bayinya merasakan papahnya.
"Sudah,buang air itu"suruh Anita.
Demian pun memuntahkan cocacola dirinya juga meringis kenapa bisa melakukan itu.
"Baiklah,kalian turunlah dan jangan lupa pakai kartu pengenal kalian dan jangan saling menjauh" suruh Anita.
Mereka pun turun menyisahkan antara Anita dan Demian.
"Anita" gumam Demian.
"Jadi cowok jangan bandel kenapa" sahut Anita dan mengambil salep dan beberapa obat obatan.
"Jawab panggilan gue Anita" sahut Demian.
"Apa" sahut Anita dan mengoles kewajah tampan itu.
"Gue rindu" sahut Demian.
"Kamu sudah menikah dengan Karina dan kamu tidak boleh rindu dengan ku" sahut Anita.
"Enggak gue rindu sama lue,rindu banget"sahut Demian.
"Lue kemana saja" tanya Demian.
"Tidak kemana kemana sudah kamu urus Karina" sahut Anita dan berdiri tapi dirinya ditarik oleh Demian.
"Gue rindu sama lue Anita" gumam Demian dan mencium bibir Anita.
Terbukti Demian sangat rindu terhadap Anita,Anita pun mengelus wajah tampan itu dan mengecup nya.
"Tidak bisa kamu sudah menikah dengan nya aku tidak bisa bersamamu" sahut Anita dan meninggalkan Demian begitu saja.
"Sial,lue milik gue Anita gue tidak main main dengan ucapan gue" tekan Demian.
Demian pun turun dari bus dan menuju ketempat Devan berada bahkan Demian terus melihat Anita dari kejauhan.
"Gue minta maaf" ucap Dava.
"Kenapa minta maaf" tanya Demian.
"Karena sudah memberi kan ide itu pada lue" sahut Dava.
"Dengan ide lue gue bisa memeluk Anita" sahut Demian.
"Bagaimana pun hari ini kita harus mencari keberadaan Daniel" sahut Demian.
"Bos" panggil seorang cowok.
"Apa" sahut Demian.
"Gue sudah menemukan keberadaan Daniel" sahut Cowok yang bernama Mail.
"Dimana" tanya Demian.
"Dia masih dirumah sakit milik keluarga Malhotra Daniel masih dalam keadaan kritis karena baru saja menerima ginjal dan hati" sahut Mail.
"Kapan dia operasi" tanya Dava.
"Kemarin dan sampai sekarang pun dia belum bisa siuman" sahut Mail.
"Siapa terakhir Daniel berkelahi" tanya Demian.
"Anggota Petir si Tio dia yang membuat Daniel babak belur" sahut Mail.
"Kita berperang,Daniel masih anggota tha Dark Devils setelah olimpiade selesai kita datang kerumah sakit Malhotra apapun tantangan kedepannya gue hadapi" sahut Demian.
"Baik" sahut Mereka,Demian berjalan kearah Anita yang asik meminum susu hangat.
"Anita" panggil Demian.
Anita hanya menatap saja dan memalingkan wajahnya kembali.
"Ada apa" tanya Anita dan memberikan susu kemasan pada Demian.
"Maaf" ucap Demian.
"Aku sangat membenci sifatmu yang belum bisa berubah,dan kamu bukan Demianku lagi karena kamu milik Karina" sahut Anita dan berdiri tapi naasnya Demian memeluk tubuh Anita dengan erat.
"Maaf,gue minta maaf gue masih sayang sama lue dan rindu sama lue gue tidak bisa hidup tanpa lue Anita apalagi lue membawa janin gue" bisik Demian.
"Apa mau mu Demian" tanya Anita.
"Pulang,gue mau pulang" sahut Demian.
"Tidak bisa" sahut Anita dan melepaskan pelukannya tentu dirinya ingin lebih dari ini tapi Anita tau tempat karena Demian sudah menikah.
Kini Karina tidak bisa membawa semua piala dari ChandraDinata bahkan Chandra dan Felix sangat malu terhadap Karina.
"Memalukan sekali" ujar Jessyca.
"Kita sudah dihina oleh mereka semua ini gara gara lue Karina" tekan Gita.
"Astaga" Gita hanya menangis karena sekolah Felix sudah dikalahkan kedua kalinya.
"Gue mau keluar dari sekolah Felix saja kalau begini terus" gumam Gita.
"Kita belum berakhir Gita" sahut Anita.
"Tidak,kita sudah berakhir saat para guru sudah menentukan pemenangnya" sahut Gita.
"Apa yang kau pelajari selama ini Karina,jika kau ingin balas dendam padaku silahkan jangan atas nama Sekolah kita" sahut Anita.
"Astaga Karina apa yang kau pikirkan kita sudah kalah 2 kali dalam ajang olimpiade,ini baru ChandraDinata belum dengan Malhotra dan Agatha" sahut Anita.
"Kita belum kalah" ucap Devan.
"Bagaimana bisa" tanya Anita walaupun dirinya adalah ketua osis tapi dirinya harus tau semua tentang sekolahnya.
"Lihat" suruh Devan dan menampilkan layar handphone nya.
"Karina kalah dalam menyanyi dan cerdas cermat kita masih ada harapan" sahut Dava.
"Dan untuk lue Karina,tau jalan pulang kan gue dan lainnya bosan lihat wajah lue yang kegatelan saat merayu anak ChandraDinata" suruh Dava.
Karina pun pergi daripada harus berada disini terus bersama mereka semua.
"Anita,lue menderita saat ini" bathin Karina.
Sisi lain seorang wanita melihat keangkuhan dari Karina.
"Culik dia dan perkosa dia sampai dia tau tempat" suruh wanita itu.
"Baik nyonya Velya" sahut pengawalnya.
Ya Velya Adinata menangis haru saat tau putrinya masih hidup sampai sekarang, bersyukur pada maha kuasa dirinya masih diberi kesempatan untuk melihat anak anaknya.
Vote yayay.
KAMU SEDANG MEMBACA
Demian Posesif [END]
Novela JuvenilDua insan saling mencintai harus berpisah sebentar karena sang cowok harus menelan pahit bahwa dirinya dijodohkan dengan adik ceweknya akan tetapi sang cowok tetap saja mencintai Anita ChandraDinata selaku gadis yang dia jaga ketat. yuk ikuti kisah...
![Demian Posesif [END]](https://img.wattpad.com/cover/367054775-64-k62576.jpg)